3 Transfer Mahal yang Gagal di Musim 2019/20, Siapa Menyusul Musim Ini?
Gia Yuda Pradana | 12 September 2020 15:58
Bola.net - Musim ini, di jendela transfer musim panas 2020, banyak tim yang sudah menggelontorkan dana di tengah krisis akibat pandemi COVID-19. Tercatat ada beberapa klub yang rela belanja besar untuk membentuk tim yang kuat untuk musim 2020/21.
Chelsea merupakan salah satu tim yang paling menonjol, dengan mengeluarkan dana lebih dari 200 juta euro. Salah satu pembelian termahalnya yakni Kai Havertz, yang dibeli seharga 80 juta euro. Ada pula Timo Werner, yang dibeli dengan harga 53 juta euro. Tidak hanya Chelsea, Napoli juga telah menggelontorkan dana untuk mengangkut striker asal Nigeria, Victor Osimhen, senilai 70 juta euro dari Lille.
Musim lalu, ada beberapa tim yang rela membayar mahal untuk seorang pemain, tapi kontribusinya justru sangat minim dan tidak sebanding dengan harganya. Chelsea yang telah belanja besar, juga memiliki pengalaman yang buruk dengan beberapa pemain yang dibelinya dengan harga mahal. Andriy Shevchenko, Fernando Torres, hingga Alvaro Morata adalah beberapa contohnya.
Berkaca pada musim sebelumnya, beberapa tim tersebut patut was-was. Dengan contoh yang dialami Chelsea, tentu menguatkan fakta bahwa transfer mahal tidak selalu diikuti dengan kesuksesan. Itu berlaku pula untuk musim lalu, yang menyajikan transfer yang lebih gila-gilaan dibanding musim ini.
Siapa sajakah pemain mahal yang gagal bersinar musim lalu? berikut beberapa namanya.
Nicolas Pepe (80 juta euro)

Muncul sebagai pemain muda bertalenta yang berhasil mencetak 22 gol di Ligue 1 bersama Lille, kemudian membuat Arsenal kepincut untuk mendapatkan jasanya. Diplot sebagai tandem untuk bisa membombardir gawang lawan bersama Lacazette, dan Aubameyang, Pepe malah gagal bersinar di musim pertamanya bersama The Gunners.
Bertolak belakang dengan performanya bersama Lille, Pepe hanya bisa mencetak lima gol dari 31 kali kesempatannya bermain di Premier League. Dengan harganya yang mencapai 80 juta euro, tentu tidak sebanding dengan kontribusinya di lapangan sebagai striker.
Namun, di usianya yang masih 24 tahun, patut ditunggu kebangkitan Pepe. Terlebih lagi, di bawah arahan Mikel Arteta, pemain asal Pantai Gading ini mulai kembali menunjukkan kepercayaan dirinya.
Eden Hazard (115 juta euro)

Didatangkan Real Madrid selepas kepergian pemain andalannya, Cristiano Ronaldo, Eden Hazard malah tampil di bawah standar. Datang dengan catatan 16 gol serta 15 assist dari Chelsea, Hazard hanya mampu tampil sebanyak 16 kali dan hanya mencetak satu gol serta tiga assist di La Liga.
Alih-alih menjadi pengganti Cristiano Ronaldo, Eden Hazard malah lebih sering berkutat dengan cedera. Di awal kedatangannya pun Hazard dicap sebagai pemain yang kegemukan dan diragukan bisa menggantikan peran Cristiano Ronaldo.
Dengan harganya yang mencapai lebih dari 100 juta euro, andalan timnas Belgia ini sudah seharusnya membuktikan diri dan menghilangkan cap pemain mahal yang gagal. Satu gol dengan harga yang digelontorkan Madrid untuk memboyongnya tentu sangatlah buruk untuk musim pertamanya.
Antoine Griezmann (120 juta euro)

Diharapkan bisa membentuk trisula maut bersama Luis Suarez dan Lionel Messi, Antoine Griezmann malah mengalami salah satu musim terburuk selama kariernya. Datang dengan harga fantastis dan sebagai juara Piala Dunia bersama Prancis, Griezmann malah melempem dan hanya mencetak sembilan gol dari 35 penampilannya di La Liga.
Griezmann juga kabarnya bahkan dikucilkan di skuad Barcelona. Alih-alih menyatu dengan sang bintang Lionel Messi, Griezmann malah diberitakan bertengkar di sesi latihan. Tak cukup sampai di situ, di beberapa pertandingan, Messi juga dianggap tidak mau mengoper bola ke Griezmann.
Musim ini, Griezmann di bawah arahan pelatih baru Ronald Koeman perlu menunjukkan kembali tajinya sebagai salah satu striker terbaik. Griezmann juga kembali dengan nomor punggung 7 favoritnya.
Menarik ditunggu apakah dirinya bisa tampil cemerlang seperti dulu dengan nomor barunya.
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Fulham vs Arsenal: 5 Alasan The Gunners Bakal Menang di Laga Pembuka
Penuh Sejarah, Ini Laga-laga Klasik Paling Berkesan Antara Liverpool vs Leeds United
Mempunyai Peran Penting, Berikut 4 Pemain Veteran di Skuad Inter Milan
4 Bintang Muda Bundesliga yang Siap Bersinar Musim 2020/21
Menebak Starting XI Terkuat Manchester United 2020/21: Donny van de Beek Perlu Berjuang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


