6 Hal yang Akan Dibawa Miralem Pjanic ke Barcelona Musim Depan
Richard Andreas | 27 Juni 2020 07:30
Bola.net - Meski belum diresmikan, Miralem Pjanic diyakini bakal segera jadi pemain Barcelona. Transfer ini tidak terelakkan, kabarnya Barca merelakan Arthur Melo sebagai pengganti.
Ya, Barca merelakan pemain berusia 23 tahun demi mendapatkan pemain 30 tahun. Tentu, fans Barca beramai-ramai menyebut sekma pertukaran pemain ini merupakan negosiasi buruk.
Terlepas dari penilaian siapa yang lebih untung dari pertukaran pemain ini, satu yang jelas bahwa Pjanic merupakan pemain dengan sederet kualitas yang bisa mengembangkan pasukan Setien.
Tidak dalam jangka sedang atau jangka panjang, sebab dia sudah 30 tahun, tapi langsung jaman jangka pendek dua-tiga musim ke depan.
Kira-kira apa saja yang bisa diberikan Pjanic untuk Barca? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Permainan presisi
Salah satu kemampuan terbaik Pjanic terletak pada kaki kanannya. Dia bisa mengalirkan umpan di antara lini permainan lawan, membuat kombinasi apik umpan jangka pendek, juga bisa memainkan umpan jauh.
Mungkin kemampuan terakhirnya tidak terlalu berguna di Barcelona, mengingat lawan-lawan Barca cenderung terkurung dan menunggu kesempatan serangan balik.
Bola mati
Tidak ada eksekutor bola mati yang lebih baik dari Lionel Messi. Namun, jika yang dimaksud adalah eksekusi umpan panjang menuju area kosong di lapangan -- termasuk tendangan sudut -- Pjanic termasuk mumpuni.
Sepanjang kariernya, dia selalu dipercaya jadi eksekutor tendangan bebas. Sebab itu, Pique, Lenglet, dkk. bisa diuntungkan dengan kedatangan Pjanic, yang siap meladeni mereka dengan umpan lambung.
Menjaga bola
Pjanic mungkin tidak sehebat Xavi atau legenda Barca lainnya, tapi dengan tinggi badan 1,8 meter, dia tahu caranya memanfaatkan pergerakan tubuh saat menguasai bola.
Pjanic bisa melindungi bola dengan sangat baik dan menolak kehilangannya dengan mudah. Bahkan salah satu karakter Pjanic adalah bola tidak pernah menyulitkannya, entah dia dijatuhkan lawan atau bisa mengalirkan umpan dengan baik.
Pjanic punya teknik bermain yang tidak bisa ditiru pemain-pemain lain. Dia tahu cara memosisikan diri dengan baik dan jarang kehilangan kontrol.
Kontrol
Pjanic tidak perlu berlari sampai 10 kilometer untuk mengontrol pertandingan. Itu bukan berarti dia tidak bekerja keras, hanya dia punya cara lain untuk mengontrol tempo permainan tanpa perlu terus berlari ke sana ke mari.
Seiring dengan perkembangan kariernya, Pjanic mulai menguasai cara mengontrol pertandingan dengan pergerakan box-to-box.
Biasa tertekan
Pjanic biasa menerima bola dari para bek untuk mengalirkannya ke depan. Dia tahu betul apa yang harus dilakukan dengan bola ketika dalam kondisi tertekan, ketika diminta berduel fisik.
Pjanic tidak pernah kesulitan melakukannya dan karena itulah Barca beruntung memiliki pemain yang bisa mengalirkan bola dari belakang.
Liga Champions
Gelandang veteran ini sudah pernah bermain di final Liga Champions meski tak pernah jadi juara. Juve dikalahkan Real Madrid di Cardiff beberapa tahun lalu.
Di usia 30 tahun, Pjanic masih punya cukup waktu dan jika tidak menjuarainya bersama Juve tahun ini, dia akan mencoba lagi bersama Barcelona.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
Ranking Para Pemain Liverpool Musim ini, dari Pemain Terbaik Sampai 'Maskot'
5 Poin Penting yang Bisa Dipetik dari Laga Chelsea vs Manchester City
Cerita Heroik Andrew Robertson: 2012 Merasa Sampah dan Pernah Jual Pakaian Dalam Wanita
14 Statistik Gemilang dari Trio Manchester United, Martial-Rashford-Greenwood
4 Transformasi Vinicius Junior: Dari Bentuk Tubuh Hingga Gaya Bermain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Lagi, Mikel Arteta Acungi Jempol Viktor Gyokeres
Liga Champions 5 November 2026, 16:17
-
Fenerbahce Bekuk Liverpool, Dirk Kuyt Girang Bukan Kepalang
Liga Champions 5 November 2026, 15:58
-
Alexander Isak Akui Liverpool Tampil Tidak Cukup Baik saat Kalah dari Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 15:52
-
Usai Bekuk Napoli, Juventus Pede Bakal Menang di Kandang AZ Alkmaar
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 15:46
-
Ruben Amorim Peringatkan AC Milan: Ferencvaros Lawan yang Berbahaya!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 15:32
LATEST UPDATE
-
Cesc Fabregas Ungkap Hal yang Membuatnya Marah usai Como Menang 9-1
Liga Champions 5 November 2026, 17:12
-
AZ Alkmaar vs Juventus: Panggung Koopmeiners Bersaudara!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 17:06
-
AC Milan vs Ferencvaros, Rossoneri Diminta Tidak Jemawa!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 16:42
-
Liverpool Kalah dari Fenerbahce, Gol Trey Nyoni Jadi Catatan Bersejarah
Liga Champions 5 November 2026, 16:32
-
Barcelona Patah Hati, Harry Kane Resmi Perpanjang Kontrak di Bayern Munchen!
Bundesliga 5 November 2026, 16:26
-
Cetak Gol Lagi, Mikel Arteta Acungi Jempol Viktor Gyokeres
Liga Champions 5 November 2026, 16:17
-
Fenerbahce Bekuk Liverpool, Dirk Kuyt Girang Bukan Kepalang
Liga Champions 5 November 2026, 15:58
-
Alexander Isak Akui Liverpool Tampil Tidak Cukup Baik saat Kalah dari Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 15:52
-
Usai Bekuk Napoli, Juventus Pede Bakal Menang di Kandang AZ Alkmaar
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 15:46
-
Ruben Amorim Peringatkan AC Milan: Ferencvaros Lawan yang Berbahaya!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 15:32
-
Meski Menang Lawan Slavia Praha, Arsenal Dinilai Bikin Keteledoran yang Berbahaya
Liga Champions 5 November 2026, 14:49
-
Jude Bellingham akui AEK Athens Bikin Real Madrid Kelimpungan
Liga Champions 5 November 2026, 14:27
-
Andoni Iraola Kesal Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


