Cadiz Adalah Monster Bagi Barcelona
Asad Arifin | 19 April 2022 07:38
Bola.net - Barcelona boleh berbangga hati karena mampu mengalahkan Real Madrid dengan skor telak. Tapi, Barcelona harus merenungkan satu hal. Mengapa mereka tidak bisa mengalahkan Cadiz dalam dua musim terakhir?
Barcelona menjamu Cadiz pada laga pekan ke-32 La Liga musim 2021/2022. Bermain di Camp Nou pada Selasa (19/4/2022) dini hari WIB, klub asal Catalan justru menelan kekalahan dengan skor 1-0 dari tamunya.
Barcelona unggul dalam penguasaan bola. Barcelona juga punya peluang lebih banyak. Tapi, pada akhirnya gol Lucas Perez pada menit ke-48 jadi pembeda. Eks pemain Arsenal itu membawa Cadiz pulang dengan tiga poin.
Bagi Cadiz, hasil ini sangat penting karena mereka tengah bersaing untuk lolos dari zona degradasi. Sementara, Barcelona makin jauh dari persaingan juara. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Monster Cadiz
Di atas kertas, Barcelona punya semua aspek untuk bisa mengalahkan Cadiz. Materi pemain mereka jauh lebih mewah. Tapi, Cadiz rupanya melanjutkan tradisi apik mereka saat berjumpa Barcelona selama dua musim terakhir.
Cadiz kembali berlaga di La Liga pada musim 2020/2021 lalu. Sebelumnya, kali terakhir mereka bermain di La Liga terjadi pada 2005/2006 silam.
Sejak promosi ke La Liga lagi, Cadiz terbukti menjadi monster bagi Barcelona. Posisi klasemen Cadiz mungkin jauh di bawah Barcelona, tapi mereka patut bangga karena tidak pernah kalah dari Barcelona pada empat laga terakhir.
Cadiz dua kali menang dengan dua kali imbang melawan Barcelona. Mereka mampu mencetak empat gol dan hanya kebobolan dua gol. Di bawah ini adalah hasil yang didapat Cadiz saat berjumpa Barcelona:
- 19/04/22: Barcelona 0 - 1 Cadiz
- 24/09/21: Cadiz 0 - 0 Barcelona
- 21/02/21: Barcelona 1 - 1 Cadiz
- 06/12/20: Cadiz 2 - 1 Barcelona
Penguasaan Bola Tanpa Gol!

Barcelona, jika tolok ukurnya adalah penguasaan bola, maka unggul jauh dari Cadiz. Tim racikan Xavi itu mendapatkan penguasaan bola hingga 75 persen. Sementara, Cadiz hanya punya 25 persen penguasaan bola.
Barcelona juga punya peluang lebih banyak dengan 18 shots yang dilepaskan. Cadiz hanya punya enam shots. Tapi, expected goals (xG) Barcelona jauh lebih rendah. Barcelona hanya punya xG 0,79 yang artinya peluang mereka tidak membahayakan. Sementara, Cadiz punya xG mencapai 2,56.
Gol Cadiz sendiri tercipta dari situasi kemelut. Tampak jelas ada koordinasi yang kurang rapi antara Clement Lenglet dan Eric Garcia. Jordi Alba harusnya juga bisa berbuat lebih banyak. Sementara, Marc-Andre ter Stegen sudah melakukan upaya maksimal.
Klasemen La Liga
Sumber: ESPN
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Barcelona Kalah dari Cadiz, Xavi: Bola Tak Mau Masuk
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Spanyol: Barcelona Tumbang, Real Madrid Sedikit Lagi Juara
- Rapor Pemain Barcelona Saat Kalah dari Cadiz: Ousmane Dembele Kece, Ferran Torres Memble
- Barcelona Dibungkam Cadiz: Tribun Camp Nou Dikuasai Suporter Lawan Lagi? Kok Jadi Niru Arsenal?
- Man of the Match Barcelona vs Cadiz: Jeremias Ledesma
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





