Tampil Perdana Dengan Formasi Baru
Editor Bolanet | 13 Juni 2006 20:00
Bola.net - Kualitas pemain Perancis tidak perlu diragukan lagi. Semua pemain inti Perancis menjadi langganan pengisi klub-klub besar. Limpahan bakat-bakat besar ini membuat pelatih Perancis Raymond Domenech dapat dengan tenang menyusun formasi terbaiknya. Meski sempat dihantam masalah cedera striker Djibril Cisse yang sangat mengejutkan publik Perancis, Domenech dengan cepat memanggil Sidney Govuo untuk meredam kecemasan tersebut. Untuk pertandingan perdana ini Perancis yang biasanya tampil dengan formasi 4-3-1-2 dengan menempatkan sang jenderal Zinedine Zidane di belakang dua striker mencoba tampil beda dengan formasi baru 4-2-3-1, dengan menempatkan Zidane, Frank Ribery dan Wiltord bersamaan di belakang stiker tunggal Thierry Henry. Hal memenuhi permintaan publik yang menuntut Ribery diturunkan jadi starter seiring penampilannya yang bersinar saat pertandingan pemanasan. Taktik ini memang mengorbankan David Trezeguet yang harus rela duduk di bangku cadangan, tapi meski memakai taktik memakai dua strikerpun tampaknya Domenech lebih memilih Luis Saha untuk menjadi [i]starter[/i], merujuk dari komentar Henry yang tampaknya jauh lebih merasa pas berduet dengan Saha dibanding dengan Trezeguet. Hal ini sempat memicu ketidakpuasaan pada diri Trezeguet. Namun terlepas dari masalah itu semua, Piala Dunia ini akan menjadi momen yang emosional bagi publik Perancis karena akan menjadi kesempatan terakhir mereka melihat penampilan Zidane, jenderal tim mereka selama bertahun-tahun. Zidane dan beberapa pemain veteran lain yang berusia tidak muda lagi akan merasa senang jika dapat mengakhiri karir dengan manis. Perancis juga berusaha menghapus kenangan buruk di putaran Piala Dunia 2002 yang lalu, tampil sebagai juara bertahan malah kalah 0-1 dari Senegal. Bukan itu saja mereka juga tak pernah menang, tidak berhasil mencetak satu gol pun dan akhirnya harus tersingkir secara menyedihkan. Karena itu berbekal kepercayaan diri baru terutama dengan hasil terus menang selama pemanasan, Perancis berusaha menghapus trauma lama itu. Tapi mereka menghadapi musuh yang tidak mudah. Swiss yang mengalami perkembangan pesat pada beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa mereka bukanlah lawan yang enteng, terutama saat mereka mampu menahan imbang Perancis dua kali pada babak kualifikasi. "Kami dapat bermain dengan Perancis 10 kali dan mungkin menang dua kali. Kami berharap, salah satu kemenangan tersebut adalah dari pertandingan pembuka, Selasa," kata pelatih Swiss Koebi Kuhn. "Kami memiliki pemain-pemain muda yang ingin menunjukkan kepada dunia kehebatan mereka." Dia pun memberi catatan khusus untuk Henry yang dianggap paling patut diwaspadai di pertandingan nanti. "Henry adalah salah satu striker terbaik di dunia, bahkan mungkin adalah yang terbaik dan saya melihat bahwa ia memiliki peran yang sangat penting pada pertandingan kualifikasi," kata Kuhn yang berharap pemain belakangnya Philippe Senderos dapat menjinakkan rekan satu timnya di Arsenal. Dengan skuad mudanya Swiss memang akan mampu menahan laju serangan Perancis, tapi jangan lupakan begitu berbahayanya Henry jika sekali saja mendapat kesempatan. Prediksinya pertandingan akan berjalan sedikit alot tapi Perancis dengan