Barcelona vs Espanyol: Lima Hal yang Belum Diketahui tentang Derby Catalan
Aga Deta | 29 Maret 2019 14:45
Bola.net - - Barcelona akan menjalani derby Catalan melawan Espanyol dalam ajang LaLiga di SCTV pada Sabtu (30/3/2019) malam WIB. Pertandingan itu akan digelar di markas Barcelona, Camp Nou.
Pada pertemuan pertama musim ini, Blaugrana menang 4-0 di markas Espanyol. Gol dari Lionel Messi (2), Ousmane Dembele dan Luis Suarez memastikan tim asuhan Ernesto Valverde mencuri tiga poin di stadion RCDE Stadium.
Barcelona akan menjamu Espanyol sebagai pimpinan klasemen La Liga. Mereka saat ini tengah unggul 10 poin dari rival terdekatnya Atletico Madrid.
Karenanya, Barcelona tentunya tidak ingin melepas pertandingan ini begitu saja. Sebab, kemenangan pasti akan membuat mereka semakin dekat dengan gelar juara.
Sementara itu, Espanyol sepertinya siap memberikan kejutan kepada Barcelona. Mereka juga ingin meraih hasil yang bagus di Camp Nou untuk memperbaiki posisi mereka karena tengah berada di peringkat ke-13.
Mengingat Barcelona dan Espanyol telah didirikan sejak tahun 1899 dan 1900, persaingan bersejarah antar kota ini telah berlangsung selama lebih dari satu abad. Berikut lima hal yang mungkin belum diketahui terkait laga tersebut.
Barcelona Menguasai Pertandingan
Sebagai salah satu pendiri LaLiga pada tahun 1929 –begitu pula dengan Espanyol–, kedua pihak ini telah bertemu di 195 kompetisi resmi. Barcelona unggul dengan 115 kemenangan (59%), sementara Espanyol telah mengantungi 39 kemenangan. Keduanya bermain imbang sebanyak 41 kali.
Barcelona Meraih Gelar Liga Melawan Espanyol
Barcelona pernah membawa pulang gelar juara LaLiga berkat kemenangan atas Espanyol di Derby Catalan pada hari terakhir musim 1948/49. Kemenangan kandang dengan skor akhir 2-1 untuk Barcelona merupakan hasil dari kontribusi César Rodríguez yang menggawangkan dua gol dan membuat skor mereka di klasemen final terpaut jauh diatas Valencia.
‘Tamudazo’ yang Ikonik
Beberapa dekade setelah pertemuan tahun 1949 tersebut, Espanyol melakukan balas dendam saat mereka berhasil menjauhkan Blaugrana dari gelar LaLiga dengan hasil imbang 2-2 yang dramatis di Camp Nou. Dengan sisa satu menit di laga kedua terakhir musim tersebut, ikon Espanyol, Raúl Tamudo, sukses mencetak gol yang merugikan Barcelona dua poin berharga.
Lima poin yang direbut oleh Espanyol pada musim itu – tim asuhan Frank Rijkaard kalah 3-1 pada pertandingan sebelumnya di awal musim itu – membuat Barcelona melepas gelar liga atas Real Madrid yang kala itu memiliki rekor head-to-head dengan Barcelona.
Espanyol Memegang Rekor Untuk Kemenangan Derby Terbesar Dalam Sejarah
Barcelona mungkin memiliki rekor head-to-head yang lebih baik dalam pertandingan ini dalam 90 tahun sejak Derby ini pertama kali digelar di LaLiga, namun sebenarnya Espanyol lah yang mencatat kemenangan Derby Barcelona terbesar dalam sejarah, dengan kemenangan 6-0 pada April 1951.
Ernesto Valverde Pernah Bermain dan Melatih Kedua Klub
Meskipun saat ini ia merupakan sosok penting di Barcelona, Ernesto Valverde juga pernah menjadi pelatih Espanyol pada tahun 2006 dan 2008, di mana ia sukses membawa Espanyol ke final Piala UEFA 2007, meskipun harus menelan kekalahan ketika adu penalti melawan Sevilla.
Ketika masih aktif merumput, ia juga bermain untuk Espanyol dari tahun 1986 hingga 1988, sebelum kemudian berpindah haluan membela Barcelona dari tahun 1988 hingga 1990. Hubungan Valverde dengan Espanyol tetap kuat hingga saat ini, terlihat dari Gerbang 89 di Stadion RCDE yang masih mencantumkan namanya hingga hari ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Barcelona Kantongi 2 Calon Pelatih Pengganti Hansi Flick, Salah Satunya Arteta
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 15:31
-
Lawan Barcelona di Liga Champions Sudah Tidak Bermain Selama Lebih dari Sebulan
Liga Champions 19 Januari 2026, 15:00
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
Aksi Magis Lamine Yamal di Anoeta Tak Selamatkan Barcelona dari Kekalahan
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 10:52
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









