Barcelona Menang Susah Payah Lawan Ibiza, Hanya Kuasai Bola tapi tak Berbahaya
Asad Arifin | 23 Januari 2020 09:24
Bola.net - Barcelona meraih kemenangan kedua di era pelatih Quique Setien. Barcelona menang atas Ibiza dengan susah payah. Dominasi penguasaan bola Barcelona tidak membuat mereka tampil berbahaya.
Barcelona melawan Ibiza pada babak 32 Besar Copa del Rey, Kamis (23/1/2020) dini hari WIB. Barcelona meraih kemenangan dengan skor 1-2 pada laga di Estadio Municipal de Can Misses.
Dua gol Barcelona dicetak Antoine Griezmann. Sedangkan, gol Ibiza dicetak Pep Caballe. Barcelona pun lolos ke babak 16 Besar dan harus menunggu hasil undian untuk mengetahui siapa lawannya.
Ibiza menjadi laga kedua Barcelona di bawah kendali Quique Setien. Dua beruntun dimenangkan, sebelumnya menang lawan Granada. Namun, ada catatan penting di balik dua hasil apik tersebut.
Barcelona Menang Susah Payah
Ibiza secara kualitas berada jauh di bawah Barcelona. Ibiza hanyalah klub yang berlaga di Segunda B atau kasta ketiga di sepak bola Spanyol. Harusnya Barcelona bisa menang dengan mudah atas Ibiza.
Namun, apa yang terjadi di lapangan sungguh berbeda. Barcelona, yang tampil dengan mayoritas pemain utama, tertinggal lebih dulu pada menit ke-9 lewat gol Pep Ceballe.
Tanpa Lionel Messi dan Luis Suarez, Barcelona kesulitan mencetak gol. Los Cules baru membalas gol pada menit ke-72 lewat Antoine Griezmann. Barcelona kemudian menang setelah Griezmann mencetak gol pada menit 90+4 dari umpan Jordi Alba.
Barcelona menang susah payah atas Ibiza. Ya, benar. Bahkan, ketika mereka tampil dengan sejumlah pemain bintang seperti Griezmann, Frenkie de Jong, Jordi Alba, Clement Lenglet, dan Ansu Fati. Kualitas mereka masih di atas para pemain Ibiza.
Kuasai Bola, Tetapi Tidak Berbahaya
Quique Setien menekankan pada pemain Barcelona untuk menguasai bola selama mungkin. Hal tersebut dilakukan dengan baik. Barcelona menguasai 78 persen penguasaan bola atas Ibiza. Barcelona melepas 718 umpan sepanjang laga.
Namun, penguasaan bola tersebut tidak lantas membuat Barcelona tampil berbahaya. Buktinya, hanya ada tiga tendangan mengarah ke gawang yang dilepaskan, dua menjadi gol. Jumlah yang minim menilik kualitas lawan yang dihadapi.
Sebenarnya, situasi yang tidak jauh berbeda terjadi pada laga kontra Granada. Barcelona mampu menguasai 82,4 persen penguasaan bola, tetapi hanya melepas enam tendangan ke gawang. Bahkan, hanya satu gol tarcipta lewat Lionel Messi.
Quique Setien nampaknya masih punya tugas berat untuk membuat Barcelona tampil dengan dominan sekaligus berbahaya bagi lawan.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Man of the Match Ibiza vs Barcelona: Antoine Griezmann
- Hasil Pertandingan Ibiza vs Barcelona: Skor 1-2
- 3 Hal yang Wajib Anda Ketahui Soal Krzysztof Piatek, Target Man United dan Barcelona
- Tak Bisa Seperti Messi, Mbappe Kini Berusaha Ikuti Jejak Ronaldo
- Adama Traore Balik ke Barcelona Oke, ke Madrid Juga Bisa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:39
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

