Debut Buruk Alvaro Arbeloa: Bisa-bisanya Real Madrid Disingkirkan Albacete
Richard Andreas | 15 Januari 2026 14:40
Bola.net - Kekalahan Real Madrid dari Albacete di babak 16 besar Copa del Rey langsung menjadi salah satu kejutan terbesar musim ini. Bukan hanya karena status lawan yang berasal dari kasta kedua, tetapi juga karena hasil itu datang pada momen pergantian pelatih yang sensitif.
Laga ini menandai awal era baru di bawah Alvaro Arbeloa, yang dipercaya menangani tim utama setelah pemecatan Xabi Alonso. Harapannya sederhana: stabilitas dan reaksi cepat. Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Di Estadio Carlos Belmonte, Madrid tampil tanpa identitas kuat dan gagal mengendalikan momentum pertandingan. Kekalahan 2-3 tersebut membuka banyak pertanyaan, terutama soal arah taktik dan kesiapan skuad di tangan pelatih baru.
Debut Arbeloa dan Taruhan Besar pada Pemain Muda

Pertandingan melawan Albacete menjadi laga resmi pertama Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala Real Madrid. Ia memilih pendekatan berani dengan menurunkan banyak pemain muda dan pelapis sejak menit awal.
Keputusan itu membuat Madrid kehilangan figur pengontrol permainan di lapangan. Aliran bola sering terputus, sementara koordinasi antarlini terlihat rapuh, terutama saat transisi bertahan.
Meski sempat merespons ketertinggalan lewat gol Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia, Madrid gagal menjaga konsistensi. Dua gol Jefte Betancor di fase akhir laga menegaskan rapuhnya konsentrasi tim tamu.
Albacete, yang hanya berjuang di papan bawah Segunda Division, justru tampil lebih siap secara mental. Mereka disiplin, efektif, dan memanfaatkan setiap celah yang diberikan Madrid.
Masalah Taktik dan Minimnya Kontrol Permainan
Secara statistik, Real Madrid tidak sepenuhnya tertekan. Namun dominasi penguasaan bola tidak diiringi kualitas dalam menciptakan peluang bersih.
Struktur permainan Madrid terlihat belum matang dengan pendekatan baru Arbeloa. Jarak antarlini terlalu renggang, membuat Albacete leluasa menyerang balik dan memanfaatkan situasi bola mati.
Gol pembuka Javi Villar melalui sundulan dari sepak pojok menjadi sinyal awal lemahnya organisasi bertahan Madrid. Masalah itu terus berulang hingga menit akhir pertandingan.
Kekalahan ini menegaskan bahwa rotasi ekstrem tanpa keseimbangan pengalaman bisa menjadi bumerang. Terlebih di kompetisi sistem gugur seperti Copa del Rey, kesalahan kecil langsung berbuah fatal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




