Ancelotti: Latih Madrid Pekerjaan Tersulit di Dunia
Editor Bolanet | 12 November 2015 08:37
Manajer asal Italia itu pernah menangani AC Milan, dan . Namun ia hanya bertahan dua musim di Bernabeu. Usai memenangkan Liga Champions dan Copa del Rey di musim debutnya, sang manajer dipecat di musim kedua karena tak bisa memberikan trofi pada tim.
Anda tidak bisa terus menang setiap tahun. Madrid adalah pekerjaan tersulit. Lebih daripada apa yang saya rasakan di Milan. Apakah kalah dari Liverpool di 2005 pengalaman terburuk saya? Coba saja kalah 0-4 di derby Madrid. Kami sempat menang 22 beruntun, namun semuanya dilupakan ketika kami kalah 0-4 dari Atletico, jelas Ancelotti pada Daily Mail.
Jika manajer tidak jadi juara di Madrid, ia akan dipecat. Andai saya tak memenangkan Decima, saya akan dipecat lebih cepat. Namun saya tahu hal tersebut sebelum menerima pekerjaan dari mereka.
Saya tahu itu akan terjadi (di musim kedua-red). Namun saya tak pernah tanya mengapa mereka melakukannya. Mereka tidak bilang apapun tentang masa depan saya, namun saya tahu saya akan dipecat. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









