6 Pelajaran Laga Barcelona vs Sevilla: Madrid Wajib Waspada, Pedri Masterclass
Dimas Ardi Prasetya | 4 April 2022 07:43
Bola.net - Raksasa La Liga Barcelona berhasil memaksa Sevilla bertekuk lutut di laga pekan ke-30 Liga Spanyol 2021-22 di Camp Nou, Senin (04/04/2022) dini hari WIB.
Bagi Barcelona dan Sevilla, laga ini cukup penting. Hasil akhirnya bisa memengaruhi posisi mereka di zona empat besar La Liga.
Duel pun berlangsung alot. Sevilla awalnya sempat sedikit menyulitkan Barcelona.
Tapi Barcelona akhirnya bisa menguasai jalannya laga. Namun mereka butuh waktu 72 menit untuk bisa mencetak gol melalui tendangan Pedri.
Dari pertandingan ini, pelajaran apa saja yang bisa dipetik? Simak ulasannya berikut ini Bolaneters.
Dembele Harus Dipertahankan Dengan Segala Cara

Hal ini sudah sering diutarakan sebelumnya. Namun kini fans Barcelona tentunya makin berharap kontrak Ousmane Dembele segera diperpanjang sebelum terlambat.
Hal ini tak lepas dari penampilan ciamik Dembele di laga lawan Sevilla. Pemain asal Prancis itu menjadi sumber serangan Barcelona.
Permainan Dembele sendiri sebenarnya cukup sederhana. Ia tak banyak menggocek bola dan tahu kapan harus segera melepas operan pada rekan setim. Bek Sevilla seperti Rekik dan Diego Carlos pun kesulitan menutup pergerakannya.
Pada akhirnya, gol Pedri pun tercipta berkat kreasi winger lincah tersebut. Tak heran jika Dembele akhirnya terpilih sebagai Man of the Match versi WhoScored.
Sementara itu satu assist tersebut sekarang membuat Dembele mengemas 10 assist di La Liga. Torehannya cuma kalah dari striker Real Madrid, Karim Benzema (11 assist). Tapi hebatnya, Dembele baru bermain 13 kali saja di La Liga dan menjadi starter hanya dalam sembilan kesempatan.
Penampilan Dembele sendiri tentunya juga akan membuat banyak tim lain makin ngiler untuk bisa memakai jasanya musim depan. Jadi Barcelona harus melakukan segala cara agar bisa terus mempertahankannya di Camp Nou.
Bono yang Jempolan

Di laga ini, Barcelona mencatatkan 19 percobaan tembakan ke pertahanan Sevilla. Enam di antaranya berhasil tepat ke sasaran.
Tapi cuma satu saja yang berbuah gol. Ini bukan semata karena performa lini serang Barcelona yang kurang greget.
Tapi karena aksi apik Bono. Ia tercatat melakukan setidaknya tiga penyelamatan gemilang untuk menahan gempuran Barcelona.
Jika bukan karena Bono, mungkin Barcelona akan bisa menang dengan skor lebih besar atas Sevilla.
Pedri Masterclass

Pedri dipercaya bermain bareng Sergio Busquets dan Frenkie de Jong. Penampilannya pun ciamik.
Pedri mampu mengontrol lini tengah dengan baik. Penampilannya pun dipungkasi dengan gol yang ciamik.
Pedri sempat mengecoh dua bek lawan sebelum akhirnya menjebol gawang Bono. Tembakan akuratnya sukses menjebol pertahanan ketat Sevilla.
Sebelum itu ia sempat menciptakan peluang apik jelang laga babak pertama. Saat itu ia memelihat pergerakan Ousmane Dembele yang meloloskan diri dari jebakan offside. Pedri memberikan umpan chip yang akurat. Sayang peluang itu tak berbuah gol.
Pedri mencatatkan 61 operan di laga tersebut, terbanyak dibandingkan gelandang lainnya. Ia mengukir enam umpan panjang dan lima di antaranya tepat sasaran.
Jadi tak heran apabila usai laga berakhir banyak sekali sanjungan yang diberikan pada Pedri oleh para fans Barcelona.
Makasih Ter Stegen

Di laga ini Sevilla memang tak bisa banyak memberikan ancaman pada Barcelona. Mereka sempat terlihat menjanjikan di awal laga saja namun tak memberikan ancaman berarti.
Baru setelah kebobolan, Sevilla bermain lebih agresif. Mereka pun sempat mengurung pertahanan Barcelona.
Di laga ini Sevilla mencatatkan tiga shots on target dari delapan percobaan. Dua di antaranya hampir berbuah gol tapi masih bisa diselamatkan oleh Ter Stegen.
Sebut saja peluang yang didapat oleh Erik Lamela di awal babak pertama. Kemudian peluang Ludwig Augustinsson di injury time babak kedua.
Ter Stegen saat itu sebenarnya nyaris membuat kesalahan karena ia gagal mengantisipasi umpan silang lawan dengan baik hingga akhirnya membuahkan peluang emas bagi Augustinsson. Namun untungnya ia masih bisa menebus kesalahannya dengan membuat penyelamatan apik.
Meski demikian Barca tetap harus berterima kasih kepadanya karena tanpa penampilannya yang sigap, hasil akhir laga kemungkinan berakhir berbeda.
Sevilla Kehabisan Bensin?

