Alonso Gagal Membangun Kepercayaan Pemain, Arbeloa Kembalikan Harmoni Ruang Ganti

Alonso Gagal Membangun Kepercayaan Pemain, Arbeloa Kembalikan Harmoni Ruang Ganti
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa bereaksi pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Real Madrid vs Levante di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Kemenangan 4-1 atas Real Sociedad di La Liga menjadi titik penting bagi Real Madrid dalam fase transisi kepelatihan musim ini. Hasil itu hadir saat klub sedang mencari kembali stabilitas setelah pergantian pelatih di tengah kompetisi.

Alvaro Arbeloa ditunjuk sebagai pelatih sementara sejak awal Januari menggantikan Xabi Alonso yang hanya bertahan singkat. Keputusan tersebut diambil di tengah situasi tim yang belum solid secara performa maupun suasana ruang ganti.

Perubahan bukan hanya terlihat pada papan skor, tetapi juga pada sikap para pemain di lapangan. Laporan media Spanyol menunjukkan bahwa kebersamaan tim mulai pulih setelah periode sulit sebelumnya.

Kegagalan Alonso Membangun Kepercayaan Pemain

Kegagalan Alonso Membangun Kepercayaan Pemain

Momen ketika Xabi Alonso berbicara dengan Kylian Mbappe di laga Piala Dunia Antarklub, 1 Juli 2025 lalu. (c) AP Photo/Lynne Sladky, File

Menurut laporan Diario AS, Xabi Alonso gagal menjalin hubungan emosional dengan para pemain inti. Ia kehilangan kepercayaan skuad karena pendekatan komunikasinya tidak mampu menyatukan ruang ganti.

Kondisi itu berdampak pada performa sejumlah pemain kunci yang mengalami penurunan konsistensi. Lingkungan tim menjadi kurang kondusif saat tekanan kompetisi meningkat.

Situasi tersebut memperbesar jarak antara staf pelatih dan pemain. Namun, perubahan arah segera terjadi setelah Arbeloa mengambil alih kendali.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 22 Februari 2026
Osasuna Osasuna
00:30 WIB
Real Madrid Real Madrid

Arbeloa Mengembalikan Harmoni Ruang Ganti

Arbeloa Mengembalikan Harmoni Ruang Ganti

Selebrasi pemain Real Madrid merayakan gol Federico Valverde ke gawang Real Sociedad. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Arbeloa datang dengan pendekatan yang lebih protektif terhadap anak asuhnya. Ia secara terbuka mendukung para pemain dalam setiap konferensi pers.

Pendekatan itu sempat menuai kritik dari sebagian penggemar karena dianggap terlalu memanjakan. Akan tetapi, hasil di lapangan perlahan mengubah persepsi publik.

Laporan internal menyatakan suasana tim kini jauh lebih positif. Para pemain terlihat lebih rileks dan percaya diri menghadapi laga-laga krusial.

Kebangkitan Vinicius Junior Jadi Simbol Perubahan

Kebangkitan Vinicius Junior Jadi Simbol Perubahan

Selebrasi Vinicius Junior setelah mencetak gol kedua timnya dari titik penalti dalam laga Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Santiago Bernabeu, 15 Februari 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Vinicius Junior menjadi contoh paling jelas dari dampak kepemimpinan baru. Ia sempat melalui 18 pertandingan tanpa gol pada masa Alonso.

Dalam kemenangan atas Sociedad, Vinicius mencetak dua gol dari titik penalti. Kontribusi tersebut menegaskan kembalinya peran sentral sang penyerang sayap.

Arbeloa memberikan pujian terbuka seusai pertandingan. Ia berkata, “Saya melihat Vinicius dalam performa terbaiknya sejak hari pertama saya menjadi pelatih, jujur saja. Dia anak yang luar biasa dan salah satu yang terbaik di dunia.”

Ucapan itu memperlihatkan hubungan emosional yang kuat antara pelatih dan pemain. Kepercayaan tersebut menjadi bahan bakar penting bagi kebangkitan tim.

Masa Depan di Kursi Pelatih Masih Terbuka

Masa Depan di Kursi Pelatih Masih Terbuka

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa memberi instruksi kepada Arda Guler pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Real Madrid vs Levante di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Manajemen klub kini dihadapkan pada keputusan besar menjelang musim depan. Mereka harus memilih antara menunjuk pelatih permanen baru atau mempertahankan Arbeloa.

Rekam jejak Arbeloa sejauh ini mencatat enam kemenangan dan dua kekalahan dari delapan laga. Catatan tersebut membawa tim ke puncak klasemen sementara Liga Spanyol.

Jika ia mampu mempersembahkan trofi, posisinya akan semakin kuat. Namun, klub tetap perlu menilai apakah stabilitas jangka panjang bisa dibangun dari fondasi ini.

Real Madrid kini memasuki fase akhir musim dengan suasana yang jauh lebih menyatu. Perubahan psikologis ini dapat menjadi faktor penentu dalam perburuan gelar domestik dan Eropa.

Sumber: The Real Champs