Barcelona 2015: Bagaikan Muhammad Ali di Final Liga Champions
Richard Andreas | 8 Juni 2020 06:20
Bola.net - Mantan bek Barcelona, Dani Alves, membagikan sedikit cerita kesuksesan rekan-rekannya di final Liga Champions 2015 lalu. Alves yakin musim itu merupakan salah satu musim terbaik Barca.
Betapa tidak, saat itu Blaugrana berhasil meraih treble winners kedua kalinya. Puncak performa Barca adalah ketika mengalahkan Juventus (3-1) di final Liga Champions, pertandingan sulit yang berujung manis.
Saat itu Barca bermain di bawah Luis Enrique. Final UCL selalu sulit, tapi gol-gol Ivan Rakitic, Luis Suarez, dan Neymar menegaskan keperkasaan Barca atas Juve.
Kini, Alves mengenang kembali momen final Liga Champions itu dan tahu bahwa Barca memang sangat kuat. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Seperti Muhammad Ali
Bagi Alves, Barca kala itu benar-benar kuat, nyaris tak terkalahkan. Untuk menyederhanakan penjelasannya, Alves mengibaratkan performa Barca di final UCL kala itu seperti Muhaammad Ali.
Petinju legendaris itu dikenal dengan ketangguhannya menjatuhkan lawan (KO). Bagi Alves, Barca pun memberikan pukulan KO untuk Juve di final UCL 2015.
"Kami menghadapi lawan dengan fisik tangguh dan kami tahu kami harus menang dengan mencoba menguasai bola. Tidak penting sekuat apa lawan Anda selama Anda bisa memaksa mereka terus mengejar bola, mereka bakal kelelahan," ungkap Alves di laman resmi Barcelona.
"Begitu mereka menurunkan kewaspadaan mereka, saat itulah waktunya menyerang. Kami seperti Muhammad Ali: kami melayang seperti kupu-kupu dan menyengat seperti lebah."
Trebel Lagi
Bagi Alves, salah satu kepuasan terbesar musim itu adalah ketika Barca mengakhiri musim dengan treble untuk membungkam mulut banyak orang yang meragukan mereka. Barca pertama meraih treble di musim 2008/09 dan mengulanginya di tahun 2015.
"Saya kira kami memang layak jadi pemenang final itu dan kami merayakannya dengan luar biasa karena mampu mengulangi treble. Saya ingat semuanya dari final itu. Saya ingat momen itu spesial tapi juga sulit," lanjut Alves.
"Orang-orang merasa kami tidak akan bisa meraih treble lagi dan mendukung lawan-lawan kami untuk menghentikan kami. Kami sadar bahwa banyak orang merasa kami tidak akan mampu."
"Namun, ketika Anda sudah siap menghadapi itu, jarang ada hal-hal buruk yang terjadi. Itulah rahasia Barca di final: mereka selalu siap," tutupnya.
Sumber: Barcelona
Baca ini juga ya!
Perjalanan Karier Abu Rizal Maulana dan Tekadnya Tidur di Mess Persebaya
Hari Ini 5 Tahun Lalu, Barcelona Raih Treble Kedua Berkat Trio MSN
10 Lulusan La Masia Termahal: Lionel Messi Teratas
Marc Marquez vs Pol Espargaro: Rivalitas Bisa 'Bersemi' Kembali di Repsol Honda
Mengupas Lonjakan Performa Andre Silva di Bundesliga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














