Barcelona vs Valencia: Ronald Koeman Kenang Noda dalam Kariernya
Richard Andreas | 19 Desember 2020 06:45
Bola.net - Barcelona bakal meladeni Valencia pada duel lanjutan La Liga 2020/21, Sabtu (19/12/2020) malam nanti. Laga ini penting bagi Blaugrana, dan spesial bagi Ronald Koeman.
Koeman sekarang dianggap sebagai sosok pelatih yang mampu mengembalikan kestabilan Blaugrana, tapi beberapa tahun lalu dia punya kenangan buruk bersama Valencia.
Karier Koeman sebagai pelatih tidak bisa dikatakan baik, bahkan dia lebih sering gagal di beberapa klub berbeda. Valencia salah satunya, dia hanya bertahan semusim (2007/08) dan pergi karena kisruh ruang ganti.
Kini berdiri sebagai lawan, Koeman bicara sedikit soal kegagalannya di Valencia silam. Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Kenangan buruk di Valencia
Hanya semusim menangani Valencia sudah menunjukkan bahwa Koeman dianggap gagal, dan dia pun mengakuinya langsung. Sebenarnya Koeman berhasil mempersembahkan trofi Copa del Rey, tapi saat itu kondisinya sudah terlalu buruk.
"Seperti yang semua orang tahu, Valencia tidak akan jadi kenangan terbaik saya sebagai pelatih," kata Koeman kepada Marca.
"Bisa jadi karena saya keliru membuat sejumlah keputusan. Karier saya pendek, tapi setidaknya kami menjuarai sesuatu, yakni Copa del Rey."
"Situasinya rumit, sebab dalam 15 tahun terakhir mereka terus berganti pelatih. Tidak ada ketenangan untuk bekerja," imbuhnya.
Jadwal gila
Koeman pun bicara soal jadwal pertandingan yang terlalu padat. Barca akhirnya bisa beristirahat selama sepekan setelah berbulan-bulan, yakni setelah melawan Valencia dan Real Valladolid (23/12), sebelum kembali menghadapi Eibar di ujung tahun (30/12).
Lalu, Januari nanti Barca akan semakin kesulitan. Mereka akan berlaga di semifinal Supercopa de Epana, dan jika lolos bakal bermain di final.
"Pendapat saya masih sama. Jadwalnya gila. Jika kami memenangi semifinal Supercopa, bakal ada satu laga lagi, pertandingan dijadwalkan sangat malam," lanjut Koeman.
"Setidaknya lawan Granada (9 Januari) kami bermain di sore hari, tapi jelas ini membunuh para pemain," tutupnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Total di Eropa, Real Madrid Siap Rombak Besar-Besaran?
Liga Spanyol 17 April 2026, 12:45
-
Klopp atau Pochettino, Siapa yang Bisa Bawa Real Madrid Kembali Berjaya?
Liga Spanyol 17 April 2026, 10:16
-
Saran untuk Lamine Yamal: Jangan Banyak Bicara
Liga Spanyol 17 April 2026, 09:45
-
Sudah Tersingkir dari UCL, Barcelona Masih Ajukan Protes ke UEFA
Liga Champions 17 April 2026, 09:15
LATEST UPDATE
-
Masih Bingung Beda EDT, EDP, dan Parfum? Ini Penjelasannya Buat Pria Aktif
Lain Lain 20 April 2026, 08:00
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00







