Cannavaro Akui Dibantai Barca 2-6 Buatnya Trauma
Editor Bolanet | 11 Desember 2015 15:08
- Legenda Italia yang pernah membela Real Madrid, Fabio Cannavaro, mengaku ia dibuat trauma dengan kekalahan 2-6 yang pernah dicatat tim ketika menghadapi di Clasico.
(md/rer)
Menurut Cannavaro, kekalahan telak seperti itu amat sulit untuk dilupakan dan sekaligus menjadi pertanda berakhirnya Madrid era Ramon Calderon.
Kekalahan 2-6 merupakan kekalahan terburuk yang pernah saya alami sepanjang karir profesional, tutur Cannavaro menurut laporan Mundo Deportivo.
Usai menang di dua laga sebelumnya, dan bermain di Bernabeu, semuanya berubah dengan cepat. Tim lawan seperti membunuh Anda di semua lini.
Setelah pertandingan seperti itu, tidak ada siapapun di ruang ganti yang berani berbicara. Anda hanya ingin coba melupakan apa yang sudah terjadi. Di situlah siklus tim sepertinya sudah akan berakhir. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















