Ancelotti: Presiden Madrid Tak Sabaran
Editor Bolanet | 10 Desember 2015 10:49
Bos asal Italia itu sempat membawa Madrid jadi juara Copa del Rey dan Liga Champions di musim perdananya, namun ia langsung dipecat di musim kedua, usai tak sanggup memberikan satu pun gelar juara pada Los Blancos.
Ancelotti mengatakan bahwa Madrid memiliki tuntutan yang amat luar biasa, hingga membuat kinerja seorang manajer bertambah sulit.
Saya sudah mengira bahwa melatih Madrid memang akan sulit. Anda harus berpikir dan terus mencari caranya untuk selalu menang. Ada atmosfer yang memicu timbulnya tekanan yang amat besar. Tidak ada kesabaran di dalam diri para fans, media, atau klub, dimulai dengan presiden, tutur Ancelotti menurut Mundo Deportivo.
Madrid sendiri akhirnya ditangani oleh Rafael Benitez, manajer yang kini membuat klub lolos ke babak 16 besar Liga Champions sebagai juara grup, duduk di peringkat tiga La Liga, dan terdepak dari Copa del Rey karena menurunkan pemain ilegal di babak 32 besar. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















