Diusir Wasit, Ini Pembelaan Alba
Editor Bolanet | 26 April 2015 15:53
- Bek kiri Barcelona, Jordi Alba, menegaskan bahwa dirinya tak bersikap tak hormat pada wasit Antonio Mateu Lahoz sebelum ia menerima kartu merah di laga kontra , Sabtu (25/04) kemarin.
Barca memang menang 0-2 di laga tersebut. Namun mereka harus bermain dengan 10 orang saja sejak menit ke-54. Sebab, Alba menerima dua kartu kuning dari Lahoz. Kartu kuning pertama diberikan pada bek timnas Spanyol itu karena ia menendang bola setelah wasit memutuskan bahwa Espanyol mendapatkan tendangan gawang. Kartu kuning kedua diberikan karena ia dianggap berlaku tak hormat pada wasit dengan terus memprotes keputusan tersebut.
Usai laga, Alba menyatakan bahwa ia sebenarnya tak layak untuk mendapatkan kartu kuning tersebut. Sebab, ia sebenarnya tetap bertindak dengan respek pada sang wasit.
Kartu kuning pertama diberikan pada saya karena saya melancarkan protes. Saya tak tahu bahwa wasit memutuskan tendangan gawang. Saya kira itu tendangan pojok. Saya hanya mengatakan padanya, 'selalu sama saja, selalu saya saja.' Saya tak mengatakan hal lain, seru Alba seperti dilansir Football Espana.
Walaupun saya selalu memiliki masalah dengan dirinya, saya selalu mencoba untuk berbicara dengan sopan kepadanya. Namun ia selalu bereaksi berlebihan. Saya orang yang memiliki keinginan yang kuat, namun saya bukannya tak menghormati siapapun. Saya tahu bagaimana cara untuk bersikap di masa depan, serunya. [initial]
(foes/dim)
Barca memang menang 0-2 di laga tersebut. Namun mereka harus bermain dengan 10 orang saja sejak menit ke-54. Sebab, Alba menerima dua kartu kuning dari Lahoz. Kartu kuning pertama diberikan pada bek timnas Spanyol itu karena ia menendang bola setelah wasit memutuskan bahwa Espanyol mendapatkan tendangan gawang. Kartu kuning kedua diberikan karena ia dianggap berlaku tak hormat pada wasit dengan terus memprotes keputusan tersebut.
Usai laga, Alba menyatakan bahwa ia sebenarnya tak layak untuk mendapatkan kartu kuning tersebut. Sebab, ia sebenarnya tetap bertindak dengan respek pada sang wasit.
Kartu kuning pertama diberikan pada saya karena saya melancarkan protes. Saya tak tahu bahwa wasit memutuskan tendangan gawang. Saya kira itu tendangan pojok. Saya hanya mengatakan padanya, 'selalu sama saja, selalu saya saja.' Saya tak mengatakan hal lain, seru Alba seperti dilansir Football Espana.
Walaupun saya selalu memiliki masalah dengan dirinya, saya selalu mencoba untuk berbicara dengan sopan kepadanya. Namun ia selalu bereaksi berlebihan. Saya orang yang memiliki keinginan yang kuat, namun saya bukannya tak menghormati siapapun. Saya tahu bagaimana cara untuk bersikap di masa depan, serunya. [initial]
Baca Juga:
Hadapi Semifinal UCL, Enrique Yakin Konsentrasi Barca Tak Akan Terpecah
Enrique Puji Performa Barca Kontra Espanyol
Belum Juara, Enrique Minta Barca Terus Kerja Keras
Iniesta: Barca Bermain Efektif
Busquets: Kartu Merah Alba Absurd, Wasit 'Caper'
Highlights La Liga: Espanyol 0 vs 2 Barcelona
Hasil Pertandingan: Espanyol 0 vs 2 Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













