Barca Bantah Mulai Tinggalkan Tiki-Taka
Editor Bolanet | 21 September 2013 17:01
- Kontroversi seputar perubahan gaya bermain coba diluruskan oleh Jorge Pautasso. Menurutnya, pelatih Barcelona, Gerardo Martino tak berniat membawa Barca mengkhianati tiki-taka.
Jorge Pautasso, asisten pelatih Barca menjelaskan di sesi jumpa pers mewakili Gerardo Martino yang pulang ke Argentina untuk menghadiri pemakaman ayahnya. Dijelaskan oleh Pautasso, yang coba diperkenalkan oleh Martino bukanlah mengandalkan serangan balik, namun perubahan pola serangan untuk memberikan tekanan lebih meski jauh dari gawang lawan.
"Kami tidak ingin membuat perubahan, yang kami inginkan adalah bermain dengan gaya yang sama, tetapi meningkatkan tekanan jauh dari gawang lawan," ucap Pautasso seperti dilansir AS.
"Kami tidak akan pernah mengkhianati gaya bermain Barca. Hanya karena kami kehilangan bola dan para pemain tidak dalam posisi menekan, bukan berarti kami akan mengandalkan serangan balik," imbuh Pautasso.
Sebelumnya sempat terjadi perdebatan melihat gaya bermain Barca melawan Ajax Amsterdam. Pada laga Liga Champions itu, Barca menunjukkan mereka mulai menggunakan taktik serangan baik cepat. Setelah berhasil menetralisir serangan lawan, Barca segera melakukan counter attack cepat. Barca juga sering memberikan umpan-umpan jauh kepada para penyerang sayapnya.
Hal ini cukup berbeda dengan apa yang sudah ditunjukkan Barca semenjak ditangani Josep Guardiola dan Tito Vilanova. Dengan dua pelatih itu, Barca akan selalu membangun serangan dari kaki ke kaki, melalui umpan-umpan pendek. [initial]
Baca Juga:
(as/mac)
Jorge Pautasso, asisten pelatih Barca menjelaskan di sesi jumpa pers mewakili Gerardo Martino yang pulang ke Argentina untuk menghadiri pemakaman ayahnya. Dijelaskan oleh Pautasso, yang coba diperkenalkan oleh Martino bukanlah mengandalkan serangan balik, namun perubahan pola serangan untuk memberikan tekanan lebih meski jauh dari gawang lawan.
"Kami tidak ingin membuat perubahan, yang kami inginkan adalah bermain dengan gaya yang sama, tetapi meningkatkan tekanan jauh dari gawang lawan," ucap Pautasso seperti dilansir AS.
"Kami tidak akan pernah mengkhianati gaya bermain Barca. Hanya karena kami kehilangan bola dan para pemain tidak dalam posisi menekan, bukan berarti kami akan mengandalkan serangan balik," imbuh Pautasso.
Sebelumnya sempat terjadi perdebatan melihat gaya bermain Barca melawan Ajax Amsterdam. Pada laga Liga Champions itu, Barca menunjukkan mereka mulai menggunakan taktik serangan baik cepat. Setelah berhasil menetralisir serangan lawan, Barca segera melakukan counter attack cepat. Barca juga sering memberikan umpan-umpan jauh kepada para penyerang sayapnya.
Hal ini cukup berbeda dengan apa yang sudah ditunjukkan Barca semenjak ditangani Josep Guardiola dan Tito Vilanova. Dengan dua pelatih itu, Barca akan selalu membangun serangan dari kaki ke kaki, melalui umpan-umpan pendek. [initial]
Baca Juga:
(as/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










