3 Kali Beruntun Gagal Penalti, Griezmann Bawa Penyakit Barcelona ke Timnas Prancis?
Richard Andreas | 7 September 2020 05:00
Bola.net - Antoine Griezmann sedang tidak baik-baik saja. Performanya di Timnas Prancis jauh di bawah ekspektasi, yang mungkin disebabkan oleh kesempatan bermain yang terlalu minim selama membela Barcelona semusim terakhir.
Teranyar, Prancis bisa mengalahkan Swedia 1-0 akhir pekan lalu, tapi Griezmann gagal memaksimalkan kesempatan penalti di menit ke-95, yang seharusnya menggandakan keunggulan Les Bleus.
Gagal penalti sudah biasa, tapi faktanya ini adalah kali ketiga beruntun Griezmann gagal memaksimalkan kesempatan penalti untuk Timnas Prancis. Tentu fakta ini mengkhawatirkan
Bos Timnas Prancis, Didier Dechamps, pun mengakui Griezmann perlu memanaskan mesinnya kembali. Lalu apa katanya soal penalti gagal itu? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Nyalakan Mesin
Meski tak bicara blak-blakan, Deschamps mengindikasikan bahwa Griezmann memang kesulitan karena minim menit bermain di Barca. Penyerangnya itu butuh menit bermain, butuh beberapa kesempatan untuk kembali mencapai level terbaiknya.
"Semua penyerang, untuk membuat perbedaan, membutuhkan dorongan," tegas Deschamps dikutip dari Marca.
"Dia [Griezmann] merasa lebih baik dan jauh lebih baik seiring jalannya pertandingan, dia adalah salah satu pemain terbaik dalam skuad kami yang sudah 15 hari lebih tidak bermain."
"Jadi, dia hanya perlu menyalakan mesinnya kembali," imbuhnya.
Tetap dipercaya
Lebih lanjut, Deschamps mengaku tak khawatir soal penalti gagal tersebut. Dia percaya Griezmann bisa melewati kesulitan ini, dan akan maju sebagai eksekutor lagi ketika sudah merasa cukup percaya diri.
"Dia tahu dia gagal mengeksekusi penalti, seperti dua penalti sebelumnya," lanjut Deschamps.
"Namun, dia sudah lama tidak mendapatkan kesempatan itu, dia perlu membiasakan diri lagi."
"Untuk saat ini dia merasa senang bisa mengeksekusi penalti, dan jika ada kesempatan lainnya tentu saya akan mengizinkan dia mengambilnya," tutupnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Pecahkan Rekor 95 Tahun, Ansu Fati Jadi Pencetak Gol Termuda Spanyol
- Kejutan, Barcelona Gabung Liverpool Dalam Perburuan Thiago
- Lionel Messi Bertahan di Barcelona: Cuma Semusim Lagi atau Lebih?
- Sebelum ke Juventus, Luis Suarez Ingin 'Menghukum' Barcelona
- Lionel Messi Sudah Berbicara, Kok Barcelona Masih Diam?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59