Sevilla adalah tim yang kuat dan punya organisasi permainan yang ciamik di bawah asuhan Julen Lopetegui. Tak heran mereka bisa menempati posisi runner-up La Liga sebelum duel ini digelar.
Mereka bahkan begitu solid dalam bertahan. Sevilla sendiri adalah tim dengan catatan pertahanan terbaik di La Liga saat ini.
Namun performa mereka sepertinya menurun sejak Januari kemarin. Usai kalah laan Real Betis di Copa del Rey, Sevilla meraih hasil imbang tiga kali di La Liga.
Mereka sempat bangkit dan menang dua kali melawan Elche dan Dinamo Zagreb. Tapi kemudian imbang lawan Espanyol dan kalah lawan Zagreb.
Di tiga laga berikutnya mereka menang dua kali dan imbang sekali. Namun di empat laga selanjutnya Sevilla imbang dua kali dan kalah dua kali, salah satunya melawan Barcelona ini.
Padahal sebelum melawan Betis, Sevilla tak terlalu sering terpeleset. Dari 15 laga terakhir sebelum lawan Los Verdiblancos, mereka imbang dua kali dan kalah tiga kali saja. Kehabisan bensin kah?
Madrid Wajib Waspada

Barcelona sempat terpuruk di musim ini. Mereka sempat menempati peringkat sembilan klasemen. Namun berkat sentuhan tangan dingin Xavi, Blaugrana kini sukses menempati posisi runner-up klasemen sementara La Liga 2021-22.
Berkat kemenangan atas Sevilla, Barca kini mengantongi 57 angka dari 20 laga. Mereka terpaut 12 poin dari dari Real Madrid. Tapi El Real sudah bermain sekali lebih banyak.
Selisihnya memang lebar. Namun demikian Madrid tetap harus waspada akan ancaman dari barcelona.
Barca memang masih berpotensi menyusul Madrid dengan delapan laga tersisa. Apalagi Mengingat El Real punya jadwal yang lebih berat ketimbang Barca.
Madrid masih harus bermain di Liga Champions di babak perempat final. Lawan mereka pun sangat berat yakni Chelsea, yang tahun lalu sukses menyingkirkan mereka dari kompetisi tersebut di fase knock out. Barca memang juga masih harus bermain di Liga Europa. Namun level lawannya masih di bawah mereka.
Jadwal Madrid di liga juga berat. Dari delapan laga tersisa, mereka masih harus bertamu ke markas Sevilla dan Atletico Madrid. Sementara dari sembilan laga tersisa, lawan paling berat mereka di atas kertas hanya Villarreal saja. Jika El Real sampai kalah tiga kali, ada kans bagi Barca untuk meraih gelar juara.
(Bola/WhoScored/Soccerway/barcauniversal)
Baca Juga:
- Hasil Pertandingan Barcelona vs Sevilla: Skor 1-0
- Man of the Match Barcelona vs Sevilla: Ousmane Dembele
- Barcelona Sikat Sevilla, Madrid Kena Sindir: Kami Nggak Bergantung pada Penalti
- Cabut Dari Bayern, Lewandowski Mantapkan Niat Gabung Barcelona
- Royal! Manchester United Siapkan Dana Besar Demi Bujuk Barcelona Lepas Araujo
- Spotify, Sponsor Terbesar dalam Sejarah Barcelona
- Sudah Hajar Real Madrid, Xavi Masih Tuntut Skuad Barcelona Seperti Ini
- Ansu Fati Pulih, Kapan Main Lagi Nih, Xavi?
- Eks Arsenal ini Masih Belum Paham Mengapa The Gunners Melepas Aubameyang
- Lampu Merah untuk Liverpool, Salah Siap Lakukan Segala Cara Demi Gabung Barcelona!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gavi Kian Dekat Kembali, Barcelona Dapat Kabar Baik dari Ruang Medis
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:29
-
Ramadhan di Eropa, Strategi Khusus untuk Pemain Muslim
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:58
-
Hasil Persija Jakarta vs PSM Makassar: Gol Dramatis Warnai Kemenangan Macan Kemayoran
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 22:38
-
Xabi Alonso Tolak Marseille, Sinyal Tunggu Peluang Terbuka di Liverpool?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 21:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Osasuna vs Real Madrid 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Lecce vs Inter 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 00:00
-
Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan Usai Cedera Otot
Liga Italia 20 Februari 2026, 23:57
-
Bek Barcelona Ini Tegaskan Tak Akan Pernah Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:43
-
Gavi Kian Dekat Kembali, Barcelona Dapat Kabar Baik dari Ruang Medis
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:29
-
Ramadhan di Eropa, Strategi Khusus untuk Pemain Muslim
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:58
-
Hasil Persija Jakarta vs PSM Makassar: Gol Dramatis Warnai Kemenangan Macan Kemayoran
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 22:38
-
Prediksi Chelsea vs Burnley 21 Februari 2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:00
-
Xabi Alonso Tolak Marseille, Sinyal Tunggu Peluang Terbuka di Liverpool?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 21:54
-
Julian Alvarez dan Rumor Barcelona, Agen Tegaskan Tidak Ada Negosiasi
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:45
-
Prediksi Bayern vs Eintracht Frankfurt 21 Februari 2026
Bundesliga 20 Februari 2026, 21:30
-
Wojciech Szczesny Ungkap Alasan Gabung Barcelona Usai Sempat Pensiun
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:14
-
Prediksi Juventus vs Como 21 Februari 2026
Liga Italia 20 Februari 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


