Barcelona 'Sakau' Messidependencia, Mengapa Bisa Berdampak Buruk?
Richard Andreas | 12 November 2019 11:40
Bola.net - Barcelona tampil buruk di babak pertama kontra Celta Vigo, Minggu (10/11/2019) lalu. Tanpa kreativitas, permainan datar, dan tidak benar-benar mengancam kiper lawan, Ruben Blanco.
Tim tamu mulai percaya diri, situasinya benar-benar tenang. Namun, Lionel Messi terbangun, dia mencetak gol lewat titik putih, lalu menuntaskan hattrick dengan dua gol tendangan bebas indah.
Tiga gol Messi sudah cukup menyudahi perlawanan Celta Vigo, meski pada akhirnya skor berubah jadi 4-1 untuk kemenangan Blaugrana. Bukan itu, intinya Messi sekali lagi menyelamatkan Barca, entah sudah berapa kali.
Kali ini Messi mengandalkan kelihaian mengeksekusi tendangan bebas untuk menyelamatkan tim. Kali lain, dia menunjukkan sihirnya dalam menggiring bola.
Pertanyaannya: sampai kapan Barca bergantung pada Messi?
Messidependencia
Di Spanyol ada istilah Messidependencia, yang sudah dikenal sejak bertahun-tahun lalu. Mengutip Marca, Messidependencia menyorot tingginya ketergantungan Barca terhadap sang kapten.
Ketergantungan ini wajar bagi tim mana pun yang memiliki pemain terbaik di dunia, bahkan Ernesto Valverde tidak mau repot-repot membantahnya. Masalahnya, Messi tidak bisa terus-menerus menyelamatkan Barca.
Messi juga manusia, bisa menjalani hari buruk. Seperti yang terjadi pada laga kontra Levante, tidak ada pemain lain yang bisa menyelamatkan tim ketika Messi sedang bermain di bawah level biasanya.
Tanpa Messi, Barca tak presisi. Tidak ada perbedaan besar, entah secara individual atau kolektif. Ketika Messi mencari dukungan, dia hanya melihat ruang kosong.
Contohnya?
Kekalahan Barca di kandang AS Roma dan Liverpool mungkin terlalu sering dibahas, tapi dua laga itu memang akurat. Saat itu Messi tak berdaya dan saat itu Barcelona terpecah, mudah dibongkar lawan.
Pihak klub sudah bereaksi dengan mendatangkan sejumlah pemain top. Ada Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, dan Antoine Griezmann. Sejauh ini, ketiganya tidak sesuai harapan, bahkan Coutinho sudah dipinjamkan.
Masalah Barca cuma satu, tapi rumitnya minta ampun. Mereka seakan-akan berubah jadi tim berbeda ketika Messi tidak bermain, berubah jadi tim lemah yang kebingungan.
Terlebih, Ernesto Valverde masih terus mengutak-atik skuad. Tanpa Messi di lapangan, eksperimen seperti itu bakal jadi bencana.
Jadi Ancaman
Bergantung pada Messi sah-sah saja, tidak ada yang salah. Namun, Barca harus tau, ketergantungan apa pun pasti berujung masalah.
Waktu berjalan tanpa ampun, Messi semakin tua, mendekati usia pensiun. Ketika Messi benar-benar gantung sepatu nanti, Barcelona bakal terpuruk jika belum juga menemukan pengganti.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
Berkat Lionel Messi, Barcelona Bayar 'Uang Pensiun' ke Peraih Gelar Juara di Eropa
Punya Nama Mirip Arsene Wenger, Putra Andrey Arshavin Kini Bersinar di Akademi La Masia Barcelona
Barcelona dan Real Madrid Tak Saling Jumpa di Semifinal Supercopa de Espana
Bagaimana Jadinya Arsenal Jika Punya Messi dan Ronaldo?
Barcelona Jamin Lionel Messi akan Bertahan 5 Tahun Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
-
Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 7 Juni 2026, 17:14
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












