5 Alasan Barcelona Bisa Kepleset Lawan Sevilla
Richard Andreas | 3 April 2022 16:30
Bola.net - Barcelona harus berhati-hati ketika meladeni Sevilla dalam duel lanjutan La Liga 2021/22, Senin (4/4/2022) dini hari WIB. Pasukan Xavi harus menjaga fokus penuh jika ingin menang.
Duel di Camp Nou nanti akan jadi laga pertama bagi Pedri dkk. setelah jeda internasional. Barca harus menang untuk melanjutkan momentum apik mereka di La Liga.
Sebelum jeda, Xavi terbukti berhasil mengembangkan skuadnya dan menuntun tim meraih laju tak terkalahkan. Bahkan, Barca menghajar Real Madrid 4-0 di Santigo Bernabeu.
Nah duel kontra Sevilla nanti akan jadi kesempatan Barca untuk melanjutkan momentum tersebut. Seharusnya Pierre-Emerick Aubameyang dkk. bisa memetik kemenangan untuk terus merangkak di klasemen sementara.
Masalahnya, Sevilla bukanlah lawan enteng. Di bawah bimbingan Julen Lopetegui, Sevilla sempat menempel ketat Real Madrid di klasemen sementara.
Oleh sebab itu, paling tidak ada 5 alasan Barca bisa kepleset saat meladeni Sevilla nanti. Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
1. Risiko lengah

Barcelona memang sedang melaju apik di La Liga. Mereka menyapu bersih lima pertandingan terakhir di liga, tiga di antaranya menang dengan skor 4-0.
Masalahnya, laju apik ini juga membawa risiko. Skuad Barca sekarang diisi oleh banyak pemain muda yang belum cukup pengalaman.
Pemain muda rawan lupa diri dan lengah. Saat ini, ancaman terbesar Barca berasal dari dalam diri mereka sendiri.
2. Riwayat buruk

Faktanya, Barca hanya bisa memetik satu kemenangan dari empat pertandingan terakhir lawan Sevilla di liga. Mereka ditahan imbang tiga kali.
Catatan ini membuktikan bahwa Sevilla bukanlah tim sembarangan. Terlebih, Lopetegui telah menyulap timnya jadi lebih tangguh musim ini.
Barca memang tidak kalah, tapi risiko bermain imbang itu tetap ada. Sevilla bisa saja memaksakan hasil imbang berikutnya.
3. Faktor jeda internasional

Para pemain baru kembali dari jeda internasional. Seperti biasa, pertandingan internasional justru bisa menguras tenaga pemain karena harus bepergian.
Dampaknya sudah terlihat di beberapa tim, seperti Real Madrid yang harus susah payah mengalahkan Celta Vigo. Jadi, risiko yang sama juga menghantui Barca.
Xavi memang bisa menurunkan skuad terbaiknya untuk pertandingan ini. Namun, ada risiko pemain kelelahan dan tidak main maksimal.
4. Pengalaman Ivan Rakitic

Sevilla punya Ivan Rakitic, pemain yang lama membela Barcelona. Rakitic tahu betul gaya bermain Barca, termasuk titik lemahnya.
Tenaga Rakitic bisa jadi penentu performa Sevilla untuk pertandingan ini. Dia seharusnya sudah fit kembali untuk bermain penuh.
Rakitic bakal didampingi Joan Jordan dalam formasi double pivot. Dia bertugas menetralisir ancaman para gelandang Barca.
5. Lini belakang belum maksimal

Salah satu titik masalah terbesar Barca ada di lini belakang. Performa setiap pemain angin-anginan, bahkan Marc-Andre ter Stegen.
Bek Barca yang bisa dibilang paling konsisten musim ini adalah Ronald Araujo. Pique bermasalah dengan kebugaran. Eric Garcia masih beradaptasi.
Jadi, jika Sevilla bisa mengeksploitasi kelemahan ini, searusnya Barca bakal kerepotan. Julen Lopetegui harus menyiapkan taktik yang tepat.
Sumber: Football Espana, Sportsmole, Bola
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Atletico Madrid, 6 Kemenangan Beruntun, dan Berikutnya Manchester City
- Usai Kalahkan Celta Vigo, Thibaut Courtois Siap Hadapi Chelsea
- Arti Penting Kemenangan kontra Celta Vigo bagi Real Madrid
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Real Madrid atas Celta Vigo: 3 Penalti yang Adil
- Real Madrid Menang Berkat Penalti: Voucher Awal Ramadhan, Ancelotti Out!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



