3 Alasan Utama Real Madrid Berpisah dengan Xabi Alonso
Aga Deta | 13 Januari 2026 13:08
Bola.net - Real Madrid mengumumkan keputusan besar dengan mengakhiri kerja sama bersama Xabi Alonso. Keputusan ini diambil sehari setelah kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat posisi Alonso sempat terlihat aman. Rentetan lima kemenangan sebelum final sempat memberi napas tambahan bagi sang pelatih.
Namun, manajemen dan Alonso menilai momen perpisahan sudah tepat. Klub kemudian menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala tim utama.
Promosi Arbeloa dilakukan setelah ia menangani tim Castilla sejak 2025. Langkah ini menjadi awal era baru di Santiago Bernabeu.
Jurnalis El Chiringuito TV, Jose Luis Sanchez, mengungkap laporan eksklusif yang merinci tiga alasan utama di balik keputusan Real Madrid untuk berpisah dengan mantan gelandang tersebut.
1. Persiapan Fisik Jadi Masalah Serius

Real Madrid menghadapi persoalan besar terkait kebugaran pemain sepanjang musim ini. Cedera yang berulang membuat performa tim kerap tidak stabil.
Banyak pemain absen dalam periode penting kompetisi. Tim juga kalah bersaing secara fisik saat menghadapi lawan tertentu.
Situasi ini memicu wacana kembalinya Antonio Pintus ke staf tim utama. Dengan Arbeloa menjabat, Florentino Perez berpeluang menunjuk Pintus sebagai pelatih fisik.
2. Hubungan Alonso dengan Pemain Tidak Harmonis

Real Madrid juga menilai hubungan Alonso dengan beberapa pemain inti tidak berjalan baik. Ketegangan ini sudah berkembang dalam beberapa waktu terakhir.
Vinicius Junior disebut memiliki relasi yang kurang selaras dengan sang pelatih. Federico Valverde juga dikabarkan tidak selalu puas dengan perannya.
Sejumlah pemain merasa kurang nyaman dengan metode yang diterapkan Alonso. Kondisi ruang ganti yang tidak kondusif ikut memengaruhi keputusan klub.
3. Citra Buruk Usai Kekalahan di Final

Real Madrid menilai performa di final Piala Super Spanyol menjadi faktor penentu. Kekalahan dari Barcelona meninggalkan kesan negatif bagi manajemen.
Padahal sebelumnya Madrid sempat mengalahkan rivalnya tersebut di musim yang sama. Penampilan di Arab Saudi dinilai tidak mencerminkan standar klub.
Meski skor akhir cukup ketat, permainan tim dianggap mengecewakan. Faktor ini akhirnya mempercepat keputusan berpisah dengan Alonso.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Cuma Taktik Strategi, Ini Kunci Kehebatan Inter Milan Musim Ini
Liga Italia 18 April 2026, 06:28
-
Rekap Piala AFF U-17 2026: Australia Kunci Tiket ke Semifinal
Tim Nasional 18 April 2026, 01:19
LATEST UPDATE
-
Prediksi PSG vs Lyon 20 April 2026
Liga Eropa Lain 18 April 2026, 19:26
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 18-21 April 2026
Liga Inggris 18 April 2026, 19:19
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 18 April 2026, 18:49
-
Live Streaming Roma vs Atalanta - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 18 April 2026, 18:45
-
Profil Timnas Swedia di Piala Dunia 2026: Jalan Terjal Menuju Kebangkitan
Piala Dunia 18 April 2026, 18:00
-
Klasemen Pembalap WorldWCR 2026
Otomotif 18 April 2026, 17:52
-
Hasil Race 1 WorldWCR Belanda 2026: Maria Herrera Sikat Beatriz Neila
Otomotif 18 April 2026, 17:45
-
Prediksi Juventus vs Bologna 20 April 2026
Liga Italia 18 April 2026, 17:22
-
Chelsea vs Man Utd: 4 Aspek Penting dalam Duel Panas di Stamford Bridge
Liga Inggris 18 April 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









