5 Hal Tentang Luka Modric: Sempat Menjadi Transfer Terburuk La Liga pada 2012
Asad Arifin | 27 Mei 2020 14:43
Bola.net - Luka Modric tidak diragukan lagi akan dikenang sebagai legenda bagi Real Madrid. Namun, siapa sangka pada musim pertamanya di Real Madrid dia dianggap pembelian terburuk tim La Liga.
Luka Modric mencuat saat tampil bagus di klub Dinamo Zagreb. Luka Modric lantas dibeli Tottenham pada 2008 dengan harga 21 juta euro. Luka Modric meraih tiga gelar juara Liga Kroasia bersama Dinamo Zagreb.
Empat musim bermain untuk Tottenham, Luka Modric dilirik Real Madrid. Agustus 2018, Real Madrid membayar 30 juta euro untuk membeli Luka Modric. Sang pemain mengganti uang tersebut dengan empat gelar Liga Champions.
Luka Modric juga punya karir apik di timnas Kroasia. Luka Modric punya 127 caps bersama timnas dan membawa Kroasia menjadi finalis Piala Dunia 2018. Luka Modric punya tujuh gelar Pemain Terbaik Kroasia dalam karirnya.
2018 menjadi puncak karir Luka Modric. Sebab, dia membawa Real Madrid juara Liga Champions dan Kroasia ke final Piala Dunia. Luka Modric kemudian juga mendapatkan Ballon d'Or 2012.
Di balik karir gemilang pemain 34 tahun, ada banyak cerita unik baik soal karir atau kehidupan pribadinya. Simak lima hal tentang Luka Modric di bawah ini ya Bolaneters.
Tumbuh Sebagai Pengungsi

Tumbuh selama Perang Yugoslavia pada awal 1990-an, ia secara tragis kehilangan kakeknya akibat konflik dan menjadi pengungsi dengan keluarganya yang terpaksa meninggalkan kota asal mereka.
Dia tumbuh di hotel - sebagian besar di Hotel Kolovare, di Zadar - dan pertama kali belajar bermain sepak bola di ruang parkir hotel.
Dibidik Barcelona pada 2008

Pada tahun 2008 silam ia digadang-gadangkan akan bergabung dengan raksasa Catalonia tersebut.
Ia bahkan memberikan wawancara kepada sebuah koran Spanyol Mundo Deportivo dan ia menyebutkan bahwa ia ingin bermain bagi Barca, bahkan berpose dengan seragam klub tersebut, meskipun akhirnya Modric meninggalkan Dinamo Zagreb menuju Tottenham pada musim panas tahun 2008, dan akhirnya bergabung bersama Real Madrid tahun 2012.
Debutnya di Real Madrid

Setelah datang dari Tottenham pada bursa transfer musim panas 2012, gelandang tersebut melakukan penampilan perdananya di leg kedua Piala Super Spanyol melawan Barcelona di Bernabeu.
Dengan skor agregat sama kuat 4-4 saat ia menggantikan Mesut Ozil pada babak kedua, ia mengatur lini tengah selama waktu yang tersisa untuk memastikan hasil imbang dan membuat Real Madrid meraih gelar pembuka.
Transfer Terburuk 2012

Meskipun ia meraih gelar pertama pada debutnya bersama Real Madrid, Modric menghadapi awal yang rumit bagi klub ibukota tersebut.
Pertengahan musim 2012/13, ia bahkan didapuk sebagai pembelian terburuk LaLiga pada musim panas 2012, gelar yang cukup kasar mengingat ia telah melewatkan hampir semua pra-musim.
Sejak itu, ia telah menegaskan reputasinya sebagai salah satu pesepak bola terbaik serta telah membuktikan sebaliknya kepada orang yang meragukannya dengan memenangkan trofi demi trofi dan Ballon d’Or 2018.
Momen Indah Piala Dunia 2018

Luka Modric membawa Kroasia menuju final yang tak terduga melawan Prancis dan memenangkan Bola Emas sebagai pemain terbaik dalam turnamen tersebut.
Dengan tiga pertandingan babak gugur Kroasia mencapai babak tambahan (melawan Denmark, Rusia, dan Inggris) dan Modric selalu berada di lapangan, ia mengumpulkan waktu 694 menit di lapangan selama turnamen, melebihi pemain lainnya.
Sumber: La Liga
Baca Ini Juga:
All-Star Team Piala Dunia 2002: Ada 16 Pemain dan 2 dari Korea Selatan
Starting XI Pemain Serie A yang Kontraknya Habis di Tahun 2021
Long Shots, Senjata Mematikan Joshua Kimmich
5 Pemain Terbaik dalam Sejarah Final Liga Champions: Tanpa Ronaldo, Messi Nomor Satu
Best XI Juventus di Era Andrea Agnelli: Cristiano Ronaldo Masuk, Del Piero Tersingkir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



