Buka Luka Lama, Kylian Mbappe: Sebagian Orang Ingin Saya Tidak Bahagia di PSG
Editor Bolanet | 5 Juni 2024 07:10
Bola.net - Kylian Mbappe baru-baru ini mengungkapkan sebuah pengakuan yang mengejutkan, bahwa ia dibuat merasa tidak bahagia oleh beberapa orang di Paris Saint-Germain sepanjang musim 2023/24.
Mbappe mengumumkan bulan lalu bahwa ia akan meninggalkan PSG setelah tujuh musim di klub tersebut, dan kepindahannya yang telah lama ditunggu-tunggu ke Real Madrid telah dikonfirmasi pada hari Senin waktu setempat.
Dia telah bergabung dengan status bebas transfer dengan kontrak lima tahun bersama Real Madrid dan akan secara resmi pindah pada bulan Juli ketika kontraknya di PSG berakhir.
Namun, ada sebuah fakta yang mengagetkan ketika Mbappe menolak untuk menandatangani kontrak baru bersama Les Parisiens, hal tersebut rupanya menyebabkan perselisihan besar dengan pemilik klub, Nasser Al Khelaifi, pada musim panas lalu.
Simak pengakuan Mbappe di bawah ini.
Pengakuan Mbappe
Diketahui, Mbappe mengkonfirmasi pada musim panas lalu bahwa dia tidak berencana untuk memperpanjang kontraknya dengan PSG dan klub melihat situasi tersebut mengambil langkah untuk segera menjual sang pemain.
Sebab, Les Parisiens berusaha untuk menghindari kehilangan pemain yang mungkin paling berharga di planet ini tanpa bayaran alias gratis.
“Di PSG, saya tidak merasa tidak bahagia,” kata Mbappe.
"Mengatakan bahwa saya tidak bahagia sama saja dengan meludahi wajah orang-orang yang membela dan mendukung saya. Saya selalu bahagia di PSG, tetapi jelas ada hal-hal dan orang-orang di sana yang membuat saya tidak bahagia.
"Tetapi pemain seperti saya tidak bisa menunjukkannya karena saya adalah seorang pemimpin, jadi saya mencoba untuk bersikap sepositif mungkin."
Dapat Ancaman dari PSG
Sebuah kesepakatan akhirnya tercapai dimana PSG mendapatkan kompensasi dari Mbappe, tetapi hanya setelah pemain berusia 25 tahun itu secara resmi menandatangani kontrak dengan Real Madrid.
Dan sang pemain mendapatkan sebuah ancaman bahwa ia akan menghabiskan seluruh musim di pinggir lapangan jika ia tidak menerima tawaran kontrak baru dari klub.
"[Klub] membuat saya mengerti bahwa saya tidak akan bermain, mereka mengatakannya di depan wajah saya, mereka mengatakannya dengan kasar."
Diselamatkan Luis Enrique
Kapten Timnas Prancis ini menyoroti Luis Enrique sebagai alasan utama dari perubahan situasi tersebut, saat ia mengakhiri musim dengan 44 gol, memenangkan Ligue 1 dan Piala Prancis.
“Luis Enrique dan Luis Campos [Dirtek PSG] menyelamatkan saya. Tanpa mereka saya tidak akan menginjakkan kaki di lapangan lagi. Kenyataannya adalah bahwa saya memiliki hubungan yang baik dengan pelatih dan direktur olahraga," ujar Mbappe.
“Saya mendengar semua kritik, saya pikir saya adalah orang yang paling tepat untuk memahami dan menilai penampilan saya. Mempertimbangkan semua yang telah saya alami, hanya dengan bermain saja sudah merupakan kebanggaan terbesar saya."
Bahagia Perkuat Real Madrid
Terlepas dari ketegangan yang terjadi, Mbappe akhirnya mengaku senang dengan kepindahannya ke Santiago Bernabeu.
Eks pemain AS Monaco mengatakan mengenakan seragam Real Madrid merupakan sebuah mimpi terbesarnya.
"Semua orang sudah mengetahui berita itu, sudah resmi, saya akan menjadi pemain Real Madrid untuk lima musim ke depan,” katanya.
"Ini adalah sebuah kebahagiaan yang luar biasa, sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Ini sangat menyenangkan. Saya sangat senang, bebas, lega dan sangat bangga. Ini adalah klub yang selalu saya impikan, jadi saya ingin berterima kasih kepada mereka."
Sumber: 90min
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Kylian Mbappe Gabung Real Madrid, Joan Laporta: Bukan Kabar Bagus Buat Barcelona
- OTW ke-16! Casillas Ikut Sambut Kehadiran Kylian Mbappe di Real Madrid
- Dipecatnya Xavi Jadi Perbesar Kans Joao Felix Bertahan di Barcelona
- Mbappe ke Real Madrid, Ini List Terbaru 5 Klub dengan Skuad 'Termahal' di Dunia
- Sambutan Antusias Skuad Real Madrid untuk Kylian Mbappe: Ada yang Sudah Tak Sabar Juara Liga Champions ke-16!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
LATEST UPDATE
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








