Togo Dirundung Masalah, Korsel Yakin Unggul

Editor Bolanet | 13 Juni 2006 11:19
Togo Dirundung Masalah, Korsel Yakin Unggul

Bola.net - Laga Korsel dan Togo di Stadium Frankfurt yang disiarkan nanti malam menjadi pertemuan dua grup yang minim pengalaman. Untuk menembus peluang berikutnya baik Korsel maupun Togo harus berusaha lebih, pasalnya satu tiket hampir pasti telah menjadi milik Prancis dan satu tiket lainnya harus diperebutkan dengan Swiss. Korsel sendiri menuai banyak kontroversial sejak debut mereka di Piala Dunia 2002 lalu, saat pelatih Korea Selatan (Korsel) asal Belanda Guus Hiddink berhasil membawa tim negeri gingseng yang pada waktu itu tidak terkenal lolos ke semifinal Piala Dunia. Laha nanti malam menjadi giliran rekan senegara Hiddink, Dick Advocaat yang akan membuktikan apakah ia mampu membawa Korsel merebut hasil yang sama atau justru lebih buruk pada pertandingan pembuka Grup G melawan Togo. Dengan dukungan penuh dari penonton tuan rumah, Korsel menjadi tim Asia pertama yang berhasil lolos ke babak empat besar setelah menyingkirkan raksasa sepakbola seperti Italia, Spanyol dan Portugal. Satu-satunya tim yang mampu menggagalkan usaha mereka melaju ke final adalah Jerman yang memang terkenal dengan permainan yang sangat terorganisir dan pemain dengan kondisi fisik prima. Namun, masih ada keraguan yang menyelimuti usaha mereka pada Piala Dunia Jerman, ketika mereka harus bertanding di tanah Eropa. Korsel pun mengaku tidak akan puas jika hanya bisa lolos ke babak kedua. "Kami ingin menunjukkan bahwa hasil yang kami capai empat tahun lalu bukan hanya kebetulan semata," kata striker Seol Ki-hyeon. "Beban kami memang lebih berat dibanding empat tahun lalu. Pada waktu itu, kami belum pernah memenangi satupun pertandingan sebelum Piala Dunia 2002 namun melaju ke semifinal. "Togo, Swiss dan Perancis bukanlah lawan yang mudah dikalahkan tetapi kami akan bisa mengalahkan mereka. Kami merasa sangat yakin." Togo pun sebenarnya memiliki kondisi yang hampir serupa dengan Korsel. Mereka tampil buruk pada Piala Afrika 2006 dan semakin memburuk saat tim tersebut tiba di Jerman. Pelatih Otto Pfister memilih meninggalkan anak asuhnya karena tidak bisa bekerja dengan tenang jika ribut-ribut soal bonus antara pemain dengan ofisial belum diselesaikan secara tuntas. Namun Senin kemarin (12/06), menjelang laga pertama Togo, Pfister memutuskan kembali membimbing tim debutan itu melawan Korsel, meskipun belum diketahui pasti apakah dia tetap akan membimbing Togo di laga berikutnya. Ribut-ribut di tim Togo Terlepas dari perselisihan yang terjadi di markas Togo, pemain Korsel masih harus berkerja keras untuk dapat menahan serangan tim yang dimotori Emmanuel Adebayor yang menjadi pencetak gol terbanyak saat kualifikasi Piala Dunia Afrika. "Sejauh ini, ia adalah pemain terbaik Togo yang kami kenal," kata asisten pelatih Korsel Pim Verbeek yang juga merupakan tangan kanan Hiddink pada Piala Dunia 2002. "Tetapi kami tidak memiliki rencana untuk menjaganya selama pertandingan. Itu bukan gaya permainan kami." Verbeek mengatakan keributan yang ada di kubu Togo justru dapat membuat pemain mereka tampil baik. "Selalu ada dua sisi dari cerita seperti ini. Di satu sisi, mereka tidak berlatih lagi dan tidak termotivasi," katanya. "Di sisi lain, mereka mungkin akan berpikir untuk mencoba menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa mereka dapat tampil baik." [img=/p/kor_vs_tog.gif][/img] Perkiraan tim: Korea Selatan (4-3-3) 1-Lee Woon-jae (97-0); 22-Song Chong-gug (51-3), 4-Choi jin-cheul (62-4), 6-Kim Jin-kyu (23-3), 12-Lee Young-pyo (85-5); 7-Park Ji-sung (60-5), 5-Kim Nam-il (66-1), 13-Lee Eul-yong (47-3); 14-Lee Chun-soo (62-7), 9-Ahn Jung-Hwan (61-16), 11-Seol Ki-hyeon (67-13) Pelatih: Dick Advocaat Togo (4-4-2): 16-Kossi Agassa (49-0); 2-Dare Nibombe (16-0), 3-Jean-Paul Abalo Dosseh (65-1), 5-Massamasso Tchangai (34-2), 19-Ludovic Assemoassa (5-0); 8-Kuami Agboh (4-0), 9-Thomas Dossevi (10-1), 10-Cherif Toure-Maman (39-7), 15-Alaixys Romao (11-0); 4-Emmanuel Adebayor (29-12), 17-Mohamed Kader Coubadja (46-13) Pelatih: Kodjovi Mawuena Wasit: Graham Poll (Inggris)[br] Hakim Garis: Philip Sharp (Inggris), Glenn Turner (Inggris)[br] Stadion: FIFA World Cup Stadium Frankfurt Head to Head: Korsel dan Togo belum pernah bertemu di ajang resmi internasional Fakta dan Prediksi Tim Korsel - Uji coba terakhir Korsel sebelum menuju Jerman berakhir negatif, mereka kalah 1-3 dari Ghana. - Skuad berisi gabungan generasi muda dari liga lokal dan pemain dari Piala Dunia 2002, namun mereka yakin dan optimis bisa mengulang kebnerhasilan empat tahun lalu. - Kemampuan pemain Korsel dalam mengolah bola sudah setara pemain Eropa, cuaca Jerman pun juga bukan halangan. - Taktik Dick Advicaat belum tentu bisa diterjemahkan dengan baik oleh pemain Korsel, hambatan komunikasi antara pemain dan pelatih turut merusak perfima tim. Togo - Masalah internal terus mengiringi langkah Timnas Togo, bahkan ketika mereka sudah menginjakkan kakinya di Jerman. - Banyak pemain berbakat yang merumput di Eropa. - Terlalu mengandalkan striker Arsenal Adebayor untuk menceta gol. (rit)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT