Busquets: Messi Bukanlah Seorang Robot
Editor Bolanet | 1 November 2011 15:02
- Hanya karena gol seorang Lionel Messi sempat mandek bukan berarti pemain peraih Ballon d'Or edisi terakhir tersebut langsung bisa dihakimi sedang dalam fase krisis.
Itu tadi adalah opini rekan satu tim Messi, Sergio Busquets. Menurut sang jangkar setiap pemain pasti akan memiliki off day-nya ketika pemain tak cukup tampil prima.
Hal seperti itu adalah maklum, karena pemain juga manusia biasa, bukan robot bukan pula ibarat sebuah mesin. Kita semua sudah paham bawah Lionel Messi adalah pemain terbaik di Dunia,
Dia adalah pemimpin dari timnya, seseorang yang sanggup mengubah hasil akhir laga, menghadirkan sebuah perbedaan,
Namun meski begitu dia bukanlah mesin sudah pasti akan ada beberapa laga di mana dirinya tidak akan mencetak gol, tentu saja karena kita semua bukan robot atau mesin, dan jelas ini semua bukan hal yang mudah, imbuh sang jangkar kepada Barca TV.
Dalam laga terakhir Barcelona, pelatih Josep Guardiola juga mulai memperlihatkan koleksi 'pertama baru'-nya dari La Masia, pemain muda macam Issac Cuenca dan Gerard Deulofeu diberikan jam terbang.
Sungguh penting untuk membawa pemain muda ke tim inti, pelatih seperti Guardiola memiliki rasa percaya yang sangat besar kepada para pelapis, lagi pula mereka semua memang tampil baik,
Saya percaya masih akan ada banyak pemain lagi yang bakal menembus tim utama, kami akan membantu mereka rileks ketika menjalaninya namun mereka juga perlu mempersiapkan diri dengan baik, pungkasnya.
Itu tadi adalah opini rekan satu tim Messi, Sergio Busquets. Menurut sang jangkar setiap pemain pasti akan memiliki off day-nya ketika pemain tak cukup tampil prima.
Hal seperti itu adalah maklum, karena pemain juga manusia biasa, bukan robot bukan pula ibarat sebuah mesin. Kita semua sudah paham bawah Lionel Messi adalah pemain terbaik di Dunia,
Dia adalah pemimpin dari timnya, seseorang yang sanggup mengubah hasil akhir laga, menghadirkan sebuah perbedaan,
Namun meski begitu dia bukanlah mesin sudah pasti akan ada beberapa laga di mana dirinya tidak akan mencetak gol, tentu saja karena kita semua bukan robot atau mesin, dan jelas ini semua bukan hal yang mudah, imbuh sang jangkar kepada Barca TV.
Dalam laga terakhir Barcelona, pelatih Josep Guardiola juga mulai memperlihatkan koleksi 'pertama baru'-nya dari La Masia, pemain muda macam Issac Cuenca dan Gerard Deulofeu diberikan jam terbang.
Sungguh penting untuk membawa pemain muda ke tim inti, pelatih seperti Guardiola memiliki rasa percaya yang sangat besar kepada para pelapis, lagi pula mereka semua memang tampil baik,
Saya percaya masih akan ada banyak pemain lagi yang bakal menembus tim utama, kami akan membantu mereka rileks ketika menjalaninya namun mereka juga perlu mempersiapkan diri dengan baik, pungkasnya.
(espn/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
-
Menanti Dinasti Arsenal di Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 12:40
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25











