El Clasico Penentu Juara: Barcelona Bisa Kunci Gelar La Liga Lawan Real Madrid

Richard Andreas | 6 Mei 2026 16:46
El Clasico Penentu Juara: Barcelona Bisa Kunci Gelar La Liga Lawan Real Madrid
Pemain Barcelona, Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Ferran Torres, dalam pertandingan La Liga melawan Celta Vigo, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona kini berada di ambang mempertahankan gelar La Liga musim 2025/2026. Situasinya semakin menarik karena kepastian juara bisa ditentukan langsung dalam laga El Clasico melawan Real Madrid pekan depan.

Kemenangan Barcelona atas Osasuna, ditambah hasil positif Madrid atas Espanyol, membuat skenario tersebut terbuka lebar. Tim asuhan Hansi Flick hanya perlu menghindari kekalahan untuk memastikan gelar di Camp Nou.

Advertisement

Laga akhir pekan ini bukan sekadar laga besar. El Clasico kali ini berpotensi menjadi momen historis yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi Barcelona.

1 dari 4 halaman

El Clasico Bisa Jadi Penentu Gelar

El Clasico Bisa Jadi Penentu Gelar

Pemain Real Madrid Rodrygo (kiri) berebut bola dengan pemain Barcelona Frenkie de Jong pada laga final Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana, Minggu, 11 Januari 2026 (c) AP Photo/Altaf Qadri

Kesempatan juara kali ini menjadi sorotan utama di internal Barcelona. Untuk pertama kalinya, mereka bisa mengunci gelar La Liga langsung saat menghadapi rival terbesar, Real Madrid.

Situasi ini muncul setelah rangkaian hasil terbaru di liga yang menguntungkan Blaugrana. Dengan posisi klasemen saat ini, satu poin saja sudah cukup untuk memastikan gelar tetap bertahan di Catalonia.

Hansi Flick sebenarnya tidak menyukai ide menjadikan El Clasico sebagai penentu. Dalam konferensi pers pekan lalu, ia menegaskan ingin mengunci gelar secepat mungkin tanpa menunggu laga besar tersebut.

Meski begitu, suasana di ruang ganti berbicara lain. Para pemain Barcelona diam-diam menyambut peluang ini dengan antusias, karena kesempatan merayakan gelar di hadapan Madrid dianggap sangat spesial.

2 dari 4 halaman

Skuad Barcelona Sempat Menanti Kejutan dari Madrid

Skuad Barcelona Sempat Menanti Kejutan dari Madrid

Pemain Barcelona, Marcus Rashford (kiri), merayakan gol bersama Lamine Yamal (kanan) dan Pedri dalam pertandingan La Liga kontra Espanyol, Sabtu (11/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Joan Monfort

Menariknya, skuad Barcelona sempat berharap Real Madrid terpeleset pada laga sebelumnya. Sejumlah pemain bahkan berkumpul untuk menyaksikan pertandingan tersebut bersama-sama.

Mereka percaya ada peluang Madrid kehilangan poin, yang bisa mempercepat kepastian gelar. Bahkan, rencana perayaan sudah mulai dibahas, termasuk kemungkinan parade kemenangan di kota Barcelona.

Namun, kemenangan Madrid membuat pesta harus ditunda. Meski begitu, peluang merayakan gelar tetap terbuka dan kini justru berpotensi terjadi dalam panggung yang lebih besar, El Clasico.

Di sisi lain, Flick memilih bersikap santai. Ia mengaku tidak menonton laga Madrid karena memiliki rencana pribadi bersama istrinya, meski rencana tersebut akhirnya batal karena kendala teknis acara yang hendak mereka hadiri.

3 dari 4 halaman

Kemenangan atas Osasuna Tanpa Yamal Jadi Bukti Kedalaman Skuad

Kemenangan atas Osasuna Tanpa Yamal Jadi Bukti Kedalaman Skuad

Hansi Flick memberikan instruksi pada skuad Barcelona di laga lawan Celta Vigo, Kamis (23/4/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Barcelona menunjukkan karakter kuat saat menang 2-1 atas Osasuna, meski tanpa Lamine Yamal. Bermain di kondisi cuaca buruk di Pamplona, mereka tetap mampu mengamankan tiga poin lewat gol telat Robert Lewandowski dan Ferran Torres.

Hasil ini memperlihatkan bahwa Barcelona tidak bergantung pada satu pemain saja. Kedalaman skuad menjadi faktor penting dalam perjalanan mereka musim ini.

Namun, ada catatan yang masih mengiringi lini depan. Lewandowski yang kini berusia 37 tahun mendekati akhir kontraknya, sementara Torres belum sepenuhnya mampu mengunci posisi inti meski sering diberi kesempatan.

Dengan empat laga tersisa, keduanya masih memiliki kesempatan untuk membuktikan peran penting mereka dalam fase krusial musim ini.

4 dari 4 halaman

Raphinha Siap Comeback, El Clasico Jadi Target

Kabar positif datang dari Raphinha yang telah pulih dari cedera hamstring. Winger asal Brasil itu sudah kembali masuk skuad, meski belum dimainkan pada laga terakhir.

Sejak awal, El Clasico memang menjadi target comeback-nya. Ia sudah kembali berlatih dengan intensitas normal dan diperkirakan akan tampil, meski belum berada di kondisi terbaik.

Selain Raphinha, Barcelona hanya akan kehilangan dua pemain untuk laga besar nanti: Lamine Yamal dan Andreas Christensen yang masih dalam pemulihan cedera.

Dengan kondisi skuad yang relatif siap, Barcelona kini hanya tinggal selangkah lagi menuju gelar dan panggungnya bisa jadi yang paling sempurna, yaitu El Clasico di Camp Nou.

LATEST UPDATE