3 Alasan Ronaldo Bisa Kalahkan Messi di La Liga
Editor Bolanet | 27 Juli 2012 12:01
Perdebatan siapa yang terbaik antara Messi dan Ronaldo mungkin tidak akan pernah usai. Keduanya sama-sama tampil impresif musim lalu dan menjadi kandidat kuat merebut Trofi Ballon d'Or tahun ini.
Tulisan ini bukan memberikan jawaban siapa yang terbaik antara Messi dan Ronaldo, hanya memberikan gambaran mengapa CR7 bisa lebih bersinar di musim depan. (ble/mac)
Striker Real Madrid semakin berbahaya

Trio striker Madrid, Ronaldo, Karim Benzema dan Gonzalo Higuain tampil impresif musim lalu. Jika digabungkan, total mereka bertiga mencetak 89 di La Liga musim lalu.
Dengan bermain sebagai sayap, maka kemungkinan terburuk Ronaldo akan menghadapi bek sayap dan dua bek tengah atau seorang gelandang bertahan. Bandingkan dengan Messi yang bermain di tengah, pusat serangan Barca.
Dengan bermain di tengah, daripada di menyamping seperti Ronaldo, Messi menjadi lebih mudah 'dimatikan'. Apalagi jika Messi tidak mendapat banyak dukungan dari rekan timnya yang lain.
Keuntungan bagi Ronaldo?
Bermain di sayap membuat lawan tidak leluasa untuk menjaga Ronaldo. Bek lawan tidak akan terlalu menjaga ketat Ronaldo karena justru akan membiarkan striker Madrid menjadi bebas.
Musim lalu Messi menyumbang 44 persen jumlah gol Barcelona. Mayoritas serangan Messi berasal dari tengah. Taktik Barca sudah terlalu jelas, jika lawan Barca ingin gawangnya tidak kebobolan, mereka 'cukup' menjaga Messi.
Kepercayaan diri sebagai pemenang

Untuk pertama kalinya sejak didatangkan dari Manchester United, Cristiano Ronaldo akhirnya berhasil mempersembahkan gelar La Liga untuk Madrid.
Ronaldo bahkan berhasil membawa Madrid mengakhiri catatan tak pernah menang dari Barca di pentas La Liga dalam 3 tahun terakhir dengan mencetak gol kemenangan di Camp Nou.
Ini akan meningkatkan kepercayaan diri Ronaldo karena beban untuk membawa Madrid juara La Liga sudah hilang. Ronaldo semakin membuktikan kualitasnya dengan koleksi trofi Liga Premier, Liga Champions, Copa del Rey, Ballon d'Or, dan terakhir trofi La Liga.
Kegagalan Portugal, motivasi tersendiri

Gagal membawa Portugal mengalahkan Spanyol di semifinal Euro lalu, Ronaldo malah harus melihat Andres Iniesta, Xavi, Cesc Fabregas, Sergio Busquets berlari merayakan kemenangan.
Kegagalan di Euro tentu tak mudah untuk dilupakan, terutama untuk pemain bintang seperti Ronaldo. Karenanya La Liga kini harus bersiap menjadi pelampiasan CR7 untuk membungkam segala kritikan di Euro lalu. Terutama kritik yang datang dari publik Spanyol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo dan Menit Bermainnya yang Terasa Janggal
Piala Dunia 29 Juni 2026, 07:00
-
Gol Lionel Messi Tak Kunjung Berhenti
Piala Dunia 29 Juni 2026, 01:19
LATEST UPDATE
-
Meksiko Berpotensi Jumpa Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 14:18
-
Man of the Match Meksiko vs Ekuador: Julian Quinones
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:30
-
Hasil Meksiko vs Ekuador: El Tri Melaju ke Babak 16 Besar
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Aljazair 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 10:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









