Cruyff: Messi Seorang Diktator
Editor Bolanet | 26 Juni 2013 08:45
- Legenda Barcelona FC dan Timnas , Johan Cruyff masih meragukan kolaborasi Lionel Messi dan bakal berlangsung lama. Ia bahkan menyebut adanya potensi kecemburuan di ruang ganti.
Jika melihat dan menyadari lebih dalam, Messi seakan tidak pernah menemukan pasangan ideal di barisan penyerang Los Azulgrana. Kolaborasinya dengan Bojan Krkic, Samuel Eto'o dan Zlatan Ibrahimovic berujung terdepaknya partner La Pulga dari Camp Nou. Sementara David Villa juga berpotensi besar untuk mengulangi situasi tersebut, yang kita ketahui tengah mencari klub baru pada musim depan.
Kini kehadiran Neymar menjadi sorotan media-media dunia. Cruyff juga pernah berkata bahwa di dalam satu klub tak boleh ada 'dua kapten'. Ia juga menuding Messi mempertimbangkan prestise daripada kemenangan timnya.
Ketika anda memiliki kesempatan menjadi pemain terbaik di setiap pertandingan, anda akan menjadi seorang diktator. Messi pun demikian. Kini ia tak memprioritaskan kemenangan tim saja, ia juga mempertimbangkan status pemain terbaik dunia dan gengsi, ujar Cruyff seperti dilansir Sky Sports.
Adapun tekanan yang tertuju pada Messi jauh lebih besar dan semakin besar, karena setiap penonton di stadion berharap ia menampilkan keajaiban saat pertandingan berlangsung. Untuk memenuhi ekspektasi itu Messi wajib bekerja sesuai dengan keinginannya, pungkasnya lanjut.[initial]
'Guardiola Akan Rindukan Sosok Seperti Messi di Bayern'
Jika melihat dan menyadari lebih dalam, Messi seakan tidak pernah menemukan pasangan ideal di barisan penyerang Los Azulgrana. Kolaborasinya dengan Bojan Krkic, Samuel Eto'o dan Zlatan Ibrahimovic berujung terdepaknya partner La Pulga dari Camp Nou. Sementara David Villa juga berpotensi besar untuk mengulangi situasi tersebut, yang kita ketahui tengah mencari klub baru pada musim depan.
Kini kehadiran Neymar menjadi sorotan media-media dunia. Cruyff juga pernah berkata bahwa di dalam satu klub tak boleh ada 'dua kapten'. Ia juga menuding Messi mempertimbangkan prestise daripada kemenangan timnya.
Ketika anda memiliki kesempatan menjadi pemain terbaik di setiap pertandingan, anda akan menjadi seorang diktator. Messi pun demikian. Kini ia tak memprioritaskan kemenangan tim saja, ia juga mempertimbangkan status pemain terbaik dunia dan gengsi, ujar Cruyff seperti dilansir Sky Sports.
Adapun tekanan yang tertuju pada Messi jauh lebih besar dan semakin besar, karena setiap penonton di stadion berharap ia menampilkan keajaiban saat pertandingan berlangsung. Untuk memenuhi ekspektasi itu Messi wajib bekerja sesuai dengan keinginannya, pungkasnya lanjut.[initial]
'Guardiola Akan Rindukan Sosok Seperti Messi di Bayern'
Suker: Messi dan Ronaldo Memang 'Alien'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
LATEST UPDATE
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33

















