Agresif, Casemiro Kejar Bola Bak Orang Kelaparan
Richard Andreas | 12 Oktober 2019 18:00
Bola.net - Casemiro membongkar sedikit rahasianya sebagai salah satu gelandang paling tangguh milik Real Madrid. Ternyata dia selalu berusaha mengejar bola dengan segenap tenaga.
Pada beberapa tahun terakhir, nama Casemiro layak dianggap sebagai salah satu yang tidak tergantikan dalam tim Madrid. Dia bangkit pada era pertama Zinedine Zidane dan tidak pernah tergantikan sejak saat itu.
Permainan Casemiro benar-benar dibutuhkan Madrid. Ketika Toni Kroos dan Luka Modric berusaha membangun serangan, Casemiro menjaga posisinya untuk memutus serangan balik lawan sewaktu-waktu.
Tidak jarang, Casemiro harus menjatuhkan lawan dengan aksi-aksi agresif untuk menghentikan serangan mereka. Mengapa demikian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bak Orang Kelaparan
Casemiro memang agresif, tapi anehnya dia jarang mendapatkan kartu merah - kartu kuning pun tidak banyak. Artinya, dia cerdas. Tahu kapan waktunya melakukan profesional foul dan kapan waktunya untuk cukup menekan lawan.
"Saya agresif dalam cara saya mengejar bola. Saya tidak peduli apakah itu terjadi pada detik pertama atau menit ke-90, saya selalu mengejar bola seperti saya memburu sepirin makanan," tegas Casemiro kepada Marca.
"Saya selalu mengejar bola seakan-akan itu merupakan kesempatan terakhir saya."
Tidak Akan Berhenti
Kini, sebagai salah satu pemain terpenting dalam tim, Casemiro mengenang kembali momen kebangkitannya di bawah Zidane. Dia sempat ragu tidak akan mendapatkan kesempatan, tapi pada akhirnya Zidane menjawab janjinya.
"Saya ingat ketika Zidane datang. Saat itu, saya tidak bermain pada lima pertandingan pertama dan saya berkata pada diri sendiri: 'apa yang terjadi? Dia selalu mengatakan hal baik tentang saya'," lanjut Casemiro.
"Jadi saya mendatangi kantornya dan berkata: 'pelatih, ini sudah Januari, saya ingin mendapatkan peran penting, saya ingin bermain'."
"Dan saya ingat betul bagaimana jawabnya: 'Case, tenang. Ketika Anda mulai bermain, Anda tidak akan berhenti," pungkasnya.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













