Ancaman Jadwal Padat, Raphael Varane Wanti-Wanti Petinggi Sepak Bola
Richard Andreas | 28 April 2020 11:00
Bola.net - Raphael Varane berharap para petinggi tetap mempertimbangkan kesejahteraan para pemain dalam merancang kalender baru sepak bola. Dia tahu jadwal yang terlalu padat bisa menyiksa pemain dan justru berdampak buruk.
Bek tengah Real Madrid ini bicara soal penundaan Euro 2020 selama satu tahun ke depan, juga ketidakpastian di sisa musim ini. Dia tahu penundaan kompetisi membawa efek berantai.
Singkatnya, andai musim 2019/20 ini berjalan molor, jelas awal musim 2020/21 mendatang akan terpengaruh. Waktu istirahat pemain bakal semakin berkurang, mereka terancam kelelahan ekstrem.
Apa kata Varane tentang ancaman tersebut? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Jadwal Padat
Yang membuat Varane khawatir adalah ketika para petinggi hanya mementingkan sponsor dan uang, tapi mengabaikan daya tahan para pemain. Memang benar menjejalkan pertandingan bisa menyelesaikan masalah, tapi sebenarnya itu membawa masalah lain bagi para pemain.
"Kami harus beradaptasi. Kami sudah menghadapi jadwal yang padat. Saya berharap para petinggi memastikan bahwa jadwal padat itu bisa dilakukan dan bukan sesuatu yang mustahil bagi para pemain," ujar Varane kepada FFF TV via Goal internasional.
"Kita lihat saja kapan kami bisa kembali bekerja, kembali berlatih, dan kembali bertanding. Kami akan menghadapinya satu per satu. Sulit merancang rencana ke depan, hanya bisa meliaht perkembangan hari demi hari."
Optimistis
Sama seperti ribuan pemain profesional lainnya, Varane harus menempuh latihan pribadi di rumah selama masa swakarantina. Meski berbeda dengan berlatih bersama tim, dia tetap merasa bisa berlatih maksimal di rumah.
"Berada di rumah adalah kehormatan, bukan paksaan. Memang berbeda, tapi kami bisa beradaptasi. Saya berlatih fisik, latihan ketangguhan, sekarang sya lebih kuat dari sebelumnya," imbuh Varane.
"Kami melatih beberapa hal spesial yang tidak bisa kami lakukan selama musim berjalan, misalnya memperkuat titik lemah di tubuh."
"Kami harus terus bergerak, tidak menyesali keadaan," tandasnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
Profil Ruud van Nistelrooy: Poacher Manchester United yang Berani Hina Sir Alex Ferguson
Real Madrid dan Investasi Bek Sayap Senilai 3 Triliun Rupiah
5 Gol Terbaik Cristiano Ronaldo Bersama Real Madrid Versi La Liga, Mana Favoritmu?
Karim Benzema Masih Salah Satu Striker Terbaik di Dunia, Sepakat?
Hari Ini 9 Tahun Lalu: Lionel Messi Obrak-abrik Lini Belakang Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 14 Juli 2026, 16:00
-
Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 14:43
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









