
Bola.net - Pengujung musim menghadirkan cerita yang tidak nyaman bagi Real Madrid. Nama besar seperti Kylian Mbappe justru menjadi pusat perhatian karena performa tim yang tampak lebih solid tanpa dirinya.
Saat Mbappe menepi untuk pemulihan cedera di Italia, Real Madrid menunjukkan permainan yang lebih lepas. Kemenangan 2-0 atas Espanyol mempertegas narasi bahwa tim mampu berkembang tanpa kehadiran sang penyerang.
Di laga tersebut, Vinicius Junior mencetak dua gol yang memastikan kemenangan. Sementara itu, Jude Bellingham turut menarik perhatian lewat unggahan foto tim tanpa Mbappe.
Situasi ini memicu diskusi yang lebih luas, termasuk dari media Prancis yang biasanya lebih protektif. Kini, tekanan terhadap Mbappe tidak hanya datang dari Spanyol, tetapi juga dari negaranya sendiri.
Performa Tim Tanpa Mbappe Jadi Perbandingan

Real Madrid terlihat lebih dinamis saat bermain tanpa Mbappe dalam beberapa pertandingan terakhir. Pergerakan bola lebih cepat dan koordinasi antarlini berjalan lebih mengalir.
Selain Vinicius, pemain muda seperti Gonzalo Garcia juga tampil meyakinkan. Penampilannya menjadi sinyal bahwa opsi di lini depan tidak hanya bergantung pada satu nama besar.
Perbandingan ini memperkuat persepsi bahwa kehadiran Mbappe belum sepenuhnya menyatu dengan sistem tim. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi serius di internal klub.
Media Prancis Mulai Bersikap Kritis

Media olahraga ternama Prancis, L'Equipe, mulai mengangkat laporan yang cukup memojokkan Mbappe. Mereka mengabarkan adanya keluhan dari rekan setim terkait sikap individualistis sang pemain.
Laporan tersebut juga menyinggung dugaan perilaku kurang disiplin, termasuk keterlambatan dalam agenda tim. Selain itu, Mbappe diklaim semakin terisolasi di ruang ganti.
Perubahan sikap media ini cukup signifikan karena sebelumnya Mbappe jarang mendapat kritik tajam dari negaranya sendiri. Kini, narasi yang berkembang mulai sejalan dengan pemberitaan di Spanyol.
Tekanan Besar dan Tuntutan Pembuktian

Situasi seperti ini bukan hal baru di Real Madrid yang dikenal dengan ekspektasi tinggi. Nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema juga pernah menghadapi tekanan serupa.
Perbedaannya, Mbappe datang dengan ekspektasi sebagai pusat proyek jangka panjang. Oleh karena itu, setiap kekurangan menjadi lebih mudah terlihat.
Pada akhirnya, satu-satunya cara meredam kritik adalah melalui kontribusi nyata dalam kemenangan tim. Ia bukan cuma dituntut mencetak gol, tetapi membawa Real Madrid meraih hasil positif secara konsisten.
Sumber: The Real Champs
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 21:21Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 13:10Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 12:45Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 12:23Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 10:23Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
BERITA LAINNYA
-
spanyol 29 Oktober 2026 07:06Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
-
spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
-
spanyol 28 Oktober 2026 21:21Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
-
spanyol 28 Oktober 2026 18:44Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
-
spanyol 28 Oktober 2026 18:14Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
SOROT
-
Liputan6 29 Oktober 2026 14:27Upaya Sudaryono Bersih-Bersih Dapur MBG Sembrono
-
Liputan6 29 Oktober 2026 14:15Penggugat Surat Keterangan Gibran Walk Out dari Sidang PTUN
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:45Waketum MUI Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Gus Yaqut
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:39DPR Dorong RI-Singapura Perkuat Penegakan Hukum Kebakaran Hutan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:163 Masalah MBG, dari Pengawasan hingga Tata Kelola
MOST VIEWED
5 Pelajaran dari Kemenangan Real Madrid atas Barcelona di El Clasico: Mourinho Menang Adu Taktik
Rating Pemain Real Madrid usai Pecundangi Barcelona di El Clasico: Mbappe Sempurna!
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385434/original/038267800_1793258105-IMG_0662.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385392/original/063858100_1793256354-IMG_20261029_131304_405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9385158/original/034017200_1793243298-erick-surat-fifa-618d32.png)

