Barcelona Jadi 'Dua' Saat Lawan Sevilla
Editor Bolanet | 13 Agustus 2015 07:03
- Kolumnis harian Sport, Josep Capdevila, belum lama ini menerbitkan sebuah tulisan mengenai performa di pentas Piala Super Eropa, Rabu (12/8) kemarin. Dalam tulisannya tersebut, ia menjelaskan bahwa Blaugrana menjadi dua sosok tim yang berbeda.
Maksud dari pernyataan Capdevilla tersebut adalah, adanya perbedaan performa yang ditunjukkan skuad asuhan Luis Enrique kala bersua Las Palanganas di ajang tertinggi Eropa tersebut.
Di babak pertama, ia melihat Barca sebagai tim 100% yang menurut pengakuan Enrique adalah tim terbaik. Itu terbukti dengan perolehan tiga gol di babak pertama. Sempat tertinggal di menit-menit awal, namun Lionel Messi dkk langsung membalas dengan tiga gol.
Sementara itu, Capdevila melalui tulisannya melihat sesuatu yang berbeda di babak kedua. Ya, menurutnya kepercayaan diri yang terlalu tinggi dari seluruh penggawa Les Azulgranas membuat Sevilla berhasil mengejar ketertinggalan dan menyamakan skor menjadi 4-4.
Performa tersebut membuat seluruh Cules takut dan tidak percaya terhadap apa yang mereka lihat.
Beruntung bagi Barca, mereka memiliki pemain seperti Pedro yang kerap menjadi pemecah kebuntuan tim. Pemain jebolan La Masia tersebut berhasil membawa Barca sebagai penguasa Eropa setelah mencetak gol di menit ke-115.[initial]
(spo/yp)
Maksud dari pernyataan Capdevilla tersebut adalah, adanya perbedaan performa yang ditunjukkan skuad asuhan Luis Enrique kala bersua Las Palanganas di ajang tertinggi Eropa tersebut.
Di babak pertama, ia melihat Barca sebagai tim 100% yang menurut pengakuan Enrique adalah tim terbaik. Itu terbukti dengan perolehan tiga gol di babak pertama. Sempat tertinggal di menit-menit awal, namun Lionel Messi dkk langsung membalas dengan tiga gol.
Sementara itu, Capdevila melalui tulisannya melihat sesuatu yang berbeda di babak kedua. Ya, menurutnya kepercayaan diri yang terlalu tinggi dari seluruh penggawa Les Azulgranas membuat Sevilla berhasil mengejar ketertinggalan dan menyamakan skor menjadi 4-4.
Performa tersebut membuat seluruh Cules takut dan tidak percaya terhadap apa yang mereka lihat.
Beruntung bagi Barca, mereka memiliki pemain seperti Pedro yang kerap menjadi pemecah kebuntuan tim. Pemain jebolan La Masia tersebut berhasil membawa Barca sebagai penguasa Eropa setelah mencetak gol di menit ke-115.[initial]
(spo/yp)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











