Barca Awalnya Inginkan Laudrup, Bukan Guardiola
Editor Bolanet | 28 Oktober 2013 18:17
- Pemilik Angel Torres mengungkapkan sedikit fakta mengenai pemilihan pelatih Barcelona FC pada tahun 2008. Torres mengatakan bahwa Barca pada awalnya lebih menginginkan Michael Laudrup ketimbang Josep Guardiola.
Pada 2008, Presiden Barca kala itu Joan Laporta ingin melakukan perubahan pelatih. Ia ingin mengganti Frank Rijkaard dengan sosok baru. Salah satu yang masuk pertimbangan adalah Laudrup yang saat itu menjadi pelatih Getafe.
Laudrup memutuskan untuk meninggalkan Getafe karena ia sudah berbicara dengan Txiki Begiristain (Direktur Sepakbola Barca saat itu), jelas Torres kepada Mundo Deportivo.
Sayangnya bagi Laudrup, ia kemudian tak terpilih untuk menangani Barca.
Awalnya Barcelona ingin Laudrup menggantikan Rijkaard, itulah yang diinginkan Joan Laporta (Presiden barca saat itu). Txiki mengatakan bahwa Laudrup adalah salah satu pelatih yang sudah dihubungi untuk menangani Barca musim berikutnya, tambah Torres.
Barca juga sempat memasukkan nama Jose Mourinho sebagai salah satu kandidat kala itu. Tak terpilih di Barca, Laudrup akhirnya memutuskan melatih Spartak Moskow. (fft/hsw)
Pada 2008, Presiden Barca kala itu Joan Laporta ingin melakukan perubahan pelatih. Ia ingin mengganti Frank Rijkaard dengan sosok baru. Salah satu yang masuk pertimbangan adalah Laudrup yang saat itu menjadi pelatih Getafe.
Laudrup memutuskan untuk meninggalkan Getafe karena ia sudah berbicara dengan Txiki Begiristain (Direktur Sepakbola Barca saat itu), jelas Torres kepada Mundo Deportivo.
Sayangnya bagi Laudrup, ia kemudian tak terpilih untuk menangani Barca.
Awalnya Barcelona ingin Laudrup menggantikan Rijkaard, itulah yang diinginkan Joan Laporta (Presiden barca saat itu). Txiki mengatakan bahwa Laudrup adalah salah satu pelatih yang sudah dihubungi untuk menangani Barca musim berikutnya, tambah Torres.
Barca juga sempat memasukkan nama Jose Mourinho sebagai salah satu kandidat kala itu. Tak terpilih di Barca, Laudrup akhirnya memutuskan melatih Spartak Moskow. (fft/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








