Bukan Bintang Utama, Bek Muda Ini Jadi Pemain Paling Stabil di Barcelona
Gia Yuda Pradana | 24 Maret 2026 00:35
Bola.net - Barcelona kembali menemukan fondasi penting dalam skuadnya, tetapi bukan dari nama yang selama ini menjadi pusat perhatian. Sosok itu adalah Pau Cubarsi, bek muda yang kini tampil sebagai pemain paling dapat diandalkan di lini belakang.
Di usia yang baru menginjak 19 tahun, Cubarsi menunjukkan kematangan yang jarang terlihat pada pemain seusianya. Ia tidak hanya bertahan dengan solid, tapi juga memainkan peran penting dalam membangun serangan dari belakang.
Performa konsisten ini menempatkan Cubarsi sebagai figur krusial dalam sistem permainan Hansi Flick. Dalam tim yang penuh rotasi, ia justru menjadi pengecualian yang hampir selalu hadir di lapangan.
Tuntutan Tinggi di Sistem Flick

Bermain sebagai bek tengah di Barcelona era Flick bukan tugas ringan. Garis pertahanan tinggi dan tuntutan penguasaan bola membuat setiap kesalahan bisa berakibat fatal.
Namun, Cubarsi mampu menjalankan peran tersebut dengan ketenangan luar biasa. Ia terlihat nyaman menghadapi tekanan dan jarang membuat keputusan yang terburu-buru.
Statistik yang Bicara

Penampilannya saat menghadapi Rayo Vallecano di La Liga akhir pekan kemarin menjadi bukti nyata kontribusinya. Ia mencatat delapan aksi bertahan, termasuk lima sapuan dan tiga intersepsi dalam satu pertandingan.
Selain itu, akurasi umpannya mencapai 91 persen dengan 75 dari 82 operan sukses. Distribusi bola panjangnya juga efektif dengan enam keberhasilan dari sembilan percobaan.
Mentalitas di Atas Usia

Perjalanan musim ini sempat menghadirkan penurunan performa singkat. Namun, hal tersebut menjadi bagian wajar dalam perkembangan pemain muda di level tertinggi.
Yang menarik, respons Cubarsi menunjukkan mentalitas kuat. Ia mampu bangkit dan meningkatkan level permainannya seiring bertambahnya pengalaman.
Pemimpin Tanpa Banyak Kata

Meski bukan tipe vokal, Cubarsi memimpin lewat tindakan di lapangan. Penempatan posisi, pengambilan keputusan, dan konsistensinya menjadi contoh bagi rekan setim.
Dalam situasi tertentu, ia juga berani mengambil peran lebih. Salah satunya saat jeda pertandingan Copa del Rey, ketika ia mendorong tim untuk tampil lebih baik di babak kedua.
Kini, Cubarsi telah mencatat 120 penampilan bersama Barcelona. Ia juga menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak di bawah Flick dengan total 3.331 menit.
Kepercayaan penuh dari pelatih terlihat dari tujuh laga beruntun yang ia mainkan tanpa tergantikan. Angka tersebut bahkan melampaui kontribusi pemain muda lain seperti Lamine Yamal.
Barcelona tidak lagi hanya melihat Cubarsi sebagai prospek masa depan. Ia telah berkembang menjadi fondasi utama, dengan potensi mengikuti jejak legenda seperti Carles Puyol.
Sumber: Barca Universal
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
LATEST UPDATE
-
Inggris yang Masih Penuh Misteri
Piala Dunia 30 Juni 2026, 17:00
-
Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
Piala Dunia 30 Juni 2026, 16:00
-
Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
Piala Dunia 30 Juni 2026, 15:00
-
Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
Lain Lain 30 Juni 2026, 13:49
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:37
-
Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:30
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41