pengalamannya akan mampu mengatasi Swiss. Skor 2-0 untuk Perancis. [img=/p/fra_vs_swi.gif][/img] PERKIRAAN TIM Perancis (4-2-3-1): 16-Fabien Barthez; 19-Willy Sagnol, 15-Lilian Thuram, 5-William Gallas, 3-Eric Abidal; 4-Patrick Vieira, 6-Claude Makelele; 11-Sylvain Wiltord, 10-Zinedine Zidane, 22-Franck Ribery; 12-Thierry Henry. Pelatih : Raymond Domenech Cadangan: 23-Gregory Coupet (g), 2-Jean-Alain Boumsong, 13-Mikael Silvestre, 8-Vikash Dhorasoo, 7-Florent Malouda, 14-Louis Saha, 20-David Trezeguet Swiss (4-5-1): 1-Pascal Zuberbuehler (g); 3-Ludovic Magnin, 4-Philippe Senderos, 20-Patrick Mueller, 23-Philipp Degen; 8-Raphael Wicky, 6-Johann Vogel, 10-Daniel Gygax, 7-Ricardo Cabanas, 16-Tranquillo Barnetta; 9-Alex Frei Pelatih: Koebi Kuhn Cadangan: 12-Diego Benaglio (g), 2-Johan Djourou, 13-Stephane Grichting, 19-Valon Behrami, 22-Hakan Yakin, 11-Marco Streller, 14-David Degen, 18-Mauro Lustrinelli Wasit: Valentin Ivanov (Rusia) Stadion: Gottlieb-Daimler, Stuttgart KONDISI TIM Perancis Dimainkannya Ribery sebagai starter dan main bersamaan dengan Zidane membawa angin segar bagi Perancis. Kehadiran mereka berdua akan menjamin suplai umpan-umpan matang pada Henry. Upaya terobosan mereka sendiri juga terkadang mampu mengancam gawang lawan. Swiss Tampil dengan skuad mudanya, Swiss siap tampil percaya diri untuk meladeni tim Perancis yang masih banyak dihuni pemain-pemain veteran. Apalagi berbekal sukses menahan imbang Prancis saat kualifikasi lalu, Swiss yakin mampu mengimbangi permainan Perancis. HEAD TO HEAD (tiga laga terakhir) 08/10/2005 Swiss v Prancis 1-1 26/03/ 2005 Prancis v Swiss 0-0 21/06/ 2004 Swiss v Prancis 1-3 FACT AND FIGURE - Perancis 12 kali berpartisipasi dalam putaran final Piala Dunia dan sekali menjadi juara (1998). - Pada Piala Dunia 2002, Prancis tersingkir di putaran pertama dengan tidak mencetak satu gol pun dan tidak pernah menang. Itu adalah catatan terburuk tim juara bertahan. - Dari 11 laga perdana Piala Dunia, Prancis menang lima kali, sekali seri, dan lima kali kalah. - Prancis dan Swiss telah bertemu sebanyak 35 kali. Prancis memenangkan 15 pertandingan, sementara Swiss menang 12 kali. - Prancis dan Swiss bergabung dalam satu grup di kualifikasi Piala Dunia 2006. Dalam dua pertemuan mereka bermain imbang 0-0 dan 1-1 - Pada Piala Eropa 2004, Prancis mengalahkan Swiss 3-1 di kualifikasi grup melalui gol Thierry Henry (Dua gol) dan Zinedine Zidane. - Swiss delapan kali menembus putaran final Piala Dunia, tiga kali menembus babak perempat final (1934, 1938, 1954). Swiss tidak pernah menang pada laga perdana sejak 1954, saat mereka menjadi tuan rumah. - Dalam 22 pertandingan terakhir di Piala Dunia, Swiss selalu kebobolan. Ini adalah salah satu rekor terburuk. Selama partisipasi di Piala Dunia, tidak satu pun pemain Swiss yang mendapatkan kartu merah. - Lilian Thuram dan Zinedine Zidane adalah pemain di tim Perancis dengan caps terbanyak dengan 114 dan 102 caps. - Thierry Henry dan David Trezeguet adalah pencetak gol terbanyak di tim Perancis dengan 33 dan 32 gol. - Johann Vogel, Raphael Wicky dan Patrick Muller memiliki caps terbanyak untuk Swiss dengan 85,67 dan 64 caps. - Alexander Frei adalah pencetak gol terbanyak di tim Swiss dengan 25 gol. (cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

