Beda Nada Komentar Barcelona dan Real Madrid usai Gagal di Copa del Rey
Richard Andreas | 9 Februari 2020 06:00
Bola.net - Real Madrid dan Barcelona sama-sama tersingkir dari Copa del Rey 2019/20. Hasil yang mengejutkan dan mengecewakan, tapi ternyata reaksi dua raksasa Spanyol itu begitu kontras.
Jumat (7/2/2020), Los Blancos tersingkir terlebih dahulu usai takluk 3-4 dari Real Soceidad di Santiago Bernabeu. Beberapa jam kemudian, giliran Barcelona yang terusir setelah menyerah 0-1 di hadapan Athletic Bilbao.
Kegagalan dua tim terkuat di Spanyol ini jelas mengejutkan. Tercatat, dalam satu dekade terakhir salah satu dari Madrid atau Barca terbukti bisa menembus semifinal.
Uniknya, respons Madrid dan Barca atas kegagalan ini berbeda jauh. Menukil Marca, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Beda Nada Komentar
Setelah kekalahan 0-1 di San Mames, lewat gol semata wayang di menit ke-90+3, Barcelona justru bicara soal permainan apik. Baik presiden klub, pelatih, maupun pemain meyakini permainan tim sudah memuaskan.
"Dengan ambisi ini, kami akan meraih banyak kesuksesan," Josep Maria Bartomeu.
"Semuanya berjalan baik, kecuali hasil akhir," Quique Setien.
"Kami telah menyaksikan bahwa kami bisa bermain bagus lagi," Gerard Pique.
Komentar-komentar Barcelona itu kontras dengan komentar Madrid, yang mengaku salah, mengaku kalah, mengaku kecewa, tanpa banyak alasan.
"[Kekalahan ini] menyakitkan. Kami tidak bisa sembunyi dari kenyataan, tidak ada yang suka kalah," Zinedine Zidane.
"Kami sudah memberikan yang terbaik, tapi pada akhirnya semuanya sudah terlambat," Marcelo.
"Kami harus memulihkan diri dan terus melaju, tidak ada cara lain. Hanya itu, selesai sudah," Zidane.
Komentar yang Tidak Akan Diterima
Masih menurut Marca, memang benar Barca tidak bermain buruk di San Mames, tapi kalah tetaplah kalah. Permainan apik tidak mengubah fakta bahwa mereka tersingkir dari perempat final.
Sulit menilai kekalahan mana yang lebih pahit. Barcelona yang kalah lewat gol di ujung laga atau Madrid yang kalah di Santiago Bernabeu? Bagaimanapun, keduanya tersingkir.
Tersingkir adalah hasil, komentar di atas adalah reaksi. Marca menilai komentar-komentar Barcelona di atas tidak akan diterima di Madrid. Sulit melihat kegagalan dari aspek 'permainan bagus'.
Blaugrana tersinkgir, tapi komentar Setien dan sejumlah pemainnya mengindikasikan bahwa mereka seharusnya pantas lolos. Mungkin ini membuktikan bahwa ekspektasi di Barcelona tidak setinggi tahun-tahun lalu.
Rapor Buruk Zidane
Lebih lanjut, Zidane jelas akan diserang habis-habisan jika berani berkomentar seperti Setien. Dia tidak akan bisa berdalih permainan apik, mengingat Copa del Rey merupakan salah satu kompetisi yang paling merepotkan untuk pelatih Prancis itu.
Kalah tetap kalah, Zidane tahu itu. Terlebih, timnya memang tidak bermain baik pada laga tersebut, khususnya dalam fase defensif.
Kebobolan empat gol dalam satu pertandingan, bagaimana mungkin Zidane berani berdalih timnya sudah main baik tapi akhirnya kalah?
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:23
-
Man of the Match Madrid vs Alaves: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 22 April 2026, 05:29
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













