5 Perubahan yang Perlu Dilakukan Barcelona Agar Kembali Berjaya
Aga Deta | 19 Februari 2021 17:50
Bola.net - Barcelona tengah mengalami periode yang sulit. Klub berjuluk Blaugrana itu baru saja menelan kekalahan 1-4 dari tangan Paris Saint-Germain di Camp Nou.
Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Barcelona menderita kekalahan beruntun di Camp Nou di Liga Champions UEFA.
Barcelona berada di urutan ketiga klasemen La Liga, terpaut delapan poin dari pemimpin klasemen Atletico Madrid yang masih memiliki satu pertandingan di tangan.Hanya keajaiban yang bisa membuat Blaugrana juara kompetisi domestik.
Cules belum sepenuhnya bangkit setelah ledakan yang terjadi di klub pada musim panas. Berbagai masalah muncul di internal mereka silih berganti.
Barcelona perlu melakukan langkah ekstrem untuk mencegah situasi makin buruk. Apa saja?
Segera Singkirkan Pemain Tuir!

Barcelona perlu memiliki sistem yang lebih berpusat pada pemain-pemain muda. Mereka saat ini terlalu bergantung pada para veteran yang masanya sudah lewat.
Lima dari pemain senior mereka berusia di atas 30 tahun dan sebagian besar sedang dalam fase menurun kinerjanya. Gerard Pique berusia 34 tahun, Sergio Busquets 32, Lionel Messi 33, Jordi Alba 31, dan Miralem Pjanic 30.
Sergi Roberto, Antoine Griezmann dan Martin Braithwaite semuanya 29 tahun. Marc-Andre ter Stegen dan Coutinho berusia 28 tahun. Jika Anda melihat daftarnya, mudah untuk menentukan siapa saja di antara mereka yang rapornya merah.
Barcelona harus berani menyingkirkan pemain-pemain yang minim kontribusi. Apalagi keberadaan mereka menambah beban keuangan klub.
Barcelona perlu menjual pemain dulu sebelum mereka bisa membeli yang baru. Sudah waktunya untuk melepaskan beberapa pemain ini sehingga mereka dapat memulai pembangunan kembali skuad yang lebih segar.
Segera Beli Striker

Membiarkan Luis Suarez pergi telah menjadi bumerang bagi Barcelona. Pemain Uruguay itu memiliki karier yang gemilang dan dia ditunjukkan pintu keluar di musim panas dengan cara yang tak pantas. Seorang yang semestinya dihargai sebagai legenda ditendang begitu saja tanpa mempertimbangkan jasa-jasanya.
Keputusan itu menimbulkan protes keras, dan bahkan Lionel Messi secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan klub.
Dengan absennya Luis Suarez, Barcelona kesulitan mencetak banyak gol, terutama di paruh pertama musim. Martin Braithwaite sama sekali tidak produktif dan Griezmann tak bisa konsisten jadi mesin gol musim ini. Ronald Koeman sampai harus mengandalkan Ansu Fati yang berusia 18 tahun untuk mencetak gol di awal musim.
Sementara itu, perebutan gelar Atletico Madrid didukung oleh gol Luis Suarez. Barcelona perlu menjual beberapa pemain mereka untuk menyeimbangkan neraca keuangan. Mereka sangat membutuhkan striker yang mampu mencetak lebih dari 20 gol dalam satu musim.
Lebih Hati-Hati Membeli Pemain

Barcelona terlilit utang besar dan salah satu alasan utamanya karena pemborosan mereka di pasar transfer. Barcelona menghabiskan banyak uang untuk akuisisi Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, dan Antoine Griezmann.
Frenkie De Jong dikontrak € 75 juta dan Paulinho diikat € 40 juta. Tak satu pun dari rekrutan anyar ini benar-benar bagus kinerjanya seperti yang mereka harapkan. Banyak pemain yang tidak cocok dengan style Barcelona.
Barcelona perlu berhati-hati dalam mengeluarkan uang ke depannya. Mereka perlu membawa pemain baru, tetapi mereka harus melakukan pekerjaan rumah mereka dan melakukan investasi yang lebih bijak.
Membiarkan Messi Pergi

Lionel Messi bisa dibilang pemain terbaik yang pernah mengenakan jersey Barcelona. Dia telah menjadi legenda klub.
Namun, Lionel Messi telah memberi tahu niatan pergi ke klub yang dicintainya pada musim panas lalu.
Spekulasi tentang masa depannya tersebar luas dan itu jelas merupakan gangguan bagi klub secara keseluruhan.
Selain itu, detail kontrak Lionel Messi bocor baru-baru ini dan sekarang jelas bagi semua orang bahwa Barcelona akan jauh lebih baik jika mereka bisa melepaskannya. Gaji sang superstar amat tinggi, kondisi keuangan klub sedang sangat mengerikan. Secara matematika, tak ada alasan bagi Blaugrana menahan Messi lebih lama lagi.
Blaugrana telah terlalu bergantung pada Messi untuk waktu yang lama dan inilah saatnya bagi klub untuk memilih jalur yang berbeda dan tidak memiliki tim yang dibangun di sekitar pemain tertentu lagi.
Jangan Asal Main Pecat Koeman

Barcelona tidak dapat terus berganti pelatih dan berharap bisa memiliki stabilitas. Proyek Ronald Koeman telah menjanjikan dan dia harus diberi waktu. Dia belum bisa mendatangkan pemain yang ia inginkan.
Ernesto Valverde dan Quique Setien tidak diberi waktu, tetapi Ronald Koeman seharusnya diberikan waktu. Klub perlu mendukungnya di bursa transfer dan memberinya personel yang dibutuhkannya.
Mereka harus mulai melihat tujuan jangka panjang. Biarkan Koeman menjalankan prosesnya. Sukses tidak akan kembali dalam sekejap. Mereka perlu memulihkan stabilitas di atas.
Pemain membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan setiap kali pelatih baru didatangkan. Dan jika mereka terus berganti nakhoda, mereka pada akhirnya akan menciptakan lingkungan yang tidak pernah kondusif.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari: Bola.com/Penulis Ario Yosia
Published: 19 Februari 2021
Baca Juga:
5 Transfer Mahal Manchester City yang Berakhir Tragis, Nomor 3 Sekarang di Juventus
5 Transfer Gagal Juventus, Salah Satunya Thierry Henry
Sebelum Dipermak PSG, Ini 3 Kekalahan Memalukan Barcelona di Camp Nou Lainnya
5 Pemain yang Pindah Klub Secara Gratis di Puncak Kariernya, David Alaba Menyusul
5 Pendatang Baru Terbaik di La Liga: Dari Miralem Pjanic hingga David Silva
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




