Arturo Vidal Kritik Pedas Barcelona: Kami Tidak Seperti Tim Papan Atas
Yaumil Azis | 31 Agustus 2020 05:55
Bola.net - Arturo Vidal menyampaikan kritik pedas terhadap Barcelona. Menurutnya, klubnya tersebut tidak bertingkah selayaknya tim papan atas.
Vidal merupakan salah satu saksi atas kekalahan memalukan Barcelona di babak perempat final Liga Champions beberapa pekan yang lalu. Seperti yang diketahui, Barcelona tumbang dengan skor telak 2-8.
Gelandang asal Chile tersebut tak berdaya melihat timnya dibantai sedemikian rupa. Sama halnya waktu Barcelona harus merelakan trofi La Liga lepas dari genggamannya hingga jatuh ke tangan Real Madrid.
Ya, sebelum pandemi Covid-19 membuat kompetisi berhenti, Barcelona sempat bertengger di puncak klasemen. Sayangnya beberapa hasil buruk di era comeback membuat klub berjuluk Blaugrana tersebut turun ke peringkat kedua.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Seperti Tim Papan Atas
Banyak yang menduga kalau penyebab serangkaian kegagalan ini disebabkan oleh Quique Setien. Mantan pelatih Real Betis itu sendiri telah dipecat oleh Barcelona beberapa hari setelah kekalahan atas Bayern Munchen.
Namun Vidal tidak merasa demikian. Menurutnya, apa yang dilakukan Barcelona saat ini tidak mencerminkan bagaimana sebuah tim besar seharusnya bertindak.
"Barcelona telah melakukan hal yang tidak cocok dengan tim level papan atas. Pada akhirnya, anda menyadari ini saat anda berhadapan dengan tim yang terorganisir," ujarnya kepada La Tercera.
"[Saat menghadapi] tim yang memiliki mentalitas pemenang, dengan pemain yang secara fisik sudah siap dan punya rencana permainan yang kuat. Sangat berat saat anda lemah di dalam kepala dan energi - itu terjadi pada kami," lanjutnya.
Mengubah Cara Berpikir
Ia merasa kalau Barcelona memiliki banyak PR yang harus dituntaskan segera. Salah satunya adalah dengan mengubah pola pikir yang sudah usang.
"Pertama-tama Barcelona harus mengubah cara berpikirnya karena sepakbola telah berevolusi. DNA ditinggalkan dan tim lain berimprovisasi pada aspek lain," tambahnya.
"Di zaman sekarang, sepak bola lebih mengandalkan fisik, lebih kepada kekuatan dan kecepatan, kemampuan teknis terkadang menjadi nomor dua. Barcelona punya banyak hal yang harus diubah."
"Sebuah klub, yang saya pikir terbaik di dunia, tak boleh punya 13 pemain profesional dan sisanya anak muda. Bukan karena mereka tidak pantas berada di sini, namun mereka diharuskan bersaing dengan yang terbaik serta yang harus bermain," pungkasnya.
(Marca)
Baca Juga:
Salip Chelsea, Arsenal Terdepan Dapatkan Philippe Coutinho
Lionel Messi Tidak Disarankan Pindah ke Manchester City, Lebih Baik PSG
Kontrak Lionel Messi di Man City: 5 Tahun, Berkali-kali Lipat dari Cristiano Ronaldo
Waduh, Klausul Rp12 Triliun Lionel Messi Sudah Kadaluarsa?
Lionel Messi Menyusun Siasat Meninggalkan Barcelona Sejak Juli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibrahima Konate Gabung Real Madrid Tinggal Menunggu Pengumuman Resmi
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 12:14
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














