Evolusi Taktik Hansi Flick di Barcelona Ancam Posisi Jules Kounde dan Alejandro Balde

Aga Deta | 6 November 2026 18:26
Evolusi Taktik Hansi Flick di Barcelona Ancam Posisi Jules Kounde dan Alejandro Balde
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan instruksi dalam pertandingan La Liga melawan Real Madrid, Senin (26/10/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona mengalami perubahan pendekatan permainan di bawah arahan Hansi Flick, terutama dalam penggunaan bek sayap. Evolusi taktik tersebut mulai berdampak pada posisi Jules Kounde dan Alejandro Balde yang kini tidak lagi menjadi pilihan utama secara reguler.

Pada musim pertama Flick menangani Barcelona pada 2024/2025, Kounde dan Balde hampir selalu masuk susunan pemain ketika berada dalam kondisi fit. Keduanya menjadi andalan di sisi kanan dan kiri pertahanan Blaugrana.

Advertisement

Namun, situasi mulai berubah setelah beberapa musim berjalan. Menurut laporan SPORT, Flick kini lebih menyukai bek sayap yang memiliki kecerdasan bermain serta kemampuan teknis seperti seorang gelandang.

Perubahan tersebut terlihat dari munculnya sejumlah pemain yang sebelumnya terbiasa bermain di lini tengah. Kondisi ini membuat Kounde dan Balde menghadapi persaingan lebih berat untuk mendapatkan tempat di tim utama.

Mau tahu pertandingan apa saja yang akan berlangsung? Simak jadwal lengkapnya di sini.

1 dari 4 halaman

Gelandang Mulai Mendapat Peran Baru sebagai Bek Sayap

Gelandang Mulai Mendapat Peran Baru sebagai Bek Sayap

Pemain Barcelona, Xavi Espart, merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan PSG, Selasa (20/10/2026). (c) AP Photo/Thibault Camus

Xavi Espart menjadi salah satu pemain yang memperlihatkan perubahan pendekatan Flick dalam memanfaatkan bek sayap. Lulusan akademi La Masia tersebut sudah mencatatkan 15 penampilan sebagai bek kiri maupun bek kanan sebelum mengalami cedera saat menghadapi Real Madrid.

Absennya Espart membuka kesempatan bagi Brian Farinas untuk mengisi posisi bek kanan. Gelandang berusia 20 tahun itu tampil meyakinkan ketika menghadapi Alaves dan Aston Villa, termasuk dengan mencatatkan 114 sentuhan serta akurasi operan lebih dari 97 persen saat melawan Alaves.

Kemampuan Farinas menjaga penguasaan bola dan membangun kerja sama dengan Lamine Yamal mendapat perhatian khusus. Flick membutuhkan bek sayap yang mampu bergerak ke tengah, membantu menciptakan keunggulan jumlah pemain, membawa bola ke depan, serta menjalankan fungsi seperti gelandang.

2 dari 4 halaman

Peran Baru Bek Sayap Barcelona

Peran Baru Bek Sayap Barcelona

Pemain Barcelona Joao Cancelo merayakan gol bersama Raphinha (kanan) dalam laga La Liga Spanyol antara Barcelona vs Racing Santander di Barcelona, Spanyol, Rabu, 16 September 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Pendekatan Flick tidak terlepas dari karakter pemain yang mengisi posisi sayap Barcelona. Kehadiran winger seperti Lamine Yamal, Karim Adeyemi, dan Anthony Gordon membuat bek sayap perlu memberikan kontribusi berbeda agar struktur permainan tetap seimbang.

Joao Cancelo dan Eric Garcia dinilai memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas tersebut. Keduanya kini semakin sering dipercaya mengisi posisi bek kiri dan bek kanan, sementara Farinas serta Espart juga terbantu oleh latar belakang mereka sebagai gelandang sejak masa pembinaan.

Bek sayap dalam sistem ini tidak hanya bertugas membantu serangan dari sisi lapangan. Mereka juga harus nyaman menguasai bola, masuk ke area tengah, menciptakan ruang, dan mengambil keputusan layaknya pemain lini tengah.

3 dari 4 halaman

Posisi Jules Kounde dan Alejandro Balde Terancam

Posisi Jules Kounde dan Alejandro Balde Terancam

Dari kiri, pemain Barcelona Jules Kounde, Lamine Yamal, Anthony Gordon, dan Rodri merayakan gol dalam laga La Liga antara Barcelona vs Getafe di Barcelona, Spanyol, Sabtu, 10 Oktober 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Perubahan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Balde karena kekuatan utamanya selama ini terletak pada kecepatan saat menyerang ruang kosong. Ketika bermain bersama pemain seperti Raphinha yang kerap bergerak masuk ke kotak penalti, karakter Balde mampu melengkapi pola serangan Barcelona.

Namun, situasinya bisa berbeda ketika ia bermain bersama winger seperti Gordon atau Adeyemi. Ketiganya berpotensi menempati area yang sama sehingga pergerakan Balde tidak selalu memberikan keuntungan bagi struktur serangan tim.

Kounde menghadapi tantangan berbeda karena posisi aslinya adalah bek tengah sebelum kemudian dialihkan menjadi bek kanan. Perubahan taktik Flick yang menuntut bek sayap bermain seperti gelandang berpotensi membuatnya kesulitan menyesuaikan diri dengan peran tersebut.

Meski begitu, rotasi pemain dan padatnya jadwal pertandingan masih memungkinkan Kounde serta Balde mendapatkan kesempatan bermain. Belum dapat dipastikan apakah Flick akan melepas keduanya dalam beberapa musim mendatang untuk mendatangkan bek sayap yang lebih cocok dengan pendekatan taktiknya.

Sumber: Barca Universal

4 dari 4 halaman

Klasemen La Liga

LATEST UPDATE