5 Pelajaran Laga Valencia vs Barcelona: Tiki-taka Is Back? Modal Berharga Lawan Napoli
Dimas Ardi Prasetya | 21 Februari 2022 04:59
Bola.net - Valencia dipaksa bertekuk lutut oleh Barcelona dengan skor telak 1-4 di laga pekan ke-25 La Liga 2021-22 di Mestalla, Minggu (20/02/2022) malam WIB.
Barcelona butuh sedikit pemanasan sebelum akhirnya bisa mencetak gol lebih dahulu di laga ini. Mereka menjebol gawang Valencia pada menit ke-23 melalui sepakan keras Pierre-Emerick Aubameyang.
Frenkie de Jong kemudian menambah keunggulan Barca dengan golnya pada menit ke-32. Aubameyang lantas mencatatkan kembali namanya di papan skor dengan gol keduanya pada menit ke-38.
Valencia sempat membalas melalui Carlos Soler pada menit ke-52. Saat mereka bersemangat mencari gol kedua, Barcelona kembali menjebol gawang mereka melalui sepakan keras Pedri pada menit ke-63 dari luar kotak penalti. Namun kemudian gol ini dianggap menjadi milik Aubameyang karena bola sempat menyerempet punggung pemain Gabon tersebut.
Valencia akhirnya dipermak dengan skor 1-4 oleh Barcelona. Berikut lima pelajaran yang bisa dipetik dari pertandingan tersebut.
Start Sempurna Aubameyang

Pierre-Emerick Aubameyang sudah melakoni debutnya dan bahkan sudah dua kali main di La Liga bagi Barcelona sebelum laga lawan Valencia. Akan tetapi ia cuma bermain sebagai pemain pengganti.
Di laga lawan Valencia ini, ia dijadikan starter. Ini adalah pertama kalinya ia dimainkan sejak menit pertama di pentas La Liga.
Kesempatan ini langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Aubameyang. Ia langsung mengemas tiga gol.
Aubameyang sendiri sebelumnya tercatat mencetak dua gol. Hal ini membuatnya jadi pemain kedua dalam abad ke-21 yang bisa mengemas brace di laga debutnya sebagai starter bagi Barcelona. Pemain pertama yang bisa melakukannya adalah Trincao.
Aubameyang juga mengukir catatan spesial lainnya. Ia kini jadi salah satu dari empat pemain yang bisa mencetak gol di pentas La Liga, Premier League, Bundesliga, dan Ligue 1 di abad ke-21 ini. Ia mengikuti langkah Stevan Jovetic, Michy Batshuayi, dan James Rodriguez.
Barcelona yang Efisien

Barcelona mendominasi penguasaan bola di laga ini, yakni 65 persen berbanding 35 persen. Sebelumnya di laga lawan Napoli, mereka juga melakukan hal yang sama.
Namun Barca tak bermain secara efisien. Mereka mencatatkan 21 percobaan tembakan!
Namun yang tepat sasaran hanya lima. Selain itu mereka juga cuma mencetak satu gol saja.
Di laga lawan Valencia ini, Barcelona bermain jauh lebih efisien. Pasukan Xavi memang hanya mencatatkan tujuh tembakan saja.
Namun enam di antaranya tepat sasaran. Empat di antaranya berbuah gol. Ini tentu menjadi sinyal yang sangat positif bagi Barcelona, khususnya dalam perjuangan mereka untuk meraih tiket ke empat besar La Liga.
Tiki-Taka Is Back?

Di laga ini Valencia memang memberikan perlawanan yang alot. Mereka melakukan pressing tinggi ke depan.
Namun Barca tak panik. Mereka mengoper bola dengan cepat, dari sisi ke sisi dan kemudian menciptakan peluang.
Gol yang mereka ciptakan juga cantik, terutama gol kedua dan ketiga mereka dari Frenkie de Jong dan Pierre-Emerick Aubameyang. Gol-gol itu tercipta dari kerjasama yang apik antar pemain.
Bisa dikatakan, ini adalah penampilan terbaik Barcelona pada musim ini. Bisa juga dikatakan ini adalah performa terbaik Blaugrana di tangan Xavi.
Barcelona kini mulai tampil cantik. Ini mulai mengingatkan kita pada Blaugrana di era Josep Guardiola yang identik dengan gaya tiki-taka.
Valencia yang tak Beruntung

Valencia memang tumbang secara telak. Mereka juga kalah dalam penguasaan bola.
Tapi perlawanan mereka cukup merepotkan Barcelona. Mereka sebenarnya juga sempat mencetak dua gol tambahan di laga ini.
Sayangnya kedua gol ini sama-sama dianulir oleh VAR. Yang pertama gol Jose Gaya dan yang kedua gol dari Carlos Soler. Gol pertama dianulir karena offside dan yang kedua karena bola lebih dahulu keluar lapangan.
Selain itu ada juga sedikit kontroversi terkait gol kedua Aubameyang. Sebab ia tampak sedikit offside saat menyambut umpan dari Gavi.
Modal Penting Hadapi Napoli

Laga ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Barcelona. Sebab setelah ini mereka harus berduel lawan Napoli lagi.
Sebelumnya Barcelona sudah bersua dengan Napoli di leg pertama babak playoff Liga Europa di Camp Nou. Saat itu laga berakhir imbang 1-1.
Barca sempat tertinggal melalui gol Piotr Zielinski. Mereka kemudian bisa menyamakan skor melalui penalti Ferran Torres.
Kini laga leg kedua akan digelar di markas Napoli. Jelasnya hasil lawan Valencia ini akan menaikkan moral dan semangat tempur skuat Barcelona.
(Bola/Opta/BarcaBlaugranes)
Jangan Lewatkan:
- Barcelona Bantai Valencia, Fans: Xavi Masterclass, Xavi Ball Is Here! PSG Bisa Kena Bantai
- Man of the Match Valencia vs Barcelona: Pierre-Emerick Aubameyang
- Hasil Pertandingan Valencia vs Barcelona: Skor 1-4
- Barcelona Dapat Kabar Bagus, Man City Siap Jual Sterling
- Pique Dituduh Mengkhianati Lionel Messi, Perkara Apa?
- Ousmane Dembele di Barcelona: Dicemooh Lalu Diberi Aplaus
- Barcelona Mulai Kebut Transfer Andreas Christensen
- Chelsea Segera Bergerak untuk Angkut Gavi dari Barcelona
- Tinggalkan Barcelona, Sergi Roberto Lebih Pilih Pindah ke Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



