5 Pelajaran dari Remontada Barcelona: Sevilla Bisa, PSG Kenapa Nggak?
Ari Prayoga | 4 Maret 2021 08:50
Bola.net - Barcelona melakukan comeback sensasional untuk lolos ke final Copa del Rey 2020/21 usai mengalahkan Sevilla dengan skor 3-0 dalam partai leg kedua semifinal di Camp Nou, Kamis (4/3/2021) dini hari WIB.
Barcelona sejatinya menjemput laga ini dengan harapan lolos yang sangat tipis mengingat mereka kalah dua gol tanpa balas dalam partai leg pertama di kandang Sevilla.
Harapan Barcelona untuk comeback langsung muncul ketika Ousmane Dembele mencetak gol pada menit ke-12. Namun, hingga pertengahan babak kedua, masih belum ada gol kedua yang tercipta.
Kegagalan eksekusi penalti Lucas Ocampos benar-benar menjadi berkah bagi Barcelona. Tuan rumah semakin semangat memburu gol kedua yang akhirnya didapat di detik-detik akhir masa injury time lewat aksi Gerard Pique.
Di masa perpanjangan waktu, Martin Braithwaite muncul menjadi pahlawan Barcelona lewat gol yang ia ciptakan sehingga membuat skor agregat menjadi 3-2 untuk kemenangan Blaugrana.
Sejumlah pelajaran bisa diambil dari partai comeback sensasional Barcelona atas Sevilla ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Modal Hadapi PSG
Jelas, comeback sensasional melawan Sevilla ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Barcelona dalam menjemput laga leg kedua 16 besar Liga Champions kontra PSG pekan depan.
Di leg pertama, Barcelona harus menyerah dari PSG dengan skor sangat telak, 1-4. Hal ini membuat peluang Barca untuk lolos ke perempat final sangat kecil.
Namun, dengan kesuksesan remontada atas Sevilla, Barca kini dipastikan memiliki keyakinan lebih besar untuk bisa melakukan hal yang sama melawan PSG.
Peluang Besar Sudahi Puasa Gelar
Musim lalu berakhir tanpa gelar bagi Barcelona. Hasil tersebut memaksa manajemen melakukan perombakan besar-besaran dan menunjuk Ronald Koeman sebagai pelatih.
Meski demikian, dengan segala problema yang ada, Barca asuhan Koeman sempat terseok-seok di semua kompetisi yang mereka ikuti. Nirgelar pun sudah terbayang di depan mata.
Kini, peruntungan Barca mulai membaik. Di La Liga, mereka mulai mendekati sang pemuncak klasemen, Atletico Madrid dan kini Koeman mengantar timnya masuk ke final Copa del Rey.
Barcelona Langganan Final
Comeback sensasional Barca atas Sevilla sekaligus membuktikan bahwa klub asa Catalan itu memang spesialis tampil di final Copa del Rey.
Kemenangan atas Sevilla mengantar Barcelona melaju ke final Copa del Rey untuk kali ke-10 dalam 13 tahun terakhir.
Pengaruh Besar Lionel Messi
Meski tak ikut mencatatkan namanya di papan skor, akan tetapi Lionel Messi tetap memberikan pengaruh besar terhadap kemenangan Barca atas Sevilla.
Messi tercatat melakukan 144 sentuhan, 19 kali memenangi duel, serta 11 kali melakukan dribble sukses. Sebuah catatan yang luar biasa.
Tak hanya itu, Messi juga melepas tujuh tembakan dan umpan silang, menciptakan tiga peluang, serta enam kali dilanggar lawan.
Pembuktian Pique dan Braithwaite
Pahlawan comeback sensasional Barca ini merupakan dua nama yang tak diduga-duga, yakni Gerard Pique dan Martin Braithwaite.
Pique sempat absen lama akibat cedera dan di laga pertama usai kembali ke skuad, Barcelona dihajar 1-4 oleh PSG. Pique pun langsung menjadi bulan-bulanan kritik. Kini ia membuktikan bahwa dirinya belum habis
Sementara itu, Braithwaite sendiri sudah kerap diremehkan sejak ia didatangkan Barca secara darurat pada Februari tahun lalu. Dan kini ia bisa membungkamnya dengan gol krusial bagi Barca.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







