Dari Rivaldo, Messi, hingga Raphinha - Barcelona dan Tradisi Mentransformasi Penyerang Terbaiknya
Gia Yuda Pradana | 24 September 2026 06:33
Bola.net - Barcelona kembali menemukan versi berbeda dari salah satu pemain terbaiknya. Raphinha yang sepanjang karier lebih banyak beroperasi sebagai winger kini dimainkan sebagai penyerang tengah oleh Hansi Flick.
Perubahan posisi tersebut awalnya terlihat seperti solusi karena kebutuhan tim. Namun, sejarah Barcelona menunjukkan bahwa mengubah peran penyerang elite justru menjadi bagian dari identitas klub selama beberapa generasi.
Raphinha kini mengikuti jejak sejumlah nama besar yang pernah mengalami transformasi serupa. Dari Josep Samitier hingga Lionel Messi, Barcelona berkali-kali menemukan cara baru untuk memaksimalkan kemampuan pemain ofensif mereka.
Tradisi Reinvensi Sudah Ada Sejak Lama
Josep Samitier menjadi salah satu contoh awal. Berangkat dari posisi gelandang, ia kemudian berkembang menjadi penyerang tengah yang produktif dan menunjukkan bahwa perubahan peran di Barcelona sudah terjadi jauh sebelum istilah tersebut populer.
Michael Laudrup menghadirkan variasi lain pada era Johan Cruyff. Meski memiliki kemampuan sebagai gelandang serang, Laudrup kerap dimainkan sebagai false nine untuk membuka ruang bagi pemain lain yang melakukan penetrasi.
Hristo Stoichkov juga mengalami perubahan posisi. Penyerang yang memiliki naluri mencetak gol tersebut menjadi semakin berbahaya ketika menyerang dari sisi kiri, sementara Rivaldo yang memiliki karakter nomor 10 juga menghasilkan sejumlah penampilan terbaiknya ketika memulai serangan dari kiri lalu bergerak ke tengah.
Messi Menjadi Contoh Paling Ikonik
Transformasi paling terkenal tentu terjadi pada Lionel Messi. Pemain asal Argentina itu memulai kariernya sebagai winger kanan sebelum Josep Guardiola memindahkannya ke posisi false nine.
Perubahan tersebut mengubah cara Barcelona menyerang. Messi tidak lagi terpaku di sisi lapangan dan bisa memengaruhi pertandingan dari berbagai area, sekaligus membuka ruang bagi pemain lain di lini depan.
Tradisi itu berlanjut pada era yang lebih modern melalui Ferran Torres. Didatangkan sebagai winger, pemain Spanyol tersebut kemudian berkembang menjadi opsi penyerang tengah meski sebelumnya sudah pernah memainkan peran tersebut ketika memperkuat Manchester City di bawah Guardiola.
Raphinha Menulis Ceritanya Sendiri
Kini, giliran Raphinha mengikuti tradisi tersebut. Memindahkan winger yang mendekati usia 30 tahun ke tengah bisa terlihat sebagai langkah darurat, tetapi performanya justru menunjukkan bahwa keputusan Flick memiliki potensi yang lebih besar.
Raphinha tetap membawa kualitas yang membuatnya berbahaya di sisi lapangan. Tekanan tanpa henti, pergerakan cerdas, dan kemampuan menyerang ruang kini berada lebih dekat dengan gawang sehingga peluangnya untuk memberikan ancaman semakin besar.
Ada pula contoh Thierry Henry yang menunjukkan bahwa reinvensi tidak selalu berarti mengubah posisi secara ekstrem. Datang sebagai salah satu penyerang tengah paling ditakuti di dunia, Henry semakin sering dimainkan dari sisi kiri oleh Guardiola, termasuk pada musim treble 2008/09.
Hal yang membuat tradisi Barcelona menarik adalah kecenderungan untuk tidak terpaku pada posisi asli seorang pemain. Samitier berpindah dari gelandang ke nomor 9, Laudrup menjadi false nine, Stoichkov dan Rivaldo beroperasi dari kiri, Messi bergerak ke tengah, Ferran berkembang sebagai penyerang, dan kini Raphinha mendapatkan peran barunya.
Dengan mengenakan ban kapten, Raphinha sedang menulis versinya sendiri dari tradisi panjang tersebut. Bagi Barcelona, transformasi itu bukan sekadar memindahkan posisi pemain, melainkan menemukan cara terbaik untuk memaksimalkan kekuatan seorang penyerang.
Sumber: Barca Universal
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dean Huijsen Resmi Dijatuhi Skorsing Hanya Satu Laga
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:10
-
Manuver Deco untuk Bawa JJ Gabriel ke Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 23:26
-
Barcelona Resmi Amankan Talenta Portugal Berusia 16 Tahun, Dany Freire
Liga Spanyol 23 September 2026, 22:14
-
Rodri Langsung Jadi Pilar Barcelona, Real Madrid-pun Frustrasi
Liga Spanyol 23 September 2026, 21:15
-
Trio Penyerang Barcelona Unggul Jauh dari Real Madrid
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:43
LATEST UPDATE
-
Cristiano Ronaldo Bakal Jadi Starter di Laga Portugal vs Wales
Piala Eropa 24 September 2026, 07:04
-
Lamine Yamal Mengasah Kemampuan Free Kick dan Finishing di Barcelona
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:56
-
Jude Bellingham Segera Perpanjang Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:25
-
Ironi Pahit di Balik Komentar Ancelotti soal Endrick
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:16
-
Dean Huijsen Resmi Dijatuhi Skorsing Hanya Satu Laga
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:10
-
Bernardo Silva dan Masalah Hierarki di Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 05:39
-
Rahasia di Balik Performa Mengejutkan Carlos Espi
Liga Spanyol 24 September 2026, 05:34
-
Arah Baru Strategi Transfer Juventus Bersama Giovanni Carnevali: Lebih Banyak Pemain Italia
Liga Italia 24 September 2026, 00:22
-
Manuver Deco untuk Bawa JJ Gabriel ke Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 23:26
-
Bukan Pepesan Kosong, MU Mulai Jalin Komunikasi dengan Antonio Conte
Liga Inggris 23 September 2026, 22:28
-
Barcelona Resmi Amankan Talenta Portugal Berusia 16 Tahun, Dany Freire
Liga Spanyol 23 September 2026, 22:14
-
Diminati Juventus, Arsenal Menolak Lepas Noni Madueke
Liga Inggris 23 September 2026, 22:03
-
Sempat Tertunda, MU Segera Mulai Pembangunan 'New Trafford'
Liga Inggris 23 September 2026, 21:53
-
Gokil! Dapat Kontrak Baru, Declan Rice Jadi Pemain Termahal Kedua di Arsenal?
Liga Inggris 23 September 2026, 21:43
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

