Bale Rentan Cedera karena Gaya Bermainnya Sendiri
Richard Andreas | 7 Februari 2019 14:00
Bola.net - - Penyerang sayap Real Madrid, Gareth Bale belum benar-benar mampu meneruskan tanggung jawab Cristiano Ronaldo sebagai bintang utama El Real. Pasca kepergian Ronaldo ke Juventus, Bale justru kembali doyan cedera dan tidak bisa membantu tim pada momen-momen sulit.
Awalnya Bale didatangkan Madrid sebagai pendamping dan penerus Cristiano Ronaldo. Kala itu, Madrid rela memecahkan rekor transfer klub untuk membeli Bale, sebab potensi Bale dianggap menjanjikan.
Meski demikian, pemain yang membela Los Blancos sejak 2013 ini selalu gagal jadi bintang utama. Bale memang rajin mencetak gol-gol penting - seperti gol salto di final Liga Champions - tapi dia tidak mampu konsisten melakukan itu lantaran cedera kambuhan.
Tak hanya itu, Bale juga kurang profesional sejak bergabung dengan Madrid. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bukan Kebetulan
Mantan pelatih Madrid dan timnas Wales, John Toshack terbilang sebagai salah satu sosok yang begitu mengenal Bale. Toshack sudah mengenal Bale saat masih berusia 17 tahun, dan dia mengakui Bale merupakan pemain hebat.
Namun, Toshack juga menyadari cara bermain Bale justru membuatnya rentan diserang cedera. Dia juga mengkritik Bale yang tidak mau belajar bahasa Spanyol meski sudah bertahun-tahun membela Madrid.
"Dia [Bale] menjalani debutnya dengan saya di Wales pada usia 17 dan dia pemain hebat yang luar biasa. Akan tetapi dia memiliki komponen buruk pada permainannya, dan bukanlah kebetulan bahwa dia mudah mendapatkan cedera yang menyerangnya," tegas Toshack di Marca.
"Ketika anda pergi ke suatu negara untuk bekerja, anda harus mempelajari bahasanya supaya pekerjaan anda lebih mudah, tapi dia belum melakukan itu untuk membantu dirinya."
Kehebatan Vinicius

Dewasa ini, ketika Bale cedera, Vinicius Junior bangkit dan menggantikan peran Bale. Artinya, pasca kepergian Ronaldo, Bale justru mendapat saingan baru pada jiwa muda Vinicius Junior.
"Kita sudah pernah mendapati beberapa kasus khusus seperti Vinicius. Pemain muda seperti dia harus diberi saran dengan baik, dan ini bukan soal menjalani satu tahun yang bagus, tapi dua atau tiga tahun, barulah kita bicara soal pemain bintang."
"Dia bisa mencapai banyak hal, dan terlalu cepat bicara soal dia sebagai kandidat perebut Ballon d'Or," tandasnya.
Berita Video
Berita video tentang Barcelona yang siap mendatangkan Isco jika Real Madrid menjualnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









