5 Pelajaran dari Laga Real Madrid vs Getafe: Pertunjukan 2 Bek Kiri dan Formasi Dadakan
Asad Arifin | 10 Februari 2021 07:31
Bola.net - Real Madrid meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas Getafe pada laga tunda pekan ke-1 La Liga 2020/2021, Rabu (10/2/2021) dini hari WIB. Laga digelar di Stadion Afredo Di Stefano.
Dua gol kemenangan Madrid dicetak Karim Benzema pada menit ke-60 dan Ferland Mendy pada menit ke-66.
Hasil ini membuat Madrid kini berada di posisi kedua klasemen dengan 46 poin. Madrid unggul tiga poin dari Barcelona, tetapi masih tertinggal enam poin dari Atletico Madrid yang berada di puncak klasemen.
Kemenangan atas Getafe menjadi momen penting bagi Madrid. Sebab, mereka tampil dengan skuad seadanya. Madrid hanya punya 14 pemain senior, tiga diantaranya kiper, pada duel ini.
Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari laga Real Madrid vs Getafe? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Formasi Dadakan Real Madrid

Zinedine Zidane selama ini lebih identik dengan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1. Namun, formasi berbeda ditampilkan pada laga melawan Getafe lantaran krisis pemain yang melanda Real Madrid.
Zidane turun dengan formasi 3-4-3 dan berjalan sesuai rencana. Real Madrid bermain solid di lini belakang dan punya banyak opsi ketika menyerang.
Trio Nacho Fernandez, Raphael Varane, dan Ferland Mendy bermain apik di lini belakang. Sedangkan, Marco Asensio dan Vinicius Junior bisa lebih fokus menyerang karena mendapat dukungan dari Marcelo dan Marvin Park di belakangnya.
Pemain Muda Marvin Park
Zinedine Zidane punya pilihan yang sangat terbatas. Isco dipaksa masuk skuad walau kondisinya belum cukup bugar karena baru sekali latihan. Namun, ada hikmah di balik situasi buruk ini.
Zidane punya kesempatan untuk bisa menjajal pemain muda. Salah satu yang tampil bagus adalah Marvin Park.
Pemain 20 tahun dimainkan sebagai wingback kanan. Marvin Park bermain hingga menit ke-55, sebelum digantikan pemain muda lain yakni Sergio Arribas. Mereka layak mendapat peluang bermain lebih banyak lagi.
Tanpa Perlawanan
Getafe nyaris tidak memberikan perlawanan berarti bagi Real Madrid. Sebab, mereka bahkan tidak mampu melepaskan satu pun shots on target ke gawang Real Madrid.
Sepanjang laga, Getafe hanya melepas satu shots dan tidak tepat sasaran.
Tim racikan Jose Borladas sendiri secara mengejutkan tidak memainkan pemain kunci seperti Jaime Mata, Carles Alena, dan Takefusa Kubo. Padahal, selama ini mereka cukup diandalkan di lini depan.
Ancaman Setpiece Real Madrid
Real Madrid memang tidak mencetak gol lewat setpiece pada duel lawan Getafe. Namun, Real Madrid nampak sangat memaksimalkan semua peluang setpiece untuk mendapat gol.
Pada babak pertama, ada dua peluang dari setpiece yang didapat Casemiro dan Karim Benzema.
Madrid punya sumberdaya yang bagus untuk mencari sumber gol lewat setpiece. Sebab, selain dua nama di atas, ada nama Raphael Varane yang cukup tangguh dalam duel udara. Belum laga sosok Sergio Ramos jika dia sudah sembuh dari cedera.
Pertunjukkan Bek Kiri
Zinedine Zidane memainkan dua pemain yang posisi aslinya bek kiri. Marcelo menunjukkan performa apik sebagai bek sayap kiri, sedangkan Ferland Mendy solid sebagai bek tengah.
Mendy tidak kehilangan naluri sebagai bek kiri. Pemain asal Prancis acap kali ikut naik untuk membantu serangan. Mendy pun mencetak gol pada menit ke-66.
Mendy mencetak gol usai mendapat umpan dari Marcelo. Sebuah momen yang langka. Dua bek kiri Madrid tampil bersamaan di lapangan dan melakukan kombinasi untuk mencetak gol.
Sumber: Berbagai Sumber
Baca Ini Juga:
- Man of the Match Manchester United vs West Ham: Harry Maguire
- Parade 'Juara Buruk' di Premier League, Dari Manchester United Sampai Chelsea
- Man of the Match Real Madrid vs Getafe: Ferland Mendy
- Rapor Pemain MU Saat Bekuk West Ham: Rashford Belum Insyaf, Van de Beek Ampas
- Juventus vs Inter Imbang, Suara Netizen: Kelar Juga Latihan Ronaldo dan Handanovic
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






