Di Balik Performa Apik Rashford di Barca, Media Spanyol Justru Khawatir: Jangan Sampai Kembali ke 'Setelan Pabrik'!
Editor Bolanet | 13 Oktober 2025 09:04
Bola.net - Media Spanyol tengah menyoroti tajam masa depan Marcus Rashford di Barcelona. Menurut laporan mereka, sang penyerang memang telah menemukan kembali sentuhan terbaiknya, tetapi satu rintangan besar masih menghadang.
Meskipun Rashford tampil memukau di Liga Champions dan menunjukkan momen-momen magis, nasibnya di Camp Nou masih belum pasti. Statusnya yang hanya pinjaman tanpa kewajiban pembelian membuat segalanya menjadi rumit.
Salah satu media ternama Spanyol, Estadio Deportivo, secara khusus mengupas tuntas apa yang mereka sebut sebagai "musuh terbesar" dalam karier Rashford. Musuh inilah yang menjadi satu-satunya penghalang antara dirinya dan transfer permanen impiannya.
Karenanya, perjalanan Rashford di Catalan kini menjadi sebuah pertaruhan besar. Ia tidak hanya harus meyakinkan Barcelona dengan gol-golnya, tetapi juga harus menaklukkan iblis dalam dirinya yang telah lama menghantui.
Lingkungan Sempurna untuk Terlahir Kembali
Menurut pandangan media Spanyol, kepindahan ke Barcelona adalah sebuah berkah bagi Rashford. Mereka melihatnya sebagai lingkungan yang sempurna bagi sang pemain untuk meluncurkan kembali kariernya yang sempat meredup di Old Trafford.
Laporan Estadio Deportivo menyebut bahwa Rashford telah menunjukkan dampak instan yang luar biasa. Komitmen serta koneksi yang ia bangun dengan pelatih Hansi Flick disebut telah menjadikannya salah satu daya tarik terbesar di tim musim ini.
"Di Barca, Rashford telah menemukan lingkungan yang sempurna untuk meluncurkan kembali kariernya," tulis media tersebut.
"Dampak instannya, komitmennya, dan koneksinya dengan Flick telah menjadikannya salah satu daya tarik terbesar musim ini," lanjut laporan itu.
Harga Mati yang 'Tak Terhindarkan'
Di balik semua pujian itu, media Spanyol juga menggarisbawahi faktor penentu nasib Rashford. Mereka secara gamblang menyebut bahwa konsistensi performa akan menjadi kunci utama bagi Barcelona untuk mengambil keputusan.
Klub asal Catalan itu dikenal sebagai negosiator yang alot, dan mereka tidak akan ragu untuk mundur jika performa Rashford menurun. Mahar 30 juta euro yang ditetapkan hanya akan ditebus jika sang pemain terus tampil di level tertinggi secara berkelanjutan.
Dalam laporannya, Estadio Deportivo menuliskan sebuah kalimat bersyarat yang sangat jelas. "Jika dia mempertahankan level performa ini, membayar 30 juta euro bisa berhenti menjadi pilihan dan menjadi sebuah keputusan yang tak terhindarkan," tegas laporan media Spanyol tersebut.
Satu Musuh Terbesar Bernama Inkonsistensi
Inilah inti dari analisis media Spanyol mengenai Rashford. Mereka mengidentifikasi bahwa "musuh terbesar" yang harus ditaklukkan oleh sang penyerang adalah masalah inkonsistensi yang telah melegenda.
Masalah ini bukanlah hal baru, karena hal serupa juga yang membuatnya frustrasi di Manchester United. Ia kerap kali menampilkan performa kelas dunia dalam satu musim, hanya untuk kemudian tampil mengecewakan di musim berikutnya.
Media Spanyol melihat adanya pola psikologis pada diri Rashford. Ia seolah termotivasi untuk membungkam para kritikus, tetapi akan kembali bersantai setelah berhasil melakukannya.
Siklus inilah yang dianggap tidak sehat dan menguras mentalnya selama di Inggris. Kini, ia harus membuktikan bahwa ia bisa keluar dari lingkaran setan tersebut jika ingin bertahan lama di level elite.
Pertaruhan Terakhir dalam Kariernya
Media di Spanyol juga tidak segan-segan melabeli masa peminjaman ini sebagai "kesempatan terakhir" bagi Rashford. Kegagalan di Barcelona bisa berarti kariernya akan menukik tajam ke bawah.
Kepindahannya ke klub sekaliber Barcelona setelah musim yang buruk bersama Man United (yang finis di peringkat 15) sudah dianggap sebagai sebuah pencapaian puncak. Kini, tantangan terbesarnya adalah untuk tetap berada di puncak tersebut.
Barcelona disebut tidak akan punya waktu untuk mentolerir segala drama dan penurunan performa jika ia kembali ke kebiasaan lamanya. Terutama setelah ia berhasil mengamankan transfer permanen yang menjadi tujuannya.
Oleh karena itu, ini bukan lagi hanya tentang membuktikan diri kepada orang lain. Ini adalah pertarungan Rashford melawan dirinya sendiri untuk menentukan arah sisa kariernya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap Tim Lolos 32 Besar FA Cup 2025/2026
Liga Inggris 12 Januari 2026, 09:58
-
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 09:17

LATEST UPDATE
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Pekan Kedua Putaran I di Medan, 15-18 Januari 2026
Voli 12 Januari 2026, 11:46
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Bhayangkara FC 12 Januari 2026
Bola Indonesia 12 Januari 2026, 11:35
-
Kalahkan Solskjaer, Michael Carrick Bakal Jadi Pelatih Interim Baru MU?
Liga Inggris 12 Januari 2026, 11:01
-
5 Pelajaran dari Man Utd vs Brighton: Setan Merah Terjerembap ke Titik Terendah
Liga Inggris 12 Januari 2026, 10:44
-
Diogo Dalot: Manchester United Tidak Pantas Tersingkir dari FA Cup!
Liga Inggris 12 Januari 2026, 10:40
-
Manchester United Bakal Umumkan Manajer Interim Baru Paling Lambat Besok
Liga Inggris 12 Januari 2026, 10:27
-
Kalah dari Brighton, Darren Fletcher akui MU Begitu Rapuh!
Liga Inggris 12 Januari 2026, 10:16
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 12 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Lengkap Tim Lolos 32 Besar FA Cup 2025/2026
Liga Inggris 12 Januari 2026, 09:58
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52








