Saat Italia Jadi Cengeng
Editor Bolanet | 1 Juli 2010 18:57
Bola.net - Setelah 36 tahun, Italia kalah lagi dengan Korea, lebih tepatnya oleh 2 Korea. Pertama pada Piala Dunia 1966, Italia kalah dengan Korea Utara, karena gol tunggal yang dicetak oleh Pak Doo-Ik. Sedang yang berikutnya di Piala Dunia 2002, Italia kalah atas Korea Selatan. Kali ini lewat golden goal dari Ahn Jung-Hwan. Nah kekalahan atas Korea Selatan ini yang menunjukkan saat juara dunia empat kali ini menjadi begitu cengeng. Saat itu mereka hanya mampu unggul 1 gol lewat gol Christian Vieri menit ke 18. Tapi bukannya menambah gol, mereka malah kebobolan oleh gol Seoul Ki-Hyeon pada menit ke 88. Akibatnya terjadi perpanjangan menghadapi tuan rumah Korea Selatan pada 16 besar Piala Dunia 2002 Korea-Jepang. Tidak disangka-sangka, finalis Piala Dunia 1990 itu malah akhirnya keok. Itu terjadi karena tuan rumah berhasil mencetak golden goal lewat aksi Ahn Jung-Hwan pada saat perpanjangan waktu menit ke 117. Tapi nampaknya Italia rela kalah dari Korea Selatan, apalagi tim ini tak pernah menang satu pertandingan pun di putaran final Piala Dunia sebelum menjadi tuan rumah. Italia pun membuat Byron Moreno, wasit asal Ekuador yang memimpin pertandingan tersebut menjadi kambing hitam. Selain kinerja ternyata fisik sang wasit yang berbadan tambun dan bermata sayu juga menjadi bahan olokan dan sasaran caci maki media Italia. Italia bahkan menuduh ada konspirasi besar untuk menjegal Italia. FIFA dan tuan rumah Korea Selatan dikatakan sudah sepakat untuk meloloskan tuan rumah sejauh mungkin. Alasannya untuk menjaga antusiasme masyarakat Korea Selatan menonton ke stadion. Tapi yang paling keterlaluan adalah Luciano Gaucci yang merupakan pemilik klub Perugia (saat itu masih berlaga di Liga Seri A Italia). Kebetulan saat itu pemain Korea Selatan Ahn Jung-Hwan berada di klubnya untuk meniti karier Eropa-nya. Sehari setelah kekalahan Italia itu, jangan mengaku secara fair keunggulan Korsel, Gaucci justru menunjukkan tindakan kekanak-kanakannya. Dia dengan bangga menyatakan kepada pers bahwa Perugia telah memutus kontrak Ahn Jung-Hwan, pencetak gol kemenangan Korea Selatan ke gawang Italia. “Saya sama sekali tak berniat menggaji seseorang yang menghancurkan Sepak bola Italia,” kata Gaucci saat itu. Meski besoknya keputusan konyol itu langsung diralat oleh Perugia, Ahn Jung-Hwan sudah terlanjur kecewa berat dengan bos klubnya. “Saya tak mau lebih lama berurusan dengan Perugia, (klub) yang menyerang pribadiku dan bukannya memberikan ucapan selamat atas gol yang saya cetak di Piala Dunia,” kata Ahn dengan marah. (bola/bola)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





