5 Fakta Unik Antoine Griezmann: Tentang Pavel Nedved hingga Timnas Portugal
Asad Arifin | 12 Mei 2020 14:33
Bola.net - Antoine Griezmann punya banyak kisah menarik tentang kehidupan pribadi dan perjalanan karir sepak bolanya. Salah satunya adalah peluang membela timnas Portugal karena faktor ibu.
Antoine Griezmann membuat langkah besar pada awal musim 2019/2020 dengan pindah ke Barcelona. Harga transfer Antoine Griezmann sangat mahal, 120 juta euro. Hanya saja, performanya belum sesuai harapan.
Sebelum dibeli Barcelona, Antoine Griezmann menjadi pemain penting di Atletico Madrid. Dia melewati banyak momen penting bersama tim racikan Diego Simeone. Pada musim 2017/2018, dia membawa Atletico menjadi juara Liga Europa.
Di masa lalu, sebelum namanya besar seperti sekarang, Antoine Griezmann sama sekali tidak dilirik para pemandu bakat tim asal Prancis. Hal itu menjadi satu dari lima fakta menarik soal pemain 29 tahun.
Simak 5 fakta menarik Antoine Griezmann di bawah ini ya Bolaneters.
1. Ditolak Pemandu Bakat Prancis

Griezmann harus berjuang keras untuk mendapatkan kesempatannya dalam dunia sepak bola, mengingat pencari bakat di Perancis tak menginginkannya karena ia dianggap terlalu kurus dan kecil.
Lyon, Saint-Etienne, Metz, Auxerre, Sochaux, dan Montpellier, semuanya pernah mengamatinya, tetapi hanya pencari bakat Real Sociedad, Eric Olhats, yang menyadari bakatnya dan menawarinya kesempatan untuk bergabung dengan akademi Real Sociedad.
Griezmann bahkan tinggal bersama Olhats saat tahun-tahun pertamanya di akademi Real Sociedad.
2. Bermula dari Tim B Real Sociedad

Setelah bergabung dengan akademi Zubieta milik Real Sociedad di usia 1 3 tahun, Griezmann akhirnya siap bermain untuk tim Sanse, tim cadangan Sociedad di musim 2009/10.
Namun, cedera di awal musim yang dialami full back Bingen Erdozia menyisakan tempat di tim utama, dan Griezmann dipromosikan sementara ke tim utama oleh pelatih saat itu, Martin Lasarte.
Setelah menunjukkan beberapa performa impresif di pramusim 2009, Griezmann dipromosikan ke tim utama dan untuk seterusnya.
3. Bisa Bermain di Timnas Portugal

Griezmann bermain di final Euro 2016 antara Perancis dan Portugal, tapi tidak beruntung baginya, timnas Portugal asuhan Fernando Santos yang berhasil menjadi juara.
Griezmann bisa saja memilih bermain untuk tim Selecao karena ibunya, Isabelle Lopes, adalah seorang warga negara Portugal, membuatnya dapat bermain untuk timnas Portugal.
4. Penggemar Berat Pavel Nedved

Seperti penggemar sepak bola pada umumnya, Griezmann juga memiliki banyak idola masa kecil, salah satu yang terbesar adalah Pavel Nedved yang posternya ia pamerkan di dinding kamarnya.
Semasa muda, ia bahkan meniru gaya rambut bintang Republik Ceko tersebut.
Idola Griezmann lainnya adalah Zinedine Zidane, Sonny Anderson — idola yang membuatnya terkenal saat foto bersama ketika ia kecil - dan David Beckham.
5. Kenangan indah di Lyon

Griezmann tumbuh di kota Macon, letaknya dekat Lyon. la seorang penggemar Lyon ketika kecil, dan ironisnya, salah satu momen terbaik dalam karirnya yakni ketika ia harus mengalahkan Lyon ketika masih bermain untuk Real Sociedad, dalam ajang kualifikasi Liga Champions di tahun 2013.
Griezmann mencetak gol bicycle kick sensasional ketika membawa Real Sociedad menang 4-0 atas Lyon. la juga mencetak dua gol bersama timnas Perancis di Lyon dalam ajang Euro 2016, dan menjuarai Liga Europa 2017/18 di kota tersebut bersama Atletico de Madrid, dimana ia mencetak dua gol untuk menang 3-0 atas Marseille.
Sumber: La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:39
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




