Ernesto Valverde di Barcelona: Pelatih Sungguhan atau Hanya Boneka?
Richard Andreas | 9 September 2019 09:40
Bola.net - Perjalanan karier Ernesto Valverde sebagai pelatih Barcelona tidak pernah mudah. Sejak awal dia kesulitan dan masih kesulitan sampai saat ini.
Menurut Marca, ruang ganti Barca selalu membuat pelatih kerepotan dan kehilangan kontrol, masalah yang pernah diakui Pep Guardiola dan Luis Enrique. Tekanan dari ruang ganti sangat tinggi, entah buruk atau baik.
Kini, Valverde yang menghadapi masalah yang sama. Dia sudah dikritik sejak pertama tiba di Camp Nou dan usahanya dalam dua tahun terakhir tidak cukup membungkam kritik tersebut.
Sebaliknya, Valverde justru semakin tertekan. Mengapa begitu? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Peran Valverde
Kritik menyerang Valverde dari segala arah. Kebijakan-kebijakan taktik Valverde sering dianggap keliru, juga pilihan starting line-up. Valverde dinilai tidak cukup berani mengubah permainan Barca.
Lalu, dia pun dikritik keras karena tidak mau benar-benar terlibat pada keputusan transfer pemain. Juga, yang paling utama, Valverde dikritik karena membebaskan para pemain terlalu kuat, khususnya pada sosok-sosok penting.
Sebenarnya pendahulu Valverde juga pernah dikritik karena terlalu menuruti permintaan pemain, jadi mungkin masalah ini sudah terlalu lama mengakar di Barcelona.
Barca mengawali musim 2019/20 ini dengan buruk dan Valverde semakin tertekan.
Komentar Pique
Bek Barca, Gerard Pique, mempertegas situasi Valverde dengan komentarnya dewasa ini. Pada ajang US Open lalu, Pique mengaku terbang ke Orlando pada Agustus 2018 tanpa izin Valverde.
Dia pergi untuk kepentingan bisnis tanpa bicara pada sang pelatih, tindakan indisipliner. Entah Valverde mengizinkan atau tidak, Pique seharusnya meminta izin pada sang pelatih.
Tentu, kasus ini membuat Pique tampak bersalah, sebab dia punya prioritas lain di luar sepak bola dan mementingkan tenis. Namun, sebenarnya kasus ini sudah memperjelas situasi Valverde: bahwa dia tidak bisa mengontrol pemain-pemain senior Barca.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
Kiper Barcelona: Semoga Coutinho Bersenang-senang di Bayern!
Keluar dari Zona Nyaman! Inilah Alasan Musim Barcelona Tidak Akan Normal
Takut Ditinggal Pergi, Barcelona Rayu Lionel Messi dengan Kontrak Seumur Hidup
Pujian Setinggi Langit, Conte Disebut Sebagai Messi-nya Pelatih
Busquets Merasa Terhormat Bisa Bermain Bareng Sergio Ramos
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















