Cassano Bicara Soal Kegagalannya Bersinar di Real Madrid
Afdholud Dzikry | 9 Januari 2018 09:45
Bola.net - - Mantan penyerang timnas Italia, Antonio Cassano baru-baru ini mengungkapkan alasan di balik kegagalannya bersinar saat bermain di Real Madrid.
Cassano banyak diklaim sebagai salah satu talenta terbaik Italia di zamannya. Setelah tampil gemilang bersama Bari dan kemudian bermain untuk AS Roma, pada Januari 2006 dia bergabung dengan Real Madrid.
Namun selama 18 bulan karirnya di Real Madrid, Cassano justru gagal menampilkan performa terbaiknya. Total, pemain kelahiran Bari tersebut hanya mampu menyumbang dua gol dari 19 pertandingan untuk publik Santiago Bernabeu.
Waktu saya di Real Madrid dimulai dengan baik. Ketika Real Madrid mendatangkan saya, itu untuk menggantikan Figo dan Michael Owen, dua pemenang Ballon d'Or. Itu berarti adalah seseorang yang penting, ujarnya.
Saat itu saya berusia 23 tahun. Di sanalah saya bertemu dengan dua pemain terbaik di dunia: Zidane dan Ronaldo, Il Fenomeno, sambungnya.
Dan salah satu yang membuatnya gagal bersinar di Real Madrid menurutnya adalah karena dirinya terlalu sering mengeluh ketika tak bermain, dan bahkan sampai marah ketika menghadapi keputusan pelatih.
Banyak pemain yang akan membayar untuk bermain di tim Madrid itu. Terkadang saya tak bermain dan saya mengeluh. Saya marah pada semua orang, lanjutnya.
Suatu hari, Fabio Capello menarik saya keluar dan saya menjadi gila di ruang ganti. Saya menghina dia dalam bahasa Spanyol dan Italia tanpa alasan. Setelah setahun berdebat dengan semua orang, saya pergi, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kapten Inter Milan Sanjung Thibaut Courtois: Dia Pembeda Bagi Real Madrid!
Liga Champions 9 September 2026, 08:15
-
Tumbang di Bernabeu, Inter Milan Kalah dengan Terhormat!
Liga Champions 9 September 2026, 07:55
-
Rapor Pemain Real Madrid Usai Kalahkan Inter Milan: Courtois Heroik, Mbappe Tajam!
Liga Champions 9 September 2026, 06:00
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Madrid dan City Catatkan Start Sempurna!
Liga Champions 9 September 2026, 05:15
LATEST UPDATE
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
-
Prediksi Chelsea vs Hull City 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 12:51
-
Deco Ungkap Alasan Barcelona Rela Bayar Mahal untuk Anthony Gordon
Liga Spanyol 11 September 2026, 12:35
-
Kobbie Mainoo Pamer Kelas Saat MU Bungkam Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


