Barcelona Tidak Konsisten? Sabar Dong, Ini Kan Era Pasca-Messi!
Editor Bolanet | 24 April 2022 18:30
Bola.net - Xavi buka suara menjawab tudingan negatif terhadap Barcelona. Dia tahu timnya masih belum konsisten main apik, tapi seharusnya fans bisa memahami situasi.
Musim 2021/22 ini bisa dibilang sebagai langkah baru untuk Barca. Mereka memulai musim dengan Ronald Koeman, kini akan mengakhirinya bersama Xavi.
Pergantian pelatih di pertengahan musim dibutuhkan untuk memperbaiki masalah tim sesegera mungkin. Xavi berhasil membangkitkan Barca dalam waktu singkat, tapi bukan berarti masalah Barca selesai.
Performa Barca mulai merosot di bulan April ini. Lantas, apa kata Xavi?
Era pasca-Messi
Di bulan April ini Barca membuang beberapa kesempatan penting. Mereka disingkirkan Eintracht Frankfurt di perempat final Liga Europa dan kehilangan poin di laga penting untuk mengejar Madrid.
Xavi memahami kekecewaan fans, tapi dia menegaskan bahwa Barca sekarang sedang berproses.
"Anda harus memahami bahwa saat ini kami berada di era pasca-Messi, kami harus sangat bersabar," tegas Xavi.
"Saya adalah orang pertama yang ingin meraih gelar juara, tapi kami harus memperkuat tim mulai tahun depan. Kami harus realistis, tenang, dan bersabar."
"Tanpa Messi, segalanya jadi lebih sulit."
Realistis, tapi optimistis
Untuk musim ini, peluang terbaik Barca adalah mengamankan peringkat dua La Liga. Memang masih ada optimisme lebih dari pihak klub, tapi Xavi menegaskan bahwa untuk musim ini Barca harus bersikap realistis dan optimistis musim depan.
"Kami harus realistis dan terus melaju seperti saat ini, bersabar, dan mencoba bertarung untuk gelar juara tahun depan. Kami adalah Barcelona dan kami harus juara," sambung Xavi.
"Tahun ini kami tidak bisa juara, kami tidak cukup bagus untuk bersaing. Madrid main luar biasa, bersaing dengan baik, dan ada beberapa laga ketika tampaknya mereka akan kehilangan poin tapi ternyata tidak," tutupnya.
Klasemen Liga Spanyol
Sumber: Barcelona
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






