Barcelona, Biang Keladi Pemecatan Thomas Tuchel di PSG
Asad Arifin | 26 Desember 2020 17:13
Bola.net - Thomas Tuchel harus kehilangan jabatannya sebagai pelatih PSG di malam Natal. Keputusan penting ini harus diambil pihak PSG karena ada faktor yang melibatkan Barcelona.
PSG melaju ke final Liga Champions bersama Thomas Tuchel pada musim 2019/2020 lalu. Walau gagal juara, mencapai final adalah capaian terbaik PSG sejak mendapat suntikan dana besar dari Qatar.
Hanya saja, romantisme musim lalu tak berjalan mulus pada musim 2020/2021 ini. PSG beberapa kali kesulitan di Ligue 1. Mereka sudah menelan empat kekalahan dan itu adalah catatan yang buruk bagi PSG.
Sebagai perbandingan, Lyon dan Lille baru sekali kalah. Walau akhirnya PSG mampu lolos ke babak 16 Besar Liga Champions, Thomas Tuchel akhirnya tetap dipecat karena performa tim yang tidak konsisten.
Karena Barcelona
Barcelona memang tidak secara langsung terlibat dalam hubungan PSG dan Thomas Tuchel. Akan tetapi, dikutip dari Sport, Barcelona lah yang menjadi biang keladi keputusan klub memecat Tuchel.
PSG akan berjumpa Barcelona di babak 16 Besar Liga Champions. Kubu PSG ketakutan dengan hasil undian tersebut. Mereka punya catatan buruk dengan Barcelona saat berjumpa pada musim 2016/2017 lalu.
PSG meyakini Barcelona akan menjadi tim yang solid pada Februari mendatang, ketika mereka berjumpa. Barcelona sudah punya presiden baru dan kondisi klub makin stabil. Barcelona pun diprediksi makin nyetel dengan Ronald Koeman.
PSG tidak yakin Thomas Tuchel bisa membawa tim melewati tantangan Barcelona. Karena itu, mereka mengambil langkah mengakhiri masa kerja pelatih asal Jerman lebih cepat. PSG akan menunjuk pelatih baru dalam waktu dekat.
Masalah Internal
Selain Barcelona, yang merupakan faktor eksternal, PSG juga punya masalah internal dengan Thomas Tuchel. Eks pelatih Dortmund itu beberapa kali tidak cocok dengan kebijakan transfer klub yang ditangani Leonardo.
Thomas Tuchel datang ke PSG pada 2018 lalu. Ketika itu, dia datang bersama Antero Henrique yang menjadi direktur olahraga. Namun, Henrique mundur satu tahun berselang dan diganti Leonardo.
Selain masalah dengan Leorando, Tuchel pun mengakui sulit untuk mengatur ruang ganti klub. "Ada banyak pengaruh di klub dan kadang sulit untuk membuat semua pihak senang," ucap Tuchel beberapa waktu lalu.
Sumber: SPORT
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









