Barcelona Bertahan dengan Sangat Buruk
Gia Yuda Pradana | 17 Februari 2026 08:40
Bola.net - Laga Girona vs Barcelona pada pekan ke-24 La Liga 2025-2026 berakhir dengan kekalahan 1-2 bagi tim tamu di Stadion Montilivi. Hasil ini menegaskan bahwa masalah utama Barcelona terletak pada organisasi bertahan yang rapuh.
Barcelona sempat memimpin lewat gol Pau Cubarsi pada menit ke-59 sebelum Girona membalikkan keadaan. Dua gol balasan tuan rumah dicetak Thomas Lemar pada menit ke-62 dan Fran Beltran pada menit ke-86.
Kekalahan ini membuat Barcelona turun ke posisi kedua klasemen Liga Spanyol dengan 58 poin. Mereka tertinggal dua poin dari Real Madrid yang menang 4-1 atas Real Sociedad pada laga sebelumnya.
Pertahanan Terbuka dan Transisi yang Gagal

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menolak membahas keputusan wasit pada proses gol kemenangan Girona. Ia memilih fokus pada performa timnya yang dinilai jauh dari standar.
“Saya tidak ingin berbicara tentang itu. Semua orang melihat situasi sebelum gol kedua, tetapi Girona pantas menang,” ujar Flick kepada wartawan.
“Kami bertahan dengan sangat buruk, terutama saat transisi, kami terlalu terbuka, lini tengah tidak berada pada posisi yang tepat,” lanjutnya. Pernyataan ini menggambarkan betapa mudahnya Girona menembus struktur pertahanan Barcelona.
Pada babak pertama, Barcelona menciptakan banyak peluang, tetapi gagal memaksimalkannya. Situasi ini membuat mereka kehilangan kontrol permainan setelah unggul lebih dulu.
Girona memanfaatkan ruang kosong di antara lini tengah dan lini belakang Barcelona. Skema serangan balik cepat menjadi senjata utama yang akhirnya menentukan hasil pertandingan.
Masalah ini bukan sekadar kesalahan individu, tetapi mencerminkan lemahnya koordinasi antarlini. Barcelona kerap terlambat menutup ruang sehingga lawan bisa masuk ke kotak penalti tanpa tekanan berarti.
Tekanan Klasemen dan Evaluasi Flick

Flick mengakui timnya belum berada dalam kondisi mental dan taktik yang ideal. Ia menilai para pemain tidak nyaman dengan posisi mereka di lapangan.
“Kami tidak merasa nyaman dan tidak menempatkan diri dengan baik. Tim ini tidak berada dalam kondisi yang bagus sekarang,” ucap Flick.
“Kami harus tenang dan kembali menjadi seperti sebelumnya. Kami akan memberi tim dua hari libur agar bisa kembali ke performa terbaik,” tambahnya.
Kekalahan dalam laga Girona vs Barcelona menjadi yang kedua secara beruntun bagi Blaugrana setelah sebelumnya dihajar Atletico Madrid empat gol tanpa balas di leg pertama semifinal Copa del Rey. Situasi ini memperbesar tekanan menjelang laga kandang melawan Levante akhir pekan ini.
Barcelona kini tidak hanya kehilangan puncak klasemen, tetapi juga kepercayaan diri di sektor pertahanan. Jika pola bertahan tidak segera dibenahi, peluang mereka dalam perburuan gelar La Liga akan semakin menipis.
Hasil di Montilivi menjadi peringatan keras bahwa dominasi penguasaan bola tidak cukup tanpa struktur bertahan yang solid. Girona membuktikan bahwa organisasi dan efektivitas bisa mengalahkan tim besar yang tampil terbuka.
Sumber: Barca Blaugranes
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
3 Pelajaran Pahit Barcelona usai Kalah dari Girona di La Liga 2025-2026
Girona Kalahkan Barcelona 2-1, Panaskan Puncak Klasemen Liga Spanyol 2025-2026
Kembalinya Trent Alexander-Arnold Membebaskan Federico Valverde
Kilasan Kualitas Sejati Trent Alexander-Arnold
Jose Mourinho: Real Madrid Sedang Terluka, dan Raja yang Terluka itu Berbahaya
Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Sebuah Pilihan yang Rumit di Real Madrid
Alonso Gagal Membangun Kepercayaan Pemain, Arbeloa Kembalikan Harmoni Ruang Ganti
Senjata Sayap Real Madrid untuk Hadapi Benfica
Kembalinya 4 Pilar, Fondasi Ambisi Remontada Barcelona
Tren Negatif Dortmund vs Wakil Italia, Efektivitas Atalanta vs Wakil Jerman
Monaco vs PSG: Rivalitas Domestik yang Berpindah ke Panggung Kontinental
Konsistensi Benfica, Tradisi Real Madrid
Kekuatan Galatasaray di Kandang, Statistik Juventus di Fase Gugur
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 12:33
-
Kylian Mbappe Runner-up Ballon d'Or 2026, Yamal Peringkat 3, Rodri 4, Messi 5
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 07:06
-
Lamine Yamal Raih Kopa Trophy 2026, Cetak Hattrick Bersejarah
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 05:36
-
Hansi Flick Beri Pemain Barcelona Libur Dua Hari setelah Kalah dari Real Madrid
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 23:09
-
Frenkie de Jong Ungkap Penyebab Barcelona Kesulitan Hadapi Real Madrid di El Clasico
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 22:29
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



